• Terkini
  • Trending
  • Semua

Belajar di Pantai Jumiang, Siswa IBS PKMKK Teliti Lorjuk dari Sisi Sains hingga Ekonomi

9 bulan lalu

Haji Her Raih CNN Indonesia Awards 2026 atas Kontribusi bagi Petani Madura

15 jam lalu

PLN Minta Maaf atas Gangguan Listrik di Pamekasan, Sebut Penyebab Harus Dipastikan di Lokasi

15 jam lalu

Dua Guru MTs Kyai Mudrikah Pamekasan Raih Juara Kompetisi Inovasi Pembelajaran

1 hari lalu

Pamekasan Finalisasi Perencanaan Program LSDP, Siapkan Penanganan Sampah dari Hulu

1 hari lalu

Tegangan Listrik Tak Stabil, Warga Pamekasan Keluhkan AC hingga Kulkas Rusak

1 hari lalu

Polres Pamekasan Larang Pengisian BBM Subsidi Pakai Jerigen dengan Barcode Kendaraan

2 hari lalu

UHC Prioritas Pamekasan Sasar Warga Desil 1-7

2 hari lalu

Pamekasan Bentuk Tim Akselerasi PAD, Bidik Optimalisasi Pajak dan Retribusi

3 hari lalu

Pemkab Sisihkan APBD Demi Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Semua

3 hari lalu

Oréng Seppo Paḍâbuna, Oréng Ngodâ Panḍâbâna, Ketika Guru Kehilangan Kebijaksanaan dan Murid Kehilangan Kepercayaan Diri

3 hari lalu

Masyarakat Apresiasi Bupati Pamekasan, Malam Kemilau Madura Dinilai Hidupkan Budaya Lokal

4 hari lalu

Libatkan 84 Orang Binaan, Dinkes Pamekasan Gelar Festival Kesehatan Mental

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Minggu, November 8, 2026
28 °c
Pamekasan
30 ° Ming
30 ° Sen
29 ° Sel
29 ° Rab
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Pendidikan

Belajar di Pantai Jumiang, Siswa IBS PKMKK Teliti Lorjuk dari Sisi Sains hingga Ekonomi

Outing class integrasikan enam mata pelajaran, kenalkan potensi kerang bambu sebagai aset lokal Madura

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
10 Februari 2026
in Pendidikan, Peristiwa
10 1
0

Dokumentasi IBS PKMKK

0
SHARES
106
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Suasana belajar berbeda tampak di Pantai Jumiang, Desa Mongging, Kecamatan Pademawu, Selasa (10/2/2026). Puluhan siswa Islamic Boarding School (IBS) PKMKK tidak duduk di kelas, melainkan menyusuri pesisir pantai sambil mengamati lorjuk atau kerang bambu.

Guru pendamping kegiatan, Meilina Tri Purwani, menjelaskan, melalui kegiatan outing class, para siswa diajak mempelajari langsung potensi lorjuk sebagai salah satu komoditas khas Madura, bukan sekadar dari sisi wisata, tetapi juga ilmu pengetahuan, ekonomi, hingga kajian keagamaan.

”Kegiatan tersebut dirancang sebagai pembelajaran kontekstual dengan mengintegrasikan enam mata pelajaran sekaligus dalam satu objek studi,” ujarnya.

Meilina memaparkan, para siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok kerja. Masing-masing kelompok mendapat tugas pengamatan berbeda sesuai disiplin ilmu.

Pada bidang biologi, jelas Meilina, siswa meneliti morfologi lorjuk, mengidentifikasi ciri-ciri khusus, serta menentukan klasifikasi ilmiahnya. Mereka juga mempelajari peran kerang bambu dalam ekosistem pesisir.

Sementara itu, tambah guru tersebut, kelompok fisika menganalisis gerak lorjuk saat berada di pasir dan air laut. Mereka mengaitkannya dengan konsep mekanika dan hukum-hukum gerak yang selama ini dipelajari di kelas

”Dari sisi ekonomi, siswa berinteraksi langsung dengan pedagang di sekitar Desa Mongging. Mereka menghitung harga jual, biaya produksi, hingga potensi pasar olahan lorjuk seperti campur lorjuk yang dikenal sebagai kuliner khas setempat,” jelasnya.

Meilina menjelaskan, pada mata pelajaran PPKN lorjuk diposisikan sebagai bagian dari kekayaan hayati dan budaya daerah yang perlu dilestarikan.

”Siswa diajak memahami pentingnya menjaga potensi lokal sebagai identitas sekaligus penggerak ekonomi masyarakat, paparnya.

Kata Meilina, memampuan bahasa asing juga diasah. Dalam pelajaran Bahasa Inggris, siswa menyusun dan mempresentasikan procedure text tentang langkah-langkah mengolah campur lorjuk.

Meilina Tri Purwani, mengatakan pendekatan lintas disiplin tersebut bertujuan agar siswa memahami bahwa ilmu pengetahuan saling terhubung dengan kehidupan sehari-hari.

“Kegiatan ini mengajarkan kami bahwa ilmu pengetahuan tidak berdiri sendiri. Dari satu piring campur lorjuk, kita bisa belajar tentang Tuhan, alam, hingga strategi bertahan hidup secara ekonomi,” kata Meilina.

Ia berharap kegiatan di luar kelas seperti ini dapat menumbuhkan kecintaan siswa terhadap kearifan lokal Madura sekaligus melatih nalar kritis mereka.

“Anak-anak jadi tidak hanya paham teori, tapi melihat langsung realitas di lapangan,” ujarnya.

Melalui outing class tersebut, harap Meilina, lorjuk tak lagi sekadar makanan khas pesisir, melainkan media belajar yang menghubungkan sains, budaya, dan nilai kehidupan.

Tags: IBS PKMKKKembang KuningMaduraPamekasanpendidikan
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Go to mobile version