• Terkini
  • Trending
  • Semua

Galian C di Desa Kaduara Barat Ditutup Setelah Didemo Warga

9 bulan lalu

Pertamina Patraniaga Akui Ada Pengurangan Pertalite 6,8 Persen untuk Pamekasan

1 jam lalu

Warga Mengaku Korban Investasi Bodong Jarah Warung di Pamekasan

5 jam lalu
Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Perketat Penggunaan Biosolar di Madura

DPRD Sebut Kuota Pertalite Pamekasan Dipangkas 6,8 Persen, Pemkab Bantah ada Pengurangan

20 jam lalu

Terungkap! Istri Kuli Bangunan asal Batumatmar Kabur dengan Seseorang

21 jam lalu

ICONIS ke-10 Angkat Jejak Syekh Yusuf Al-Makassari untuk Rawat Tradisi Keagamaan Madura

22 jam lalu

Tarik Ulur Legislatif Eksekutif Pamekasan soal Raperda Pemerintahan Desa

24 jam lalu

13 Orang Pamekasan Jadi Korban Investasi Emas Bodong dan Laba Uang Tunai

2 hari lalu

Pesantren Syekh Abdurrahman Rabah Pamekasan Borong 3 Juara Nasional Bahasa Mandarin

2 hari lalu

Tidak Etis Anggota F-PPP Tinggalkan Forum Tanpa Izin dalam Sidang Paripurna DPRD Pamekasan

3 hari lalu

Peresmian Kopdes Merah Putih di Pamekasan Masih Terkatung-katung

3 hari lalu

Bupati Pamekasan Bakal Hidupkan Kembali Nomor Pengaduan Masyarakat

3 hari lalu

AJP Salurkan Air Bersih, 11 Kecamatan di Pamekasan Jadi Sasaran

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Kamis, September 10, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Hukum

Galian C di Desa Kaduara Barat Ditutup Setelah Didemo Warga

Warga terganggu aktivitas malam hari, akses tanah pribadi dilintasi tanpa izin

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
9 Desember 2025
in Hukum, Peristiwa
10 0
0

Potret aktifitas penambangan saat masih beroperasi dua bulan lalu.

0
SHARES
103
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET — Aktivitas galian C di Dusun Tobetoh Timur, Desa Kaduarah Barat, Kecamatan Larangan, Pamekasan, resmi dihentikan setelah warga melakukan aksi protes ke kantor kepala desa sekitar sebulan lalu. Penambangan tersebut dituding mengganggu lingkungan dan diduga tidak mengantongi izin resmi.

Berdasarkan keterangan R, warga setempat, kegiatan penambangan sebelumnya berjalan hingga malam hari. Kondisi itu membuat warga resah karena bising.

“Waktu malam masih ada pengerjaan, sangat mengganggu warga,” ujar R saat ditemui wartawan di depan Gedung Kejaksaan Negeri Pamekasan, Selasa (9/12/2025).

Menurut R, awalnya pihak pengelola menyampaikan kepada warga, bahwa kegiatan tersebut hanya sebatas pemerataan lahan. Namun, aktivitas yang terjadi justru berupa penambangan material galian C.

Dua warga berinisial H dan S diketahui menjadi pihak yang bertugas melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar. Sementara lahan tambang disebut milik seorang warga berinisial T.

R menyebut dirinya juga terdampak karena sebagian tanah miliknya ikut terkikis galian hingga sekitar satu meter. Ketegangan sempat terjadi ketika warga pemilik tanah menutup akses jalan yang dilalui truk pengangkut hasil tambang.

“Kendaraan truk melewati tanah warga tanpa izin. Saat kami tutup akses, justru ada pemaksaan sampai berujung ancaman kepada keluarga,” ungkapnya.

Ia menggambarkan bekas galian kini membentuk cekungan besar sedalam sekitar 20 meter dengan keliling lebih dari 100 meter. Meski berisiko, warga masih memanfaatkan lahan di sekitar jurang untuk bercocok tanam.

“Kalau kantor Kejaksaan Negeri Pamekasan ditaruh di lubang bekas tambang itu, mungkin muat, Pak,” kata R.

Warga berharap aparat penegak hukum dan pemerintah desa memastikan aktivitas tambang serupa tidak terjadi lagi tanpa memperhatikan legalitas dan keselamatan.

“Kami hanya ingin ketenangan dan hak tanah kami dihormati,” tegasnya.

Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Pamekasan, Faridi, menilai aktivitas galian C ilegal turut memperburuk kondisi lingkungan. Ia menyebut kerusakan tersebut berpotensi mengurangi daya serap air dan menjadi salah satu penyebab banjir ketika hujan deras mengguyur wilayah Pamekasan.

Tags: Desa Kaduarah BaratDusun Tobetoh TimurIlegal. Galian CKecamatan LaranganPamekasanpolres PamekasanPolsek Larangan
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version