• Terkini
  • Trending
  • Semua
Pedagang Buah Arek Lancor Intimidasi Jurnalis JTV Madura Dipolisikan

Pedagang Buah Arek Lancor Intimidasi Jurnalis JTV Madura Dipolisikan

1 tahun lalu

PCNU Pamekasan Desak Pemerintah Segera Berlakukan Cukai Golongan III di Madura

1 hari lalu

Harga Plastik Global Naik, Pedagang Garam di Pamekasan Tertekan Biaya Produksi

1 hari lalu

Kapolres Pamekasan Tekankan Disiplin dan Pelayanan Prima saat Kunker

2 hari lalu

BGN Pamekasan Ingatkan Warga Waspada Dugaan Penipuan Program MBG

2 hari lalu

KONI Pamekasan Minta Perbaikan Fasilitas Olahraga Jelang Porprov

2 hari lalu
Wujud Peduli Lingkungan AJP Tanam Mangrove dan Lepas Burung ke Udara

Wujud Peduli Lingkungan AJP Tanam Mangrove dan Lepas Burung ke Udara

2 hari lalu

Pengurus DKP Pamekasan 2025–2030 Dilantik, Fokus Pemajuan Kebudayaan hingga Desa

3 hari lalu

Truk Angkutan Galian C Masuk Kota Lindas Ibu Paru Baya di Dekat Arek Lancor

3 hari lalu

Ulama dan Petani Madura Bersatu Sambut Haji Her dan Gelar Istigasah Jelang Musim Tembakau

4 hari lalu

Kronologi Penangkapan Dua Perantara Sabu di Pademawu

4 hari lalu
Pemerhati Tembakau Soroti Maraknya Rokok Tanpa Cukai Akibat Kebijakan Pemerintah Tak Populis

Pemerhati Tembakau Soroti Maraknya Rokok Tanpa Cukai Akibat Kebijakan Pemerintah Tak Populis

4 hari lalu

Jemaah Calon Haji Pamekasan 2026 Berangkat Sesuai Jadwal

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Kamis, April 16, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Kriminal

Pedagang Buah Arek Lancor Intimidasi Jurnalis JTV Madura Dipolisikan

Polres Pamekasan langsung melakukan penyelidikan

oleh Muchsin Rasyid
13 Januari 2025
in Kriminal, Peristiwa
23 1
0
Pedagang Buah Arek Lancor Intimidasi Jurnalis JTV Madura Dipolisikan

Abdurrahman Fauzi, wartawan JTV Madura, menunjukkan surat tanda penerimaan laporan, didampingi Pimred JTV Madura, Muhammad Zuhri.

0
SHARES
237
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Jurnalis JTV Madura, Abdurrahman Fauzi (30), korban tindakan menghalang-halangi disertai intimidasi saat meliput penertiban PKL Arek Lancor, melapor ke Polres Pamekasan,

Fauzi, melaporkan ABE, pedagang buah, terduga pelaku intimidasi dan pemukulan.

Sebagai bentuk solidaritas sesama profesi, ketika korban melapor ke polres sejumlah wartawan dari media cetak, media elektronik, online dan radio mengantar dan menunggu hingga pemeriksaan terhadap korban selesai.

“Kami sebagai wartawan, merasa tindakan intimidasi yang dilakukan oknum PKL itu telah mencederai profesi kami. Karena dalam menjalankan tugas jurnalis, kami dilindungi undang-undang, kata salah seorang wartawan, kepada MADURANET.

Sambil menunjukkan surat tanda penerimaan laporan, Nomor :- SLTP/B/9/I/2025/SPKT/POLRES PAMEKASAN/POLDA JAWA TIMUR, tanggal 13 Januari 2025, Fauzi, mengungkapkan, sebelum kejadian, Sabtu (11/1/2025), sekitar pukul 11.00 ia bersama wartawan lainnya ke kawasan Arek Lancor untuk meliput penertiban PKL yang dilakukan Satpol PP, Pamekasan.

Sebab sejak beberapa hari sebelumnya para PKL itu sudah diminta pindah dan tidak berjualan lagi di lokasi yang dilarang, Tetapi saat itu, masih ada nekat menggelar dagangannya di Jalan Slamet Riyadi depan asrama Kodim Pamekasan.

Ketika itu petugas Satpol PP mendatangi PKL dan korban mendekat untuk mengambil gambarnya, tiba-tiba, ABE, seorang penjual buah, mendatangi Fauzi agar tidak meliput dan dilarang mengambil gambar penertiban. Namun belum sempat korban menjawab, ABE langsung memukul tangan korban, hingga ponsel yang dipegang untuk ambil gambar terlempar ke aspal.

Korban yang didampingi Pemimpin Redaksi (Pempred) JTV Madura, Muhammad Zuhri, menjelaskan, kala itu dengan nada tinggi, ABE mengatakan jika korban tetap mengambil gambar penertiban PKL ini, ABE tidak akan segan-segan bertindak kasar dan mengancam akan menghajarnya. Bahkan saat itu, ABE menantang korban berduel satu-satu di tempat terbuka.

“Dengan kejadian itu, sejak hari itu pikiran saya tidak tenang. Saya tidak bisa bekerja, karena trauma dengan intimidasi dan ancamannya. Karena itu, saya melaporkan tindakan pelaku ke polres,” kata korban, dengan nada sedih.

Kepala Seksi Humas Polres Pamekasan, AKP Sri Sugiarto menjelaskan, laporan Fauzi sudah diterima dan sudah dilakukan penyelidikan. Fauzi langsung dimintai keterangan, usai laporannya diterima di SPKT Polres Pamekasan.

“Kami terapkan Undang-undang nomor 40 tahun 1999 tentang Pers dan KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan. Penyelidikan sedang berlangsung,” ungkap Sri.

Tags: JTV MaduraJurnalisJurnalis PamekasanPenganiayaanPersUU 40 1999UU Pers
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Muchsin Rasyid

Muchsin Rasyid

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version