• Terkini
  • Trending
  • Semua
GAM Jatim Bongkar Pemalsuan Data Penerima Bantuan Covid-19 di Dinsos Pamekasan

GAM Jatim Bongkar Pemalsuan Data Penerima Bantuan Covid-19 di Dinsos Pamekasan

4 tahun lalu

Bupati Pamekasan Soroti Lima Kompetensi Guru untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

9 menit lalu

7,6 Miliar Dana Permodalan UMKM di Pamekasan Mengendap

8 jam lalu

Wakil Ketua DPRD Pamekasan Sebut IBS PKMKK Layak Jadi Inspirasi Pendidikan Pesantren

23 jam lalu

Bupati Pamekasan Ajak Masyarakat Jadikan Pancasila Pedoman Hidup

1 hari lalu
Jualan Sabu di Warung Warga Sampang Diciduk Satresnarkoba Pamekasan

Jualan Sabu di Warung Warga Sampang Diciduk Satresnarkoba Pamekasan

3 hari lalu

Kompak bersama DPRD Predikat WTP ke-12 Dipertahankan Pemkab Pamekasan

3 hari lalu

Pemkab Pamekasan Bantu 250 Drum Aspal untuk Jalan Swadaya

4 hari lalu

Empat Lokasi Masuk Kandidat Lahan Sekolah Rakyat Pamekasan

4 hari lalu

Bupati Desak Disdikbud Pamekasan Gerak Cepat

5 hari lalu

BLT DBHCHT 2026 Pamekasan Hanya untuk Buruh Pabrik Rokok

6 hari lalu

Polres Pamekasan Jaring 16 Motor Modifikasi Drag di Malam Takbiran 

6 hari lalu

MTs Kyai Mudrikah Kembang Kuning Resmi Berdiri, Usung Konsep Madrasah Ramah Anak 

7 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Selasa, Juni 2, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik Pemerintahan

GAM Jatim Bongkar Pemalsuan Data Penerima Bantuan Covid-19 di Dinsos Pamekasan

Penerima bantuan dana covid-19 di Dinsos Pamekasan serampangan tanpa acuan data yang jelas

oleh Hasbi Amrullah
16 Juni 2022
in Pemerintahan, Peristiwa
28 1
0
GAM Jatim Bongkar Pemalsuan Data Penerima Bantuan Covid-19 di Dinsos Pamekasan
0
SHARES
288
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET | Gerakan Aktivis dan Mahasiswa (GAM) Jawa Timur membongkar pemalsuan identitas penerima bantuan dana Covid-19 di Dinas Sosial Kabupaten Pamekasan tahu 2021 kemarin. Data penerima bantuan yang digunakan Dinsos Pamekasan dalam laporan pertanggungjawaban keuangannya, tidak berdasarkan pemilik data penerima bantuan.

Menyikapi hal tersebut, GAM Jatim berunjuk rasa ke kantor Dinsos Pamekasan, Rabu (15/6/2022).

Koordinator aksi Ach. Junaidi membeberkan, dana Covid-19 pada tahun anggaran 2020 kemarin, Dinas Sosial menghabiskan anggaran Rp 1,4 miliar dalam bentuk kegiatan Jaringan Pengaman Sosial (JPS). Namun dana tersebut tidak tepat sasaran karena identitas penerima ada yang dimanipulasi. Dari 3 kelompok penerima bantuan, yakni tukang becak, tukang ojek dan keluarga terdampak covid-19, banyak yang tidak menerima.

“Saya sudah cek ke pangkalan ojek dan pangkalan becak. Banyak yang tidak menerima tapi mereka diminta KTP-nya”, kata Junaidi dalam orasinya.

Junaidi menambahkan, masing-masing penerima menerima uang sebesar Rp 300.000 dan paket sembako senilai Rp 300.000. Namun paket sembako yang diberikan, nilainya tidak sampai Rp 300.000.

“Ada kekurangan nilai bantuan Rp 90.000 dari harga Sembako yang diberikan kepada penerima,” ungkap Junaidi.

Junaidi merinci, jika penerima bantuan tahap pertama sebanyak 1.490 orang dikalikan Rp 90.000, maka ada kerugian negara sebesar Rp 134.000.000.

Dinsos Pamekasan, kata Junaidi, juga tidak memiliki basis data penerima bantuan. Data yang digunakan serampangan. Dengan demikian, potensi kesalahan pemberian bantuan sangat besar. Seharusnya, Dinsos bekerjasama dengan Kepala Desa (Kades) untuk membagikan bantuan, bukan mendata seenaknya sendiri.

Sesuai hasil pemeriksaan BPK RI Tahun 2020/2021, ada penyalahgunaan keuangan negara, tidak tepat sasaran, kehilangan paket Sembako, tidak menyetor SPj (FIKTIF) sebesar Rp 447.000.000,00 + Rp 6.705.000,00 + Rp 55.505.000,00. Setelah ditotal, ada kerugian uang negara sebesar Rp 509.210.000.

Sementara itu, Kepala Dinsos Pamekasan Moh Tarsun membantah semua tudingan GAM Jatim. Tahun 2020 memang ada pengembalian uang negara, namun nominalnya tidak seperti yang disebutkan GAM Jatim.

Tarsun menambahkan, pendistribusian bantuan tahap pertama yang diberikan secara langsung, itu bukan urusan dirinya, melainkan kepala dinas sebelum dirinya menjabat. Namun, temuan GAM Jatim salah semua.

Terkait dengan desakan pencopotan dirinya, Tarsun tak mau ambil pusing, sebab dirinya sudah mau pensiun. Bahkan surat pensiun sudah di tangannya.

Tags: AktivisBPKCovid-19DinsosGAMJatimkorupsiMahasiswaPamekasan Hebat
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Hasbi Amrullah

Hasbi Amrullah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version