• Terkini
  • Trending
  • Semua
Belum Kembali ke China Mahasiswa Indonesia Tempuh Kuliah Online

Belum Kembali ke China Mahasiswa Indonesia Tempuh Kuliah Online

6 tahun lalu

Wakil Ketua DPRD Pamekasan Sebut IBS PKMKK Layak Jadi Inspirasi Pendidikan Pesantren

10 jam lalu

Bupati Pamekasan Ajak Masyarakat Jadikan Pancasila Pedoman Hidup

20 jam lalu
Jualan Sabu di Warung Warga Sampang Diciduk Satresnarkoba Pamekasan

Jualan Sabu di Warung Warga Sampang Diciduk Satresnarkoba Pamekasan

2 hari lalu

Kompak bersama DPRD Predikat WTP ke-12 Dipertahankan Pemkab Pamekasan

3 hari lalu

Pemkab Pamekasan Bantu 250 Drum Aspal untuk Jalan Swadaya

4 hari lalu

Empat Lokasi Masuk Kandidat Lahan Sekolah Rakyat Pamekasan

4 hari lalu

Bupati Desak Disdikbud Pamekasan Gerak Cepat

5 hari lalu

BLT DBHCHT 2026 Pamekasan Hanya untuk Buruh Pabrik Rokok

6 hari lalu

Polres Pamekasan Jaring 16 Motor Modifikasi Drag di Malam Takbiran 

6 hari lalu

MTs Kyai Mudrikah Kembang Kuning Resmi Berdiri, Usung Konsep Madrasah Ramah Anak 

6 hari lalu

Tergiur Umrah Murah Rp 18,5 Juta, Belasan Calon Jemaah di Pamekasan Gagal Berangkat 

6 hari lalu

Pengusaha Rokok Madura Tolak SKM Layer 3 Berlaku Nasional, Bupati Siapkan Tim Perumus ke Jakarta

6 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Selasa, Juni 2, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Pendidikan

Belum Kembali ke China Mahasiswa Indonesia Tempuh Kuliah Online

Kuliah online sebagai solusi bagi mahasiswa asal Indonesia yang belum kembali ke China

oleh Hasbi Amrullah
16 Maret 2020
in Pendidikan, Peristiwa
15 0
0
Belum Kembali ke China Mahasiswa Indonesia Tempuh Kuliah Online
2
SHARES
152
VIEWS

MADURANET – Ilham Tri Kusnadi dan adik kandungnya Ika Putri Laksmi belum kembali lagi ke kampusnya di Hubei University of Science and Technology sejak virus Corona mewabah di China. Kampus tempat mereka belajar, kini sedang disegel oleh pemerintah agar tidak ada aktivitas perkuliahan seperti semula.

Mahasiswa yang tidak bisa pulang, bertahan di dalam asrama kampus dalam keadaan terisolasi. Meskipun suplai makanan dijamin oleh pemerintah, namun mereka tetap tidak bisa kuliah normal ketika belum ada serang virus Corona.

Seluruh mahasiswa yang dipulangkan atau yang tinggal di asrama, menerima perkuliahan dengan cara online dari dosennya masing-masing.

“Selama dua minggu ini, tugas dan perkuliahan dilaksanakan online. Dosen mengirimkan rekaman suara, rekaman video dan gambar-gambar penugasan,” ujar Ilham Tri Kusnadi, Kamis (12/3/2020).

Kuliah dan tugas online itu, dirasa tidak efektif. Bahkan menemukan banyak kesulitan. Akibatnya, mahasiswa harus mengambil inisiatif untuk menyelesaikan kesulitan itu dengan cara menambah pelajaran melalui buku-buku kedokteran berbahasa Indonesia.

“Kebetulan buku kakak saya ada sebagian yang cocok karena sama-sama jurusan kedokteran,” kata anak kedua pasangan suami istri Herman Kusnadi dan Susmaningsih.

Informasi dari grup mahasiswa asal Indonesia, karena kuliah online tidak efektif, akan dirubah dengan model livestreaming.

Mahasiswa sebetulnya ingin segera kembali ke China agar bisa belajar efektif. Namun belum ada pengumuman resmi dari pemerintah China kapan waktunya. Beberapa kota di China yang tidak terkena wabah Corona, sudah bisa menerima kunjungan dari luar daerah. Apalagi perkembangannya, orang yang terinfeksi Corona sudah banyak yang sembuh.

“Di situs resmi kampus, antara bulan April atau Mei mahasiswa sudah bisa kembali karena Juli ujian semester,” terang alumnus pondok pesantren Amanatul Ummah, Pacet, Mojokerto ini.

Ika Putri Laksmi, mahasiswi kedokteran yang baru akan menempuh semester pertama menuturkan, di China belum sempat kuliah. Sebab, bulan November baru tiba di China bersamaan dengan informasi awal soal adanya penyebaran virus Corona. Bulan Desember virus terus menyebar dan bulan Januari, mahasiswa sudah diisolasi.

“Perkuliahan perdana akan dilakukan tanggal 15 Pebruari, namun tanggal 1 Pebruari kami mahasiswa asal Indonesia sudah dipulangkan. Jadi saya belum sempat kuliah,” ungkap Ika.

Selama di Indonesia, Ika tidak punya kegiatan. Untuk mengisi kekosongan aktivitas, dirinya bersama teman-temannya mengikuti kursus singkat bahasa Inggris dan memperdalam bahasa China. Bahasa utama yang digunakan dalam perkuliahan, untuk semester awal bahasa Inggris dan memperdalam bahasa dan sastra China.

Tags: ChinaCoronaHubeiKuliah OnlineVirusWuhan
Share2TweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Hasbi Amrullah

Hasbi Amrullah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version