• Terkini
  • Trending
  • Semua
PKL Kembali Berjualan di Pinggir Jalan

PKL Kembali Berjualan di Pinggir Jalan

7 tahun lalu

Polisi dan Satpol PP Pamekasan Patroli Enam Tempat Karaoke, Segel Masih Utuh

7 jam lalu

IBS PKMKK Pamekasan Kembangkan Kurikulum Al-Muwahhid, Padukan Tauhid dan Teknologi

11 jam lalu
Haji Her Terpana Puisi Siswi SDN Kowel 3 hingga Berbuah Sumbangan Pembangunan Gedung

Haji Her Terpana Puisi Siswi SDN Kowel 3 hingga Berbuah Sumbangan Pembangunan Gedung

16 jam lalu

Warung Makan di Lahan KAI Pamekasan Hanya Ditutup Sementara

17 jam lalu

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Bupati Pamekasan Minta Pembangunan Daerah Jadi Perhatian

19 jam lalu

Pemkab Pamekasan Menggelar Doa Bersana untuk Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran

1 hari lalu

Beras Medium di Sumenep Dijual di Bawah HET

1 hari lalu

Ngumpet di Tempat Kos Pengedar Sabu asal Proppo Diciduk Polisi

2 hari lalu

Proyek LSDP Pengolahan Sampah Hilir Pamekasan Baru Dimulai 2029

2 hari lalu

Bupati Pamekasan Imbau ASN dan Pelajar Berbusana Santri Selama Tiga Hari

2 hari lalu

Pahlawan Nasional M. Tabrani Jadi Inspirasi Dewan Kesenian Pamekasan Gagas Event Kebudayaan

2 hari lalu

Belanja P-APBD Pamekasan Molor Akibat Evaluasi Gubernur Tak Kunjung Rampung

2 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Kamis, Oktober 22, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Hukum

PKL Kembali Berjualan di Pinggir Jalan

oleh Hasbi Amrullah
18 Desember 2019
in Hukum, Peristiwa
28 2
0
PKL Kembali Berjualan di Pinggir Jalan
0
SHARES
302
VIEWS

MADURANET – Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa mangkal di sekitar taman Arek Lancor dan sekitarnya, kini kembali lagi berjualan. Tidak hanya di sekitar Arek Lancor, namun di beberapa ruas jalan protokol liannya, seperti Jl. Jokotole, Jl. Agussalim, Jl. Trunojoyo, Jl. Diponegoro, Jl. Kabupaten dan Jl. Amin Jakfar. Padahal, beberapa hari sebelumnya mereka sudah ditertibkan oleh Satpol PP Pamekasan bersama dengan aparat keamanan dari Polres Pamekasan dan TNI Kodim 0826 Pamekasan, karena akan ada penilaian piala adipura.

Marto, penjual buah yang biasa mangkal di sebelah utara Arek Lancor mengatakan, tiga hari setelah ‘diusir’ Satpol PP dari Arek Lacor, dagangannya sepi pembeli. Sebab, selama tiga hari dirinya harus berjualan di area yang jauh dari pandangan warga dan relatif sepi pengendara.

“Kalau tiga hari buah-buahan banyak tidak laku, maka resikonya busuk. Itu yang banyak dialami penjual buah di pinggir jalan,” ujar Marto, Selasa (17/12/2019).

Menurut Marto, dirinya dengan terpaksa harus kembali lagi berjualan ke tempat semula untuk mengejar keuntungan yang lebih besar lagi. Selama dua hari berjualan di Arek Lancor, tidak ada pengusiran lagi dari aparat Satpol PP. Longgarnya penertiban tersebut, membuat dirinya merasa tenang.

“Kalau di Arek Lancor, pagi-pagi sudah ada yang beli buah. Inilah enaknya kalau di tempat ramai,” imbuhnya.

Haidar Ansori, Ketua Pergerakan Mahasiswa Madura (Prahara) meminta kepada Pemkab Pamekasan agar tidak main-main dalam menertibkan PKL di area terlarang, seperti di Arek Lancor. Pihaknya menengarai bahwa penertiban PKL hanya dilaksanakan ketika ada penilaian piala Adipura saja. Ketika masa penilaian sudah selesai, PKL dengan leluasa kembali lagi berjualan.

“Kalau mau menertibkan PKL jangan setengah-setengah atau main-main. Selama ini kesannya tidak serius karena PKL bisa leluasa kembali lagi berjualan di area terlarang,” ungkapnya.

Ahmad Kusairi, Plt. Kepala Satpol PP mengelak jika penertiban PKL di Pamekasan dianggap main-main. Pihaknya bersama dengan aparat yang lain harus adu fisik dengan PKL yang menolak ketika ditertibkan. Namun, Satpol PP enggan melayani adanya upaya bentrok fisik dengan PKL karena sebelumnya sudah dilakukan pendekatan persuasif.

“Namanya PKL, pasti maunya enak sendiri dan mencari keuntungan. Tapi kami pasti akan tertibkan kembali jika mereka kembali lagi ke tempat semula,” terang Kusairi.

Tags: AdipuraPamekasanPamekasan HebatPKLSatpol PP
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Hasbi Amrullah

Hasbi Amrullah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version