• Terkini
  • Trending
  • Semua
Pekerja Migran Pamekasan Hanya Dikarantina Semalam

Pekerja Migran Pamekasan Hanya Dikarantina Semalam

5 tahun lalu
Ilustrasi Gemini Pinterest.

Kasus Pemerkosaan Anak di Pulau Raas Sumenep Mandeg Keluarga Korban Resah

2 jam lalu

Puluhan ASN, TNI, dan Petugas Pasar Bersihkan Pasar 17 Agustus Pamekasan

6 jam lalu

MBG Running Kembali Harga Sayur Meroket

9 jam lalu

Lima Jabatan Eselon II Pemkab Pamekasan Dibuka Melalui Manajemen Talenta

1 hari lalu

Pendaftar Bazar Harkop Membludak Dekopinda Pamekasan Terapkan Satu Stan untuk Dua UMKM

1 hari lalu

Nelayan asal Pasean Hilang saat Melaut

2 hari lalu
PT Bawang Mas Start Beli Tembakau Usai Upacara 17 Agustus

Haji Her Singgung Uang Negara yang Dikorupsi Agar Dibelikan Tembakau

2 hari lalu

Bulog Madura Serap 5.100 Ton Gabah hingga Pertengahan Juli

2 hari lalu
Tempati Lahan KAI Pemilik Warung di Tlanakan Diusir

Mabes Polri Janji Tangani Keluhan Pemilik Warung di Atas Lahan PJKA

2 hari lalu
Obesitas dan Prehipertensi Jadi Temuan Terbanyak di Pamekasan

Obesitas dan Prehipertensi Jadi Temuan Terbanyak di Pamekasan

2 hari lalu

Polsek Larangan Siapkan Pengamanan Haul Akbar Masyayikh Kembang Kuning

3 hari lalu

Bulog Madura Sasar Pasar Murah hingga Kecamatan

3 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Jumat, Juli 17, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Lipsus Covid-19

Pekerja Migran Pamekasan Hanya Dikarantina Semalam

Seharusnya para pekerja migran dikarantina selama 3 hari di gedung Islamic Center Pamekasan

oleh Hasbi Amrullah
2 Mei 2021
in Lipsus Covid-19
29 2
0
Pekerja Migran Pamekasan Hanya Dikarantina Semalam

Para Pekerja Imigran Indonesia (PMI) asal Pamekasan tiba di tempat karantina gedung Islamic Center

0
SHARES
305
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Sebanyak 44 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Pamekasan yang bekerja di Malaysia dan Singapura, menjalani karantina singkat di dua lokasi yakni gedung Islamic Center dan Home Stay Asri Kabupaten Pamekasan. Karantina mereka hanya semalam setelah mereka tiba di Pamekasan pada Jumat (30/4/2021) malam.

Keesokan harinya, mereka kemudian pulang ke rumahnya. Kepulangan mereka karena dijemput oleh keluarganya dan kepala desanya.

Saat Maduranet mendatangi lokasi karantina, Sabtu (1/5/2021) siang, sejumlah petugas keamanan dari TNI dan Polri enggan menjelaskan kepulangan para PMI. Mereka beralasan bukan kewenangannya. Selain itu, mereka mengaku takut salah untuk memberikan komentar.

“Soal kepulangan PMI kami tidak mau menjelaskannya kawatir salah,” kata salah satu petugas berseragam TNI.

Di dalam gedung Islamic Center, sudah tidak ada satupun PMI. Hanya tempat tidur dan beberapa peralatan kesehatan untuk kepentingan observasi covid-19.

Staf Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan yang ditemui, juga enggan menjelaskan PMI yang hanya karantina singkat.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Pamekasan Nanang Suyanto menjelaskan, pekerja migran itu diiIsolasi di Surabaya selama dua hari. Seharusnya mereka menjalani isolasi lanjutan di Kabupaten Pamekasan selama tiga hari.

Humas Satgas penanggulangan covid-19 Kabupaten Pamekasan, Sigit Priyanto saat dikonfirmasi menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Pamekasan menfasilitasi penjemputan 45 PMI yang sudah melaksanakan karantina di asrama haji. Pemerintah Kabupaten Pamekasan menyiapkan karantina di Islamic Center.

“Yang dikarantina di Islamic Center 30 orang. Sisanya di home stay. Setelah dilakukan pengecekan, semuannya dalam keadaan sehat,” ujar Sigit.

Sigit menambahkan, setelah dilaksanakan karantina semalam, banyak keluarga PMI melakukan penjemputan dan berpotensi terjadi kerumunan. Untuk menghindari kerumunan yang lebih banyak, karantina lanjutan PMI dilakukan di desa dengan difasilitasi Kepala Desa

“Observasi dilakukan Satgas PPKM Mikro Desa bersama satgas Kecamatan. Pengambilan Swab antigen, akan dilaksanakan hari ke-5 sejak kedatangan oleh tim tracing Kabupaten,” ungkap Sigit.

Tags: Covid-19ImigranIslamic CenterKarantinaPamekasanPamekasan HebatPMISatgas Covid-19
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Hasbi Amrullah

Hasbi Amrullah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version