PAMEKASAN,MADURANET — Sebuah video berdurasi 23 detik yang beredar di TikTok pada Kamis (18/9/2025) menambah daftar panjang sorotan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pamekasan.
Dalam rekaman yang diunggah akun Dayat_Orlando_72, terlihat nasi, tahu, buncis, dan telur. Saat telur diaduk dengan sendok, seekor belatung tampak merayap keluar.
Video tersebut, yang diduga diambil di SMKN 3 Pamekasan, langsung menuai reaksi publik. Beragam komentar muncul, mulai dari kritik kebersihan makanan hingga saran agar program diganti dengan pemberian uang tunai.
Dalam vidio, seorang siswa terdengar bergumam, “Gimana ini Pak Prabowo,” sembari mengarahkan sendok berisi belatung ke kamera. Ucapan itu sontak menarik perhatian warganet, terlebih karena menyebut nama presiden terpilih.
“Kasih uangnya aja tiap hari Rp10 ribu lebih nyaman,” tulis akun @✿.
“Pantesan banyak yang keracunan,” tambah @ratuperi🧚♀️.
Akun @nis terlihat mendukung presiden, “pak prabowo yg di salahin bukannya yg masak heran, “ sahutnya dalam kolom komentar.
Sorotan publik terhadap MBG bukan kali ini saja terjadi. Sepekan sebelumnya, puluhan siswa di Tlanakan, Branta, dan Larangan Tokol harus menjalani perawatan di puskesmas akibat dugaan keracunan makanan. Kala itu, sejumlah wali murid menyebut lauk ayam suwir yang disajikan sudah basi.
Kini, kasus belatung pada lauk telur kian menambah catatan kelam program yang sejatinya bertujuan meningkatkan gizi anak sekolah.
Wartawan mencoba mengkonfirmasi Koordinator Badan Gizi Nasional Pamekasan Hariyanto, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan Mohamad Alwi, dan Kepala Dinas Kesehatan Saifudin. Namun hingga berita ini diturunkan, tak satupun memberikan keterangan resmi.
Kasus belatung ini, seperti halnya keracunan di Tlanakan, menjadi ujian serius bagi pemerintah daerah. Evaluasi menyeluruh diperlukan, bukan sekadar klarifikasi sesaat.













