• Terkini
  • Trending
  • Semua

Habiskan Dagangan Penjual Selongsong Ketupat dan Janur Sampai Menginap di Pasar

4 bulan lalu

Sumur Bor Pertanian di Pamekasan Keluarkan Gas hingga Semburkan Api saat Disulut Korek

7 jam lalu

15.000 Masyarakat Tutup Rangkaian Harkopnas ke-79 Jatim di Pamekasan

12 jam lalu

Tersangka Kasus Investasi Bodong BRI Pamekasan Rp 7,8 Miliar Diciduk Polisi

14 jam lalu

Dekopinda Persiapkan Kedatangan Gubernur dan Wagub Jatim di Penutupan Harkopnas

1 hari lalu

Bupati Kholilurrahman dan Achmad Syafii Bernostalgia di HUT Ke-85 SMPN 1 Pamekasan

2 hari lalu

DKP Pamekasan Bentuk Ruang Baru Seniman dan Generasi Z Berkarya

2 hari lalu

Menteri Koperasi Dorong Pembangunan SPBUN di Pamekasan, Pemkab Siap Permudah Perizinan

2 hari lalu

Bazar Harkopnas Jatim di Pamekasan Jadi Ajang Promosi Identitas Gebang Salam. 

3 hari lalu
Kerusakan SDN 4 Teja, Dusun Jalan Tinggi, Teha Timur, Pamekasan, akibat kebakaran.

Kondisi Ratusan Gedung SD di Pamekasan Rusak

3 hari lalu

65 Koperasi Desa Merah Putih di Pamekasan Akan Diresmikan Agustus

4 hari lalu

Reaktivasi Pasar Sapi Batubintang Retribusi Digratiskan Selama Empat Pasaran

4 hari lalu

Haji Her Gas Pol Perjuangkan Kesejahteraan Petani Tembakau Pamekasan Tahun Ini

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Senin, Juli 27, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Budaya

Habiskan Dagangan Penjual Selongsong Ketupat dan Janur Sampai Menginap di Pasar

Pedagang musiman dari Sumenep raup berkah, dagangan laris hingga satu pikap

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
26 Maret 2026
in Budaya
10 0
0

Pasar musiman anyaman ketupat di Jalan Teja ramai pembeli, Kamis (26/3/2026).

0
SHARES
104
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Menjelang lebaran ketupat, suasana di Jalan Raya Teja, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, tampak lebih ramai dari biasanya. Pasar musiman penjual selongsong ketupat mulai dipadati warga yang bersiap menyambut tradisi Lebaran Ketupat.

Lebaran Ketupat sendiri merupakan tradisi yang digelar tujuh hari setelah Idul Fitri, yang masih kuat dijalankan oleh masyarakat Madura.

Sejumlah pedagang musiman dari Kabupaten Sumenep memanfaatkan momentum tersebut untuk menjajakan selongsong ketupat dan lembaran janur. Mereka menawarkan berbagai jenis dengan harga bervariasi, mulai Rp 30.000 hingga Rp 35.000 per ikat.

Salah satu pedagang, Ahmad Musi, warga Karduluk, Kecamatan Pragaan, Sumenep, mengaku rutin berjualan setiap tahun di lokasi tersebut. Ia menjual ketupat hasil anyaman sendiri yang dibuat dari daun lontar dan janur kelapa muda.

“Ini memang momen Lebaran Ketupat, sudah tradisi orang Madura. Saya anyam sendiri dari daun lontar dan janur muda,” ujar Ahmad, Kamis (26/3/2026).

Pedagang lain, Masudi, juga datang dari Sumenep dan telah berjualan di kawasan Teja selama dua hari terakhir. Ia bahkan memilih menginap di Pamekasan agar bisa fokus berdagang tanpa harus bolak-balik.

Menurut dia, kualitas anyaman disesuaikan dengan daya beli masyarakat. Untuk pembeli menengah ke atas, ia menggunakan daun yang lebih segar, sementara untuk segmen lainnya menggunakan bahan yang sudah dipanen sebelumnya.

“Alhamdulillah sudah habis sekitar satu pickup. Saya berjualan sampai besok,” kata Masudi.

Tingginya minat masyarakat terlihat dari banyaknya pembeli yang datang sejak pagi. Salah satunya Rahma (48), warga Pamekasan, yang mengaku rutin membeli anyaman ketupat setiap tahun.

“Saya selalu beli di sini untuk persiapan Lebaran Ketupat. Kebetulan juga mau mudik ke Jawa, jadi sekalian bawa,” ujarnya.

Ia mengaku memilih membeli karena tidak bisa membuat anyaman sendiri.

Ramainya pasar musiman ini menjadi penanda kuatnya tradisi Lebaran Ketupat di Madura, sekaligus membawa berkah ekonomi bagi para pedagang musiman yang datang dari berbagai daerah.

Tags: ekonomiJalan TejaKetupatPamekasanPasar musimanTradisi
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version