• Terkini
  • Trending
  • Semua

Habiskan Dagangan Penjual Selongsong Ketupat dan Janur Sampai Menginap di Pasar

3 minggu lalu

Bupati Pamekasan Tinjau Pantai Jumiang, Siapkan Revitalisasi dengan Skema Kolaborasi

16 jam lalu
Bupati Pamekasan Rencanakan Penataan Wisata Sunset Capak Galis

Bupati Pamekasan Rencanakan Penataan Wisata Sunset Capak Galis

1 hari lalu

BGN Tekankan Peran Daerah dan Kualitas Distribusi Program MBG di Madura

1 hari lalu

PCNU Pamekasan Desak Pemerintah Segera Berlakukan Cukai Golongan III di Madura

3 hari lalu

Harga Plastik Global Naik, Pedagang Garam di Pamekasan Tertekan Biaya Produksi

3 hari lalu

Kapolres Pamekasan Tekankan Disiplin dan Pelayanan Prima saat Kunker

3 hari lalu

BGN Pamekasan Ingatkan Warga Waspada Dugaan Penipuan Program MBG

3 hari lalu

KONI Pamekasan Minta Perbaikan Fasilitas Olahraga Jelang Porprov

4 hari lalu
Wujud Peduli Lingkungan AJP Tanam Mangrove dan Lepas Burung ke Udara

Wujud Peduli Lingkungan AJP Tanam Mangrove dan Lepas Burung ke Udara

4 hari lalu

Pengurus DKP Pamekasan 2025–2030 Dilantik, Fokus Pemajuan Kebudayaan hingga Desa

4 hari lalu

Truk Angkutan Galian C Masuk Kota Lindas Ibu Paru Baya di Dekat Arek Lancor

5 hari lalu

Ulama dan Petani Madura Bersatu Sambut Haji Her dan Gelar Istigasah Jelang Musim Tembakau

5 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Jumat, April 17, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Budaya

Habiskan Dagangan Penjual Selongsong Ketupat dan Janur Sampai Menginap di Pasar

Pedagang musiman dari Sumenep raup berkah, dagangan laris hingga satu pikap

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
26 Maret 2026
in Budaya
10 0
0

Pasar musiman anyaman ketupat di Jalan Teja ramai pembeli, Kamis (26/3/2026).

0
SHARES
102
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Menjelang lebaran ketupat, suasana di Jalan Raya Teja, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, tampak lebih ramai dari biasanya. Pasar musiman penjual selongsong ketupat mulai dipadati warga yang bersiap menyambut tradisi Lebaran Ketupat.

Lebaran Ketupat sendiri merupakan tradisi yang digelar tujuh hari setelah Idul Fitri, yang masih kuat dijalankan oleh masyarakat Madura.

Sejumlah pedagang musiman dari Kabupaten Sumenep memanfaatkan momentum tersebut untuk menjajakan selongsong ketupat dan lembaran janur. Mereka menawarkan berbagai jenis dengan harga bervariasi, mulai Rp 30.000 hingga Rp 35.000 per ikat.

Salah satu pedagang, Ahmad Musi, warga Karduluk, Kecamatan Pragaan, Sumenep, mengaku rutin berjualan setiap tahun di lokasi tersebut. Ia menjual ketupat hasil anyaman sendiri yang dibuat dari daun lontar dan janur kelapa muda.

“Ini memang momen Lebaran Ketupat, sudah tradisi orang Madura. Saya anyam sendiri dari daun lontar dan janur muda,” ujar Ahmad, Kamis (26/3/2026).

Pedagang lain, Masudi, juga datang dari Sumenep dan telah berjualan di kawasan Teja selama dua hari terakhir. Ia bahkan memilih menginap di Pamekasan agar bisa fokus berdagang tanpa harus bolak-balik.

Menurut dia, kualitas anyaman disesuaikan dengan daya beli masyarakat. Untuk pembeli menengah ke atas, ia menggunakan daun yang lebih segar, sementara untuk segmen lainnya menggunakan bahan yang sudah dipanen sebelumnya.

“Alhamdulillah sudah habis sekitar satu pickup. Saya berjualan sampai besok,” kata Masudi.

Tingginya minat masyarakat terlihat dari banyaknya pembeli yang datang sejak pagi. Salah satunya Rahma (48), warga Pamekasan, yang mengaku rutin membeli anyaman ketupat setiap tahun.

“Saya selalu beli di sini untuk persiapan Lebaran Ketupat. Kebetulan juga mau mudik ke Jawa, jadi sekalian bawa,” ujarnya.

Ia mengaku memilih membeli karena tidak bisa membuat anyaman sendiri.

Ramainya pasar musiman ini menjadi penanda kuatnya tradisi Lebaran Ketupat di Madura, sekaligus membawa berkah ekonomi bagi para pedagang musiman yang datang dari berbagai daerah.

Tags: ekonomiJalan TejaKetupatPamekasanPasar musimanTradisi
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version