• Terkini
  • Trending
  • Semua
Pol PP Tutup Mata Soal Kesemrawutan Kota Pamekasan

Pol PP Tutup Mata Soal Kesemrawutan Kota Pamekasan

6 tahun lalu
Bupati Pamekasan Rencanakan Penataan Wisata Sunset Capak Galis

Bupati Pamekasan Rencanakan Penataan Wisata Sunset Capak Galis

13 menit lalu

BGN Tekankan Peran Daerah dan Kualitas Distribusi Program MBG di Madura

1 jam lalu

PCNU Pamekasan Desak Pemerintah Segera Berlakukan Cukai Golongan III di Madura

2 hari lalu

Harga Plastik Global Naik, Pedagang Garam di Pamekasan Tertekan Biaya Produksi

2 hari lalu

Kapolres Pamekasan Tekankan Disiplin dan Pelayanan Prima saat Kunker

2 hari lalu

BGN Pamekasan Ingatkan Warga Waspada Dugaan Penipuan Program MBG

2 hari lalu

KONI Pamekasan Minta Perbaikan Fasilitas Olahraga Jelang Porprov

3 hari lalu
Wujud Peduli Lingkungan AJP Tanam Mangrove dan Lepas Burung ke Udara

Wujud Peduli Lingkungan AJP Tanam Mangrove dan Lepas Burung ke Udara

3 hari lalu

Pengurus DKP Pamekasan 2025–2030 Dilantik, Fokus Pemajuan Kebudayaan hingga Desa

3 hari lalu

Truk Angkutan Galian C Masuk Kota Lindas Ibu Paru Baya di Dekat Arek Lancor

4 hari lalu

Ulama dan Petani Madura Bersatu Sambut Haji Her dan Gelar Istigasah Jelang Musim Tembakau

4 hari lalu

Kronologi Penangkapan Dua Perantara Sabu di Pademawu

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Kamis, April 16, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Hukum

Pol PP Tutup Mata Soal Kesemrawutan Kota Pamekasan

Kesemrawutan karena pasar tumpah dan PKL yang menempati lokasi terlarang.

oleh Hasbi Amrullah
11 Mei 2020
in Hukum
72 0
0
Pol PP Tutup Mata Soal Kesemrawutan Kota Pamekasan
0
SHARES
724
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Anjuran pemerintah Kabupaten Pamekasan untuk menghindari kerumunan, nampaknya tidak dihiraukan oleh masyarakat. Justru pasar tumpah dan Pedagang Kaki Lima (PKL) di sejumlah jalan protokol dan trotoar di Pamekasan, terus berjubel.

Pasar tumpah di Jl. Kabupaten menjadi pemandangan baru di saat pandemi Covid-19 dan bulan Ramadhan. Bahkan pasar palawija dan pasar ikan ini, menjadi pusat kesemrawutan di dalam kota Pamekasan. Bahkan tidak jarang penumpukan kendaraan juga sering terjadi di jalan menuju rumah dinas bupati Pamekasan ini.

Anehnya lagi, pasar ini dijaga oleh Satpol PP dan petugas parkir Dishub Kabupaten Pamekasan. Pasukan berseragam cokleta ini dan putih abu-abu, memberikan kebebasan kepada para penjual dan pembeli meskipun membuat kesemrawutan jalan raya.

Ahmad Junaidi, salah satu warga yang sering melintas di Jl. Kabupaten menjelaskan, kondisi jalan trotoar di Pamekasan semakin semrawut meskipun pemerintah sudah melarang adanya perkumpulan orang. Kesemrawutan itu karena adanya pasar tumpah dan PKL yang sembarangan menempati jalan.

“Kondisi kota di Pamekasan saat ini semakin semrawut. Orang mau menjual apapun bebas tanpa adanya larangan dan teguran dari pemerintah,” kata Junaidi, Senin (11/5/2020).

Menurut Junaidi, aparat penegak Perda hanya tutup mata melihat kesemrawutan di dalam kota. Mereka tidak memiliki keberanian untuk menindak pelanggaran yang dilakukan oleh warga yang berjualan semaunya sendiri.

“Aparatnya bungkam dan tidak mengambil tindakan apapun melihat pelanggaran,” imbuh Junaidi.

Junaidi menduga, anggaran penertiban di Pol PP hanya dihabiskan untuk kegiatan yang tidak berdampak terhadap ketertiban dalam kota.

“Saya melihat Pol PP ada kegiatan tapi hanya siaran keliling dan tidak melakukan tindakan. Lalu apa artinya ada aparat,” tandasnya.

Kepala Pol PP Pamekasan, Kusairi saat dikonfirmasi melalui telpon seluler berjanji akan segera menertibkan sejumlah kerumunan yang ada di kota Pamekasan. Termasuk pasar tumpah yang ada di Jl. Kabupaten dan PKL yang menempati lokasi terlarang.

“Akan kita tertibkan. Namun kami masih melakukan pendekatan persuasif karena saya takut dikatakan otoriter,” kata Kusairi.

Pendekatan kepada penjual di pasar tumpah dan PKL, sudah dilakukan bertahun-tahun. Namun tindakan nyata belum dilakukan oleh Pol PP. Kusairi berjanji, dalam 100 hari semuanya akan ditertibkan semua dengan melibatkan para Camat dan Lurah yang baru saja dilantik oleh Bupati Pamekasan.

Tags: PamekasanPamekasan HebatPKLPol PP
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Hasbi Amrullah

Hasbi Amrullah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version