• Terkini
  • Trending
  • Semua
Kemiskinan di Pamekasan Turun Lebih Cepat

Kemiskinan di Pamekasan Turun Lebih Cepat

8 bulan lalu

Pamekasan Tanam 370 Pohon di Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia 2026

1 hari lalu

Bea Cukai Sarankan Pengusaha Dalami Data terkait Tuntutan Tarif SKM III Khusus Madura

2 hari lalu

PT. POMI Paiton Dorong IBS PKMKK Kembangkan Ekonomi Sirkular Berbasis Kearifan Lokal

2 hari lalu

Tabrakan Dua Motor di Desa Trasak Pamekasan Tewaskan Dua Pemuda

2 hari lalu

Persepam Kunci Tiket 32 Besar Liga 4 Nasional Usai Tundukkan Persak Kebumen

2 hari lalu

Pengusaha Tembakau dan Rokok Madura Ingin Cukai SKM Golongan Tiga hanya di Madura Saja

3 hari lalu

Pemkab dan Pengusaha Rokok Pamekasan Rencana ke Jakarta Respon Pemberlakuan Cukai Kelas III

3 hari lalu

Muhammadiyah Siap Layani Gugatan Lahan TK Aisyiyah Laden Pamekasan

4 hari lalu

Yayasan Aisyiyah Bustanul Athfal Laden Pamekasan Terancam Dipidanakan

4 hari lalu

Bupati Pamekasan Soroti Lima Kompetensi Guru untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

4 hari lalu

7,6 Miliar Dana Permodalan UMKM di Pamekasan Mengendap

4 hari lalu

Wakil Ketua DPRD Pamekasan Sebut IBS PKMKK Layak Jadi Inspirasi Pendidikan Pesantren

5 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Sabtu, Juni 6, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik Pemerintahan

Kemiskinan di Pamekasan Turun Lebih Cepat

Penurunan penduduk miskin di Pamekasan dalam kurun waktu setahun sebesar 0,64 persen, atau berkurang 4,94 ribu orang. Tahun 2024 jumlah penduduk miskin 123,46 ribu, sedangkan tahun 2025 jumlah penduduk miskin sebanyak 118,52 orang. 

oleh Hasbi Amrullah
17 Oktober 2025
in Pemerintahan, Pilihan
12 1
0
Kemiskinan di Pamekasan Turun Lebih Cepat
0
SHARES
129
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Persentase penduduk miskin di Kabupaten Pamekasan menurun lebih cepat dari prediksi Badan Pusat Statistik (BPS). Pada bulan Maret 2025, persentasenya sebesar 12,77 persen. Sedangkan pada bulan Maret 2024, persentase penduduk miskin sebesar 13,41.

Angka tersebut menunjukkan bahwa ada penurunan penduduk miskin di Pamekasan dalam kurun waktu setahun sebesar 0,64 persen, atau berkurang 4,94 ribu orang. Tahun 2024 jumlah penduduk miskin 123,46 ribu, sedangkan tahun 2025 jumlah penduduk miskin sebanyak 118,52 orang.

Bupati Pamekasan, Kholilurrahman menjelaskan, penurunan angka kemiskinan ini meleset dari prediksi BPS yang baru akan terjadi pada tahun 2027 mendatang. Namun, di tahun 2025 ini sudah terjadi penurunan meskipun tidak sampai satu digit.

“Penurunan angka kemiskinan ini, menunjukkan bahwa apa yang sudah kita lakukan mulai membuahkan hasil. Ini patut kita syukuri,” ujar Kholilurrahman, Jumat (17/10/2025).

Mantan anggota DPR RI ini menambahkan, yang sangat signifikan dalam mendorong penurunan angka kemiskinan berupa peran aktif pengusaha di Pamekasan. Terutama pengusaha tembakau dan pengusaha rokok. Mereka telah berusaha keras untuk membeli harga tembakau sesuai harapan petani.

“Harga tembakau selama beberapa tahun belakangan ini relatif stabil. Ini juga dampak yang positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat,” imbuhnya.

Oleh sebab itu, untuk terus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, iklim investasi di Pamekasan perlu ditingkatkan. Kemudahan perizinan, keamanan berinvestasi, akan menambah kepercayaan investor untuk menanamkan modalnya.

“Saya minta masyarakat untuk menjaga kondusifitas agar iklim investasi di Pamekasan nyaman. Tidak perlu demonstrasi jika masih bisa diselesaikan dengan jalan musyawarah,” ungkapnya.

Achmad Riyadi, warga Dusun Tacempa, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan menuturkan, penurunan angka kemiskinan karena didorong banyaknya industri rokok di Kabupaten Pamekasan. Oleh sebab itu, pemerintah harus memberikan perlindungan kepada industri rokok di Pamekasan.

“Industri rokok di Pamekasan cukup banyak memberikan kontribusi ekonomi kepada masyarakat. Maka, dibutuhkan aturan khusus tentang rokok Madura yang lebih merakyat,” ujar Riyadi.

Yang diinginkan para pengusaha rokok di Pamekasan, yakni cukai rokok murah karena industri rokok di Madura masih skala kecil.

“Jangan disamakan industri rokok besar dengan industri rokok kecil di Madura. Perlu kebijakan khusus untuk rokok Madura,” ungkapnya.

Tags: BPSekonomiInvestasiInvestorKabupaten PamekasanKemiskinanKholilurrahmanStatistik
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Hasbi Amrullah

Hasbi Amrullah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version