• Terkini
  • Trending
  • Semua

DPRD Pamekasan Soroti Pemanfaatan Potensi Lokal dalam Pembahasan Perubahan APBD

8 bulan lalu
Jualan Sabu di Warung Warga Sampang Diciduk Satresnarkoba Pamekasan

Jualan Sabu di Warung Warga Sampang Diciduk Satresnarkoba Pamekasan

10 jam lalu

Kompak bersama DPRD Predikat WTP ke-12 Dipertahankan Pemkab Pamekasan

17 jam lalu

Pemkab Pamekasan Bantu 250 Drum Aspal untuk Jalan Swadaya

2 hari lalu

Empat Lokasi Masuk Kandidat Lahan Sekolah Rakyat Pamekasan

2 hari lalu

Bupati Desak Disdikbud Pamekasan Gerak Cepat

3 hari lalu

BLT DBHCHT 2026 Pamekasan Hanya untuk Buruh Pabrik Rokok

4 hari lalu

Polres Pamekasan Jaring 16 Motor Modifikasi Drag di Malam Takbiran 

4 hari lalu

MTs Kyai Mudrikah Kembang Kuning Resmi Berdiri, Usung Konsep Madrasah Ramah Anak 

4 hari lalu

Tergiur Umrah Murah Rp 18,5 Juta, Belasan Calon Jemaah di Pamekasan Gagal Berangkat 

4 hari lalu

Pengusaha Rokok Madura Tolak SKM Layer 3 Berlaku Nasional, Bupati Siapkan Tim Perumus ke Jakarta

5 hari lalu

Bupati Pamekasan Raih Penghargaan Nasional dari Kemendikdasmen

5 hari lalu

Pamekasan Dapat Jatah 20 Revitalisasi Sekolah dari Kemendikdasmen

6 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Minggu, Mei 31, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik Parlementaria

DPRD Pamekasan Soroti Pemanfaatan Potensi Lokal dalam Pembahasan Perubahan APBD

Kritik pajak, retribusi, dan ketergantungan pada produk luar

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
18 September 2025
in Parlementaria
14 0
0

Penyampaian pemandangan umum fraksi PKB, Faridi dalam pembahasan nota keuangan Bupati dan perubahan APBD tahun 2025. , Selasa (16/9/2025).

0
SHARES
141
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET — Rapat Paripurna DPRD Pamekasan, Penyampaian Pemandangan Umum fraksi-Fraksi DPRD kamis (18/9/2025), membahas nota keuangan Bupati dan perubahan APBD tahun 2025.

Dari 45 anggota DPRD, tercatat 32 hadir dan 13 tidak hadir. Sidang yang semula dijadwalkan pukul 12.30 baru dimulai pukul 15.28 WIB itu berlangsung penuh kritik dan catatan strategis dari berbagai fraksi.

Kenaikan APBD sebesar 3,8 persen dibandingkan tahun 2024 banyak disoroti. Peningkatan itu terutama ditopang oleh transfer pusat yang naik hingga 27 persen. Namun, total belanja daerah justru mengalami penurunan 1,4 persen.

Fraksi Gelora Perjuangan melalui Nadi Mulyadi menilai, kebijakan pajak dan retribusi yang berlaku saat ini bukan solusi mensejahterakan rakyat.

“Pajak dan retribusi merupakan pemerasan yang dilegalkan. Apakah Pemkab sudah kehilangan kreativitas?” tanyanya.

Nadi juga menyoroti masih banyak potensi lokal yang belum dimanfaatkan.

“Air mineral saja masih produk luar. Kenapa tidak kita optimalkan Adeni untuk Pamekasan?” ujarnya, menekankan perlunya inovasi dalam penggalian potensi daerah.

Ia menambahkan, akuntabilitas dalam setiap kebijakan anggaran menjadi instrumen penting demi kesejahteraan masyarakat, dengan menekankan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai sumber pertumbuhan baru.

Fraksi PBB melalui Ra Maltuf menyoroti penurunan belanja daerah hingga Rp33 miliar, meski defisit anggaran berhasil ditekan 77,5 persen.

“Kami berharap tidak terjadi penurunan kualitas pelayanan Pemkab. Kami mendukung program UHC, karena jika dihentikan akan memperkeruh keadaan Pamekasan,” katanya.

Fraksi PKB, melalui Faridi, menilai pertumbuhan ekonomi Pamekasan belum sesuai target.

“Target 5,2 persen hanya tercapai 4,88 persen. Meski dana miliaran digelontorkan, dampaknya tidak terasa untuk menurunkan kemiskinan. Program OPD belum mampu memberi solusi,” ujarnya.

Sementara itu, sejumlah fraksi seperti PPP, Demokrat, dan NasDem memilih menyampaikan pandangan tanpa membacakannya.

Dari berbagai catatan, pemanfaatan potensi lokal menjadi isu krusial. Banyak anggota DPRD menilai Pamekasan terlalu bergantung pada transfer pusat, sementara potensi di daerah, mulai dari pariwisata, produk air minum, hingga ekonomi kreatif, belum digarap maksimal.

Tags: Bupati PamekasanDPRDekonomiParipurna
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version