• Terkini
  • Trending
  • Semua
APBD Masih ‘Sakit’ Bupati Pamekasan Minta Masyarakat Stop Demontrasi

APBD Masih ‘Sakit’ Bupati Pamekasan Minta Masyarakat Stop Demontrasi

9 bulan lalu

Bupati Sebut Pamekasan Economic Fest Jadi Model Kolaborasi Penggerak Ekonomi Masyarakat

2 jam lalu

Penyaluran Bantuan Pangan di Sumenep Capai 39,73 Persen, Bulog Kejar Sisa Target 200 Ribu Penerima

7 jam lalu

Pamekasan Raih Penghargaan dari BKN Terkait Digitalisasi Sistem Merit ASN

21 jam lalu

Bupati Pamekasan Akan Ajukan Perda Halal-Tourism

2 hari lalu

Pamekasan Targetkan Produksi Tembakau Berkualitas di Musim 2026

2 hari lalu

Bupati Pamekasan Dorong Pantai Jumiang Jadi Destinasi Wisata Halal dan Penggerak Ekonomi Masyarakat

2 hari lalu

Harga Beras dan Minyak Goreng di Pasar Kolpajung Ditemukan HET

2 hari lalu

Sebanyak 1.174 KK di Desa Ambat Tlanakan Terima Bantuan Pangan Bulog

3 hari lalu

Bupati Pamekasan Optimistis Persepam Melaju Mulus di Liga 4

4 hari lalu

Tundukkan Persipuncak Persepam Kokoh di Puncak Grup O Liga 4 Piala Presiden

4 hari lalu

Korwil MBG Pamekasan Ingin Tuduhan Negatif Kepadanya Diproses Hukum Tuntas

4 hari lalu

Akademisi Soroti Rencana Pengembangan Proyek Lapangan Gas Paus Biru

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Rabu, Juni 10, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Ekonomi

APBD Masih ‘Sakit’ Bupati Pamekasan Minta Masyarakat Stop Demontrasi

Efisiensi anggaran jadi tantangan berat bagi semua kepala daerah untuk memaksimalkan PAD

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
15 September 2025
in Pemerintahan, Politik
26 0
0
APBD Masih ‘Sakit’ Bupati Pamekasan Minta Masyarakat Stop Demontrasi

Bupti Pamekasan, Kholilurrahman mengimbau kepada masyarakat agar menghentikan demonstrasi karena kondisi APBD masih devisit dan terjadi efisiensi, karena tidak semua aspirasi yang disampaikan dalam demonstrasi bisa dipenuhi.

0
SHARES
258
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET — Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, meminta masyarakat untuk tidak lagi melakukan aksi demonstrasi, melihat kondisi anggaran daerah yang masih belum stabil akibat efisiensi dan devisit .

Efisiensi dan devisit itu, berdampak luas pada berbagai sektor pembangunan di Kabupaten Pamekasan.

“Adanya efisiensi ini sangat terasa, banyak terjadi pemangkasan di sejumlah anggaran. Bahkan efisiensi ini tidak hanya terjadi di tahun 2025, tapi bisa sampai tahun 2026 atau bahkan sampai tahun 2027,” kata Kholilurrahman, Ahad (14/9/2025).

Menurut mantan anggota DPR RI ini, pemerintah daerah harus fokus pada manajemen keuangan agar tetap mampu menjalankan program prioritas di tengah keterbatasan fiskal. Ia juga menekankan pentingnya saling pengertian antara masyarakat dan pemerintah.

“Pemerintah sadar akan jeritan masyarakat. Namun masyarakat juga diharapkan memaklumi kesulitan yang dihadapi pemerintah. Sehingga bisa bertemu di satu titik yang disebut harmonisasi,” ujarnya.

Bupati juga secara tegas mengimbau agar aksi unjuk rasa yang kerap digelar masyarakat dihentikan. Menurutnya, kondisi anggaran yang terbatas membuat pemerintah tidak mungkin memenuhi seluruh tuntutan dalam waktu singkat.

“Jangan saling menyalahkan. Bahkan saya berharap demo-demo sudah saatnya diakhiri. Kita sudah tak ada dana, anggaran berkurang,” katanya.

Kholilurrahman menegaskan, ke depan daerah tidak boleh terus bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat. Pemkab Pamekasan, kata dia, akan berupaya memaksimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai sumber pembiayaan pembangunan.

“Daerah tidak boleh bergantung pada pemerintah pusat. Kita harus bisa mandiri. Kantong-kantong PAD nanti akan kita maksimalkan,” tegasnya.

Ada beberapa potensi PAD yang selama ini masih belum maksimal untuk dikelola. Di antaranya, gedung-gedung pemerintah yang tidak berfungsi, pengelolaan parkir, pajak rumah makan dan restoran, retribusi pasar dan lainnya.

“Intensifikasi dan ekstensifikasi pajak menjadi alternatif pembiayaan pembangunan di Pamekasan ke depan. Ini butuh dukungan semua pihak agar taget pembangunan bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Tags: APBDBupati KholilurrahmanDemoEfesiensiEkstensifikasiIntensifikasiPADpajakPamekasanRetribusi
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version