• Terkini
  • Trending
  • Semua
UIN Madura Tunjuk Profesor Zahid Jabat Rektor IAI Miftahul Ulum untuk Pengabdian

UIN Madura Tunjuk Profesor Zahid Jabat Rektor IAI Miftahul Ulum untuk Pengabdian

9 bulan lalu

Bupati Pamekasan Optimistis Persepam Melaju Mulus di Liga 4

2 jam lalu

Tundukkan Persipuncak Persepam Kokoh di Puncak Grup O Liga 4 Piala Presiden

5 jam lalu

Korwil MBG Pamekasan Ingin Tuduhan Negatif Kepadanya Diproses Hukum Tuntas

6 jam lalu

Akademisi Soroti Rencana Pengembangan Proyek Lapangan Gas Paus Biru

7 jam lalu

Potensi Energi Melimpah, Madura Masih Dihadapkan pada Tantangan SDM dan Kesejahteraan

11 jam lalu

Pamekasan Tanam 370 Pohon di Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia 2026

1 hari lalu

Bea Cukai Sarankan Pengusaha Dalami Data terkait Tuntutan Tarif SKM III Khusus Madura

2 hari lalu

PT. POMI Paiton Dorong IBS PKMKK Kembangkan Ekonomi Sirkular Berbasis Kearifan Lokal

2 hari lalu

Tabrakan Dua Motor di Desa Trasak Pamekasan Tewaskan Dua Pemuda

2 hari lalu

Persepam Kunci Tiket 32 Besar Liga 4 Nasional Usai Tundukkan Persak Kebumen

3 hari lalu

Pengusaha Tembakau dan Rokok Madura Ingin Cukai SKM Golongan Tiga hanya di Madura Saja

3 hari lalu

Pemkab dan Pengusaha Rokok Pamekasan Rencana ke Jakarta Respon Pemberlakuan Cukai Kelas III

3 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Sabtu, Juni 6, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Pendidikan

UIN Madura Tunjuk Profesor Zahid Jabat Rektor IAI Miftahul Ulum untuk Pengabdian

Rektor: Ini bukan hal baru, regulasinya jelas dan mekanismenya transparan

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
28 Agustus 2025
in Pendidikan
28 1
0
UIN Madura Tunjuk Profesor Zahid Jabat Rektor IAI Miftahul Ulum untuk Pengabdian
0
SHARES
289
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Guru besar Universitas Islam Negeri (UIN) Madura, Moh. Zahid, kini ditunjuk sebagai Rektor Institut Agama Islam (IAI) Miftahul Ulum, Panyepen, Palengaan, Pamekasan. Penunjukan ini memantik pertanyaan tentang status Zahid, sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Rektor UIN Madura, Saiful Hadi, menjelaskan, penunjukan Zahid sudah berdasaran Surat Edaran Dirjen Pendidikan Islam Nomor 5041/Dj.I/PP.04/10/2017. Aturan tersebut berisi ketentuan dosen PNS di perguruan tinggi agama Islam negeri (PTAIN) yang menduduki jabatan di lembaga pendidikan lain.

Saiful menambahkan, tugas Zahid sebagai rektor merupakan bagian dari pengabdian dia sebagai guru besar. Pengabdian merupakan salah satu pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Status Zahid tetap ASN di UIN Madura dan dia sah bertugas di lembaga lain sebagai bentuk pengabdian,” kata Saiful, saat ditemui Maduranet di ruang kerjanya, Kamis (28/8/2025).

Syaiful mengungkapkan, meskipun mengemban jabatan baru, Zahid tetap berada di di UIN Madura. Beban kerja akademiknya dilaporkan setiap semester melalui Beban Kinerja Dosen (BKD). Dari kewajiban minimal 12 SKS, maksimal 16 SKS, sebagian diambil dari aktivitas pengabdian yang kini dijalankan sebagai rektor.

“Semua terhitung dan diawasi sesuai ketentuan. Tidak ada yang terabaikan,” ujarnya.

Surat Edaran Dirjen Pendidikan Islam 2017 menjadi kunci. Dokumen ini menegaskan bahwa dosen PNS PTAIN boleh memegang jabatan di lembaga pendidikan lain, dengan catatan, tetap memenuhi kewajiban Tri Dharma, melaporkan kinerja, dan tidak mengganggu tugas utama di kampus asal.

Surat edaran itu juga mengatur mekanisme pengawasan, termasuk perhitungan beban kerja yang diambil dari aktivitas pengabdian. Artinya, tugas sebagai rektor dapat masuk ke perhitungan SKS dosen.

“Ini bukan hal baru, regulasinya jelas dan mekanismenya transparan,” kata Saiful.

Penunjukan Zahid sebagai rektor IAI Miftahul Ulum dianggap strategis untuk memperkuat ekosistem pendidikan Islam di Madura. Namun, tantangannya adalah menjaga keseimbangan antara tanggung jawab kepemimpinan dan kewajiban akademik.

“Kami percaya beliau mampu menjalankan tugas ini dengan baik. Kami tetap memantau agar semuanya sesuai regulasi,” ujarnya.

Langkah ini memberi pesan bahwa pengabdian akademik tak berhenti di ruang kelas. Di tangan Zahid, jabatan rektor bukan sekadar posisi, melainkan amanah untuk memperluas dampak pendidikan di Madura.

Tags: Dosen UIN MaduraGuru BesarIAI Miftahul UlumProfesor Moh. ZahidRektor
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version