PAMEKASAN, MADURANET – Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, membuka Pamekasan Expo 2025 yang digelar oleh Gapura (Gerakan Pemuda Madura) Indonesia di Alun-Alun Arek Lancor, Pamekasan, Rabu (13/8/2025). Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya tiga A (asih, asah, dan asuh) sebagai upaya menghilangkan sekat antar komponen masyarakat.
“Silaturahmi kali ini diharapkan menjadi ajang belajar untuk remaja kita, baik dalam bisnis maupun saling menghargai. Tidak boleh ada lagi pemarjinalan antar remaja,” tegas Kholilurrahman.
Bupati memaparkan tiga fokus program Pemkab Pamekasan, yaitu seni, budaya, dan olahraga, mulai dari karapan sapi, sapi sonok, hingga berbagai warisan budaya lain dari para pendahulu. Menurutnya, pengembangan sektor ini diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ia juga membuka kesempatan bagi semua golongan untuk menyelenggarakan kegiatan di Arek Lancor, selama kegiatan tersebut memberi manfaat bagi masyarakat.
“Pemerintah berusaha terus mendorong perekonomian masyarakat Pamekasan,” ujarnya.
Dengan dua jargon, pertama membangun sejahtera dari desa, kedua tidak ada rumah tanpa penghasilan, Kholilurrahman menegaskan pentingnya pemerataan ekonomi.
“Kalau masyarakat desa sejahtera, pasti akan mengalir ke kota, kota sejahtera akan mengalir ke kota-kota lainnya. Tidak boleh ada rumah tanpa penghasilan, setiap rumah di Pamekasan harus punya penghasilan,” katanya.
Pamekasan Expo 2025 menjadi wadah kolaborasi berbagai pihak untuk mengembangkan potensi lokal sekaligus memperkuat persatuan dan semangat gotong royong di Bumi Gerbang Salam.













