• Terkini
  • Trending
  • Semua
Ketua P4TM Ungkit Mafia Tembakau saat RDPU RUU Komoditas Strategis Perkebunan

Ketua P4TM Ungkit Mafia Tembakau saat RDPU RUU Komoditas Strategis Perkebunan

2 tahun lalu

Pendaftar Bazar Harkop Membludak Dekopinda Pamekasan Terapkan Satu Stan untuk Dua UMKM

7 jam lalu

Nelayan asal Pasean Hilang saat Melaut

23 jam lalu
PT Bawang Mas Start Beli Tembakau Usai Upacara 17 Agustus

Haji Her Singgung Uang Negara yang Dikorupsi Agar Dibelikan Tembakau

1 hari lalu

Bulog Madura Serap 5.100 Ton Gabah hingga Pertengahan Juli

1 hari lalu
Tempati Lahan KAI Pemilik Warung di Tlanakan Diusir

Mabes Polri Janji Tangani Keluhan Pemilik Warung di Atas Lahan PJKA

1 hari lalu
Obesitas dan Prehipertensi Jadi Temuan Terbanyak di Pamekasan

Obesitas dan Prehipertensi Jadi Temuan Terbanyak di Pamekasan

1 hari lalu

Polsek Larangan Siapkan Pengamanan Haul Akbar Masyayikh Kembang Kuning

2 hari lalu

Bulog Madura Sasar Pasar Murah hingga Kecamatan

2 hari lalu

UIN Madura Lahirkan Guru Besar Ilmu Falak

3 hari lalu

Ahli Waris Lahan MI dan TK Aisyiyah Bakal Datangi Polres Pamekasan Minta Kejelasan Pengaduan

3 hari lalu
Konsep Otomatis

Inilah Profil Pemenang Duta Batik dan Kacong Cebbing Pamekasan 2026

4 hari lalu
ASN Pemkab Pamekasan Sumbang 372 Juta untuk Aceh

Bupati Pamekasan Minta BPBD Kaji Ulang Data Potensi Kekeringan 2026

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Kamis, Juli 16, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik Parlementaria

Ketua P4TM Ungkit Mafia Tembakau saat RDPU RUU Komoditas Strategis Perkebunan

Pemerintah diharapkan berpatisipasi langsung dalam persoalan tembakau dan komoditas perkebunan lainnya

oleh Hasbi Amrullah
28 Mei 2024
in Parlementaria, Politik
23 1
0
Ketua P4TM Ungkit Mafia Tembakau saat RDPU RUU Komoditas Strategis Perkebunan
0
SHARES
241
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Ketua Paguyuban Pelopor Petani dan Pedagang Tembakau se-Madura (P4TM) Khairul Umam, membeberkan adanya mafia dalam tata niaga tembakau. Hal itu disampaikan Khairul Umam saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) tentang Rancangan Undang-Undang Komoditas Strategis Perkebunan di ruang sidang Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Senin (27/5/2024).

Pria yang akrab disapa H. Her ini mengungkapkan, dalam tata niaga tembakau terdapat mafia yang sulit untuk diperangi oleh petani dan pedagang kecil. Mafia itu, juga ada di semua komoditas perkebunan lainnya, seperti cengkeh, kelapa sawit, tebu.

“Kami ingin pemerintah hadir bersama-sama dengan petani dan pedagang tembakau, melawan mafia agar petani betul-betul sejahtera,” kata H. Her.

Her mengungkapkan, P4TM yang dibentuk 2,5 tahun yang lalu, sudah memulai langkah melakukan perlawanan terhadap mafia tembakau. Hasilnya sangat dirasakan oleh masyarakat dan petani tembakau di seluruh Indonesia.

“Sudah 2 kali musim tanam tembakau kami membela petani tembakau. Namun kami tidak mampu melawan mafia jika pemerintah tidak memberikan dukungan kepada kami,” terangnya.

Dalam melawan mafia komiditas tembakau, P4TM bersama-sama dengan 350 ulama pesantren di Madura mengumpulkan modal untuk membeli tembakau petani dengan harga mahal. Modal yang dikumpulkan mulai dari Rp 50 juta sampai milyaran rupiah.

“Petani tembakau se-Indonesia tahu bagaimana 2 musim panen tembakau, harganya mahal karena peran P4TM. Makanya, hari ini kami suarakan di gedung parlemen ini, agar pemerintah ikut membela petani tembakau,” ungkap alumni pondok pesantren Al Falah Sumber Gayam Kadur, Pamekasan ini.

Dalam kalkulasi P4TM, ada 15 juta jiwa di Indonesia yang menggantungkan nasib perekonomiannya kepada tembakau. Jika petani tembakau mendapatkan perhatian pemerintah bersama-sama dengan stakeholder lainnya, maka ada 15 juta jiwa penduduk Indonesia yang akan hidup sejahtera. Jika pemerintah memiliki modal Rp 10 triliun hingga Rp 20 triliun, maka mudah untuk menyerap tembakau petani dengan harga yang mahal dan bebas dari permainan mafia.

“Harga tembakau mahal selama 2 tahun, petani sudah bisa bangun rumah, dapur, naik haji dan umroh. Silahkan cek ke petani langsung,” kata Her.

RUU Komoditas Strategis Perkebunan sendiri, merupakan RUU yang digagas oleh Baleg DPR RI. Menurut Wakil Ketua Baleg DPR RI, Achmad Baidowi, RUU Komoditas Strategis Perkebunan, masuk dalam 40 rancangan undang-undang prioritas yang akan diselesaikan oleh anggota DPR periode 2019-2024. Namun Baidowi tidak menjamin RUU itu disahkan oleh pemerintah, mengingat masa sidang hanya tinggal 2 kali.

Tags: Baleg DPR RICengkehP4TMPamekasanRapat Dyngan Pendapat UmumRDPURUU Komoditas Strategis PerkebunanTembakau
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Hasbi Amrullah

Hasbi Amrullah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version