• Terkini
  • Trending
  • Semua
Pekerja Migran Pamekasan Hanya Dikarantina Semalam

Pekerja Migran Pamekasan Hanya Dikarantina Semalam

5 tahun lalu

Pemkab Pamekasan Menggelar Doa Bersana untuk Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran

2 jam lalu

Beras Medium di Sumenep Dijual di Bawah HET

6 jam lalu

Ngumpet di Tempat Kos Pengedar Sabu asal Proppo Diciduk Polisi

7 jam lalu

Proyek LSDP Pengolahan Sampah Hilir Pamekasan Baru Dimulai 2029

12 jam lalu

Bupati Pamekasan Imbau ASN dan Pelajar Berbusana Santri Selama Tiga Hari

16 jam lalu

Pahlawan Nasional M. Tabrani Jadi Inspirasi Dewan Kesenian Pamekasan Gagas Event Kebudayaan

1 hari lalu

Belanja P-APBD Pamekasan Molor Akibat Evaluasi Gubernur Tak Kunjung Rampung

1 hari lalu

Tersangka Narkoba yang Kabur Saat Penggerebekan di Proppo Belum Tertangkap

2 hari lalu

Mekanik Nasional Puji Gelaran Drag Bike Bupati Cup Pamekasan

2 hari lalu

Drag Bike Bupati Cup Pamekasan Jadi Wadah Pembinaan Pembalap Liar

2 hari lalu

Drag Bike Bupati Cup Pamekasan Jadi Wadah Prestasi dan Edukasi bagi Pemuda

2 hari lalu

Enam Tempat Hiburan di Pamekasan Disegel Satpol PP dan Kepolisian

3 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Rabu, Oktober 21, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Lipsus Covid-19

Pekerja Migran Pamekasan Hanya Dikarantina Semalam

Seharusnya para pekerja migran dikarantina selama 3 hari di gedung Islamic Center Pamekasan

oleh Hasbi Amrullah
2 Mei 2021
in Lipsus Covid-19
29 2
0
Pekerja Migran Pamekasan Hanya Dikarantina Semalam

Para Pekerja Imigran Indonesia (PMI) asal Pamekasan tiba di tempat karantina gedung Islamic Center

0
SHARES
305
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Sebanyak 44 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Pamekasan yang bekerja di Malaysia dan Singapura, menjalani karantina singkat di dua lokasi yakni gedung Islamic Center dan Home Stay Asri Kabupaten Pamekasan. Karantina mereka hanya semalam setelah mereka tiba di Pamekasan pada Jumat (30/4/2021) malam.

Keesokan harinya, mereka kemudian pulang ke rumahnya. Kepulangan mereka karena dijemput oleh keluarganya dan kepala desanya.

Saat Maduranet mendatangi lokasi karantina, Sabtu (1/5/2021) siang, sejumlah petugas keamanan dari TNI dan Polri enggan menjelaskan kepulangan para PMI. Mereka beralasan bukan kewenangannya. Selain itu, mereka mengaku takut salah untuk memberikan komentar.

“Soal kepulangan PMI kami tidak mau menjelaskannya kawatir salah,” kata salah satu petugas berseragam TNI.

Di dalam gedung Islamic Center, sudah tidak ada satupun PMI. Hanya tempat tidur dan beberapa peralatan kesehatan untuk kepentingan observasi covid-19.

Staf Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan yang ditemui, juga enggan menjelaskan PMI yang hanya karantina singkat.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Pamekasan Nanang Suyanto menjelaskan, pekerja migran itu diiIsolasi di Surabaya selama dua hari. Seharusnya mereka menjalani isolasi lanjutan di Kabupaten Pamekasan selama tiga hari.

Humas Satgas penanggulangan covid-19 Kabupaten Pamekasan, Sigit Priyanto saat dikonfirmasi menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Pamekasan menfasilitasi penjemputan 45 PMI yang sudah melaksanakan karantina di asrama haji. Pemerintah Kabupaten Pamekasan menyiapkan karantina di Islamic Center.

“Yang dikarantina di Islamic Center 30 orang. Sisanya di home stay. Setelah dilakukan pengecekan, semuannya dalam keadaan sehat,” ujar Sigit.

Sigit menambahkan, setelah dilaksanakan karantina semalam, banyak keluarga PMI melakukan penjemputan dan berpotensi terjadi kerumunan. Untuk menghindari kerumunan yang lebih banyak, karantina lanjutan PMI dilakukan di desa dengan difasilitasi Kepala Desa

“Observasi dilakukan Satgas PPKM Mikro Desa bersama satgas Kecamatan. Pengambilan Swab antigen, akan dilaksanakan hari ke-5 sejak kedatangan oleh tim tracing Kabupaten,” ungkap Sigit.

Tags: Covid-19ImigranIslamic CenterKarantinaPamekasanPamekasan HebatPMISatgas Covid-19
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Hasbi Amrullah

Hasbi Amrullah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version