• Terkini
  • Trending
  • Semua
Pekerja Migran Pamekasan Hanya Dikarantina Semalam

Pekerja Migran Pamekasan Hanya Dikarantina Semalam

5 tahun lalu
Jualan Sabu di Warung Warga Sampang Diciduk Satresnarkoba Pamekasan

Jualan Sabu di Warung Warga Sampang Diciduk Satresnarkoba Pamekasan

1 hari lalu

Kompak bersama DPRD Predikat WTP ke-12 Dipertahankan Pemkab Pamekasan

1 hari lalu

Pemkab Pamekasan Bantu 250 Drum Aspal untuk Jalan Swadaya

2 hari lalu

Empat Lokasi Masuk Kandidat Lahan Sekolah Rakyat Pamekasan

3 hari lalu

Bupati Desak Disdikbud Pamekasan Gerak Cepat

3 hari lalu

BLT DBHCHT 2026 Pamekasan Hanya untuk Buruh Pabrik Rokok

5 hari lalu

Polres Pamekasan Jaring 16 Motor Modifikasi Drag di Malam Takbiran 

5 hari lalu

MTs Kyai Mudrikah Kembang Kuning Resmi Berdiri, Usung Konsep Madrasah Ramah Anak 

5 hari lalu

Tergiur Umrah Murah Rp 18,5 Juta, Belasan Calon Jemaah di Pamekasan Gagal Berangkat 

5 hari lalu

Pengusaha Rokok Madura Tolak SKM Layer 3 Berlaku Nasional, Bupati Siapkan Tim Perumus ke Jakarta

5 hari lalu

Bupati Pamekasan Raih Penghargaan Nasional dari Kemendikdasmen

6 hari lalu

Pamekasan Dapat Jatah 20 Revitalisasi Sekolah dari Kemendikdasmen

6 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Senin, Juni 1, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Lipsus Covid-19

Pekerja Migran Pamekasan Hanya Dikarantina Semalam

Seharusnya para pekerja migran dikarantina selama 3 hari di gedung Islamic Center Pamekasan

oleh Hasbi Amrullah
2 Mei 2021
in Lipsus Covid-19
29 2
0
Pekerja Migran Pamekasan Hanya Dikarantina Semalam

Para Pekerja Imigran Indonesia (PMI) asal Pamekasan tiba di tempat karantina gedung Islamic Center

0
SHARES
305
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Sebanyak 44 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Pamekasan yang bekerja di Malaysia dan Singapura, menjalani karantina singkat di dua lokasi yakni gedung Islamic Center dan Home Stay Asri Kabupaten Pamekasan. Karantina mereka hanya semalam setelah mereka tiba di Pamekasan pada Jumat (30/4/2021) malam.

Keesokan harinya, mereka kemudian pulang ke rumahnya. Kepulangan mereka karena dijemput oleh keluarganya dan kepala desanya.

Saat Maduranet mendatangi lokasi karantina, Sabtu (1/5/2021) siang, sejumlah petugas keamanan dari TNI dan Polri enggan menjelaskan kepulangan para PMI. Mereka beralasan bukan kewenangannya. Selain itu, mereka mengaku takut salah untuk memberikan komentar.

“Soal kepulangan PMI kami tidak mau menjelaskannya kawatir salah,” kata salah satu petugas berseragam TNI.

Di dalam gedung Islamic Center, sudah tidak ada satupun PMI. Hanya tempat tidur dan beberapa peralatan kesehatan untuk kepentingan observasi covid-19.

Staf Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan yang ditemui, juga enggan menjelaskan PMI yang hanya karantina singkat.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Pamekasan Nanang Suyanto menjelaskan, pekerja migran itu diiIsolasi di Surabaya selama dua hari. Seharusnya mereka menjalani isolasi lanjutan di Kabupaten Pamekasan selama tiga hari.

Humas Satgas penanggulangan covid-19 Kabupaten Pamekasan, Sigit Priyanto saat dikonfirmasi menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Pamekasan menfasilitasi penjemputan 45 PMI yang sudah melaksanakan karantina di asrama haji. Pemerintah Kabupaten Pamekasan menyiapkan karantina di Islamic Center.

“Yang dikarantina di Islamic Center 30 orang. Sisanya di home stay. Setelah dilakukan pengecekan, semuannya dalam keadaan sehat,” ujar Sigit.

Sigit menambahkan, setelah dilaksanakan karantina semalam, banyak keluarga PMI melakukan penjemputan dan berpotensi terjadi kerumunan. Untuk menghindari kerumunan yang lebih banyak, karantina lanjutan PMI dilakukan di desa dengan difasilitasi Kepala Desa

“Observasi dilakukan Satgas PPKM Mikro Desa bersama satgas Kecamatan. Pengambilan Swab antigen, akan dilaksanakan hari ke-5 sejak kedatangan oleh tim tracing Kabupaten,” ungkap Sigit.

Tags: Covid-19ImigranIslamic CenterKarantinaPamekasanPamekasan HebatPMISatgas Covid-19
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Hasbi Amrullah

Hasbi Amrullah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version