• Terkini
  • Trending
  • Semua

Pembebasan Lahan Sekolah Rakyat di Pamekasan Sudah 75 Persen

3 jam lalu

Pertamina Pastikan Stok Pertalite di Pamekasan Aman Usai Terjadi Keterlambatan Pasokan

54 menit lalu

626 KPM PKH di Pamekasan Belum Cairkan Bantuan

17 jam lalu

Brebes Studi Banding ke Pamekasan, Program Pendidikan Jadi Rujukan Daerah

19 jam lalu

Tahun Ini Buruh Tani Tembakau Kecipratan BLT DBHCHT Lagi

23 jam lalu

Bupati Pamekasan Dorong Pejabat Baru Segera Tancap Gas

2 hari lalu

Warga di Pamekasan Setiap Hari Bingung Pertalite Akibat Pengiriman Lelet

2 hari lalu

Perputaran Uang Bazar Harkopnas Jatim di Pamekasan Tembus Rp 2 Miliar

2 hari lalu

Siswa SDN Lawangan Daya 2 Pamekasan, Raih Juara 1 dan 2 Show Your Talent Jawa Timur

2 hari lalu

Ceramah di IBS PKMKK Ustaz Abdul Somad Ulas Pesantren Sebagai Benteng Peradaban Islam di Dunia

3 hari lalu
Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Perketat Penggunaan Biosolar di Madura

Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus 2026

4 hari lalu

RSUD Smart Pamekasan Bertekad Pertahankan Reputasi Paripurna Usai Jalani Akreditasi

4 hari lalu

Bupati Pamekasan Minta Pejabat Baru Ciptakan Kerja Anti Mainstream

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Rabu, Agustus 5, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Pendidikan

Pembebasan Lahan Sekolah Rakyat di Pamekasan Sudah 75 Persen

Pemkab Pamekasan mengebut penyelesaian administrasi dan pembebasan lahan agar pembangunan Sekolah Rakyat yang didanai APBN segera dimulai.

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
5 Agustus 2026
in Pendidikan
11 0
0

Tim pembangunan SR pusat saat melakukan survei calon lahan, bersama Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pamekasan Herman Hidayat Santoso di Desa Campor, Kecamatan Proppo, kabupaten setempat.

0
SHARES
109
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Progres pembebasan lahan Sekolah Rakyat (SR), di Kabupaten Pamekasan sudah mencapai 75 persen. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menargetkan, seluruh proses pembebasan lahan dan administrasi, akan rampung paling lambat Oktober 2026. Dengan demikian, pembangunan fisik sudah bisa dikerjakan.

Anggota tim pembangunan Sekolah Rakyat Pamekasan, Lukman Hakim menjelaskan, tim masih melengkapi berbagai persyaratan administrasi yang diminta pemerintah pusat.

“Progres pembebasan lahan sudah tinggal 25 persen. Sekarang kami fokus melengkapi administrasi dan persyaratan yang dibutuhkan pusat,” kata Lukman saat ditemui di kantornya, Rabu (5/8/2026).

Ketua Tim Kabupaten Pendamping PKH Kabupaten Pamekasan ini menambahkan, lokasi diajukan yang berada di Dusun Angsanah, Desa Campor, Kabupaten Pamekasan. Menurutnya, penyelesaian pembebasan lahannya ditargetkan selesai pada Oktober 2026. Bahkan, pihaknya berupaya agar seluruh proses bisa lebih cepat.

“Kami targetkan Oktober selesai. Sebelum itu, kami usahakan seluruh proses sudah benar-benar tuntas. Sehingga pembangunan gedung sudah bisa dikerjakan,” ujarnya.

Mantan aktivis PMII Pamekasan ini mengungkapkan, hasil survei tim dari Kementrian Pekerjaan Umum menunjukkan masih ada satu catatan yang harus dipenuhi. Yakni akses menuju lokasi, harus memiliki lebar jalan minimal enam meter. Namun, Pemkab Pamekasan telah menyatakan kesiapan untuk memenuhi persyaratan tersebut.

“Persyaratan itu menjadi catatan dari tim pusat, dan pemerintah daerah siap menyelesaikannya,” katanya.

Lukman menambahkan, pembebasan lahan akan dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sedangkan pembangunan gedung menjadi tanggung jawab pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Untuk pembangunan gedung, dari pusat nilainya diperkirakan sekitar Rp 200 miliar,” ucapnya.

Sekolah Rakyat, pungkas Lukman, merupakan program pemerintah yang ditujukan untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya kelompok kurang mampu, melalui penyediaan fasilitas pendidikan yang representatif dan didukung pendanaan pemerintah pusat.

Tags: Asta cita presidenDinsos PamekasanKabupaten PamekasanPembebasan lahan SRPKH PamekasanProgram prioritas presidenSekolah Rakyat
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version