Pamekasan Masuk 6 Besar Program Pengelolaan Sampah Nasional

Bupati Pamekasan Kholilurrahman menyebut daerahnya masuk enam besar dari 30 kabupaten/kota yang lolos program pengelolaan sampah.

Bupati Pamekasan Kholilurrahman (tengah) saat menemui wartawan di Pringgitan Dalam Pendopo Ronggosukowati.

PAMEKASAN, MADURANET – Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, masuk dalam enam besar daerah yang lolos dalam program Local Service Delivery Improvement Project (LSDP), dalam pengelolaan sampah nasional. Informasi tersebut disamapaikan langsung Bupati Pamekasan Kholilurrahman.

“Informasi dari Jakarta bahwa Pamekasan masuk dalam 30 besar yang berhak mendapatkan LSDP dengan ranking 6. Berarti ranking 6, Pamekasan masuk dalam ranking 6 berarti 6 terbaik,” kata Kholilurrahman, Sabtu (29/8/2026).

Menurutnya, program tersebut akan diarahkan untuk membangun tata kelola sampah secara menyeluruh, mulai dari hulu hingga hilir. Ia mencontohkan, sampah plastik nantinya tidak hanya dikumpulkan, tetapi akan dikelola berdasarkan jenis dan pemanfaatannya.

“Insyaallah dalam waktu yang tidak terlalu lama kegiatan itu sudah bisa dimulai, yaitu tata kelola sampah mulai dari hulu sampai hilir,” ujar dia.

Yang lebih menggembirakan, Kholilurrahman menyebut, program tersebut berpotensi didukung anggaran hingga Rp 125 miliar, untuk 30 kabupaten/kota yang masuk dalam program.

“Kalau dana mudah-mudahan tidak berkurang, insyaallah akan ada Rp 125 miliar untuk 30 yang masuk di dalam LSDP, 30 kabupaten/kota seluruh Indonesia,” katanya.

Namun, Kholilurrahman tidak secara spesifik menyebut berapa nilai anggaran yang nantinya menjadi alokasi untuk Kabupaten Pamekasan. Ia menilai masuknya Pamekasan dalam enam besar merupakan capaian yang tidak bisa dilekatkan hanya kepada pemerintah daerah.

“Bupati tanpa kalian tidak akan ada artinya apa-apa. Bupati tanpa aparatur tidak akan dapat bekerja,” kata dia.

Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, legislatif, dan unsur lainnya agar program pembangunan di Pamekasan dapat berjalan.

Menurut dia, pengelolaan sampah menjadi salah satu sektor yang sedang disiapkan pemerintah daerah untuk dibenahi. Maka dari itu, program tersebut diharapkan dapat memperbaiki tata kelola sampah secara menyeluruh, bukan hanya menangani sampah yang sudah menumpuk.

Exit mobile version