BPBD Pamekasan Respons Krisis Air Bersih di Tiga Dusun Desa Kertagenah Laok

Keluhan warga kekurangan air bersih di tiga dusun Desa Kertagenah Laok langsung direspons BPBD Pamekasan dengan pengecekan lokasi dan persiapan bantuan.

PAMEKASAN, MADURANET – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan merespons keluhan warga terkait krisis air bersih yang terjadi di Dusun Tlanduh I, Tlanduh II, dan Tlanduh III, Desa Kertagenah Laok, Kecamatan Kadur.

BPBD Pamekasan memastikan akan turun langsung ke lokasi untuk mengecek ketersediaan air bersih sekaligus penanganannya.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pamekasan, Akhmad Dhofir Rosidi, menjelaskan bahwa sebelumnya saat dilakukan verifikasi, pihak desa hanya menyampaikan adanya satu dusun yang berpotensi mengalami kekeringan, yakni Dusun Tlanduh I.

“Waktu melakukan verifikasi di daerah itu, pihak desa hanya menyebut satu dusun yang ada potensi kekeringan, yaitu Tlanduh I,” kata Dhofir, Jumat (21/8/2026).

Namun, setelah BPBD menerima informasi terbaru mengenai kondisi tiga dusun yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, pihaknya akan kembali melakukan pengecekan lapangan.

Menurut Dhofir, langkah tersebut diperlukan untuk mengetahui kondisi terkini sumber air serta menentukan bentuk penanganan yang paling tepat bagi masyarakat.

“Setelah menerima informasi ini, besok kita akan cek lokasi untuk mengetahui kondisi sebenarnya dan bagaimana penanganannya,” tegasnya.

Ia menyebut kondisi di lapangan dapat berubah sewaktu-waktu. Sumber air yang sebelumnya masih mampu memenuhi kebutuhan warga bisa mengalami penyusutan akibat fenomena EL Nino.

“Fenomena El Nino ini tidak bisa kita prediksi seiring berjalannya waktu. Mungkin sumber air yang ada sudah menyusut dan tidak lagi mencukupi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Dhofir menambahkan, penyaluran air bersih oleh BPBD selama ini dilakukan secara terjadwal. Pola tersebut diterapkan agar bantuan dapat menjangkau seluruh wilayah yang membutuhkan secara merata.

“Bantuan kita terjadwal sesuai jadwal setiap harinya agar bantuan bisa merata. Untuk tiga dusun itu nanti kita jadwalkan dan secepat mungkin kita kirimkan bantuan,” jelasnya.

Selain itu, BPBD Pamekasan membuka ruang bagi masyarakat di wilayah lain yang mengalami kesulitan air bersih untuk segera melaporkan.

Dhofir meminta masyarakat menyampaikan laporan melalui pemerintah desa maupun kecamatan agar dapat segera ditindaklanjuti.

“Kalau ada wilayah yang memang membutuhkan bantuan air bersih saat, silakan kirim surat melalui pemerintah desa atau kecamatan. Pasti kami tindak lanjuti,” tegasnya.

Ia memastikan BPBD akan berupaya membantu masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih.

“Ini menyangkut kemanusiaan. Kami akan betul-betul membantu masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.

Exit mobile version