Bupati Pamekasan Upayakan Pilkades Digelar 2027

Pemkab Pamekasan membuka peluang Pilkades digelar pada 2027. Namun, pelaksanaannya masih dalam tahap pembahasan dan berpotensi hanya dilakukan secara terbatas di sekitar 10 hingga 15 desa.

PAMEKASAN, MADURANET – Bupati Pamekasan Kholilurrahman membuka peluang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) kembali digelar pada 2027 mendatang. Namun, pelaksanaannya masih dipertimbangkan dalam skala terbatas.

Hal itu disampaikan Bupati Pamekasan saat agenda Penyampaian Nota Penjelasan Bupati mengenai Raperda tentang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Pamekasan, Selasa (18/08/2026).

Kholilurrahman mengatakan, hingga saat ini Pemkab Pamekasan belum mengambil keputusan final terkait pelaksanaan Pilkades. Sebab, pembahasan mengenai aturan penyelenggaraan pemerintahan desa masih berjalan bersama DPRD.

“Kita masih belum bisa memastikan karena ini kan masih proses. Kita ingin tahu bagaimana pandangan dari kawan-kawan anggota DPRD,” kata Kholilurrahman saat di wawancarai.

Meski belum diputuskan, orang nomor satu di lingkungan Pemkab Pamekasan itu menyebut terdapat gagasan untuk menggelar Pilkades pada 2027 dengan jumlah desa yang terbatas.

Menurutnya, Pilkades tersebut kemungkinan hanya dilaksanakan di sekitar 10 hingga 15 desa. Namun, angka tersebut masih sebatas gagasan dan belum menjadi keputusan resmi pemerintah daerah.

“Sampai saat ini kita masih belum mengambil keputusan. Cuman ada semacam gagasan agar supaya pada 2027 itu ada pelaksanaan Pilkades sekalipun dalam skala kecil, mungkin sekitar 10 atau 15. Tapi itu pun masih belum bisa kita putuskan,” ujarnya.

Terkait dasar hukum pelaksanaannya, Kholilurrahman menegaskan bahwa Pemkab akan menyesuaikan dengan Peraturan Daerah (Perda) baru apabila nantinya Raperda tentang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa tersebut telah disahkan.

“Acuan regulasi Pilkades ini setelah disahkannya Perda yang baru,” jelasnya.

Sementara mengenai kesiapan Pemkab Pamekasan apabila Pilkades benar-benar diputuskan untuk digelar, Kholilurrahman memastikan pemerintah daerah akan mengikuti keputusan akhir yang nantinya ditetapkan.

“Nanti keputusan akhir, apapun keputusan akhirnya, tetap kita harus siap,” pungkasnya.

Exit mobile version