PAMEKASAN, MADURANET – Persepam Pamekasan memastikan diri menjadi juara Liga 4 setelah menundukkan Pasuruan United melalui drama adu penalti pada partai final, Minggu (15/2/2026).
Laga yang digelar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan itu berlangsung sengit sejak menit awal.
Kedua tim sama-sama tampil agresif dan terlibat jual beli serangan. Persepam akhirnya mampu memecah kebuntuan pada menit ke-35 lewat gol Slamet Wahyudi (19). Keunggulan 1-0 tersebut bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Pasuruan United tampil lebih dominan. Serangan demi serangan digencarkan untuk mengejar ketertinggalan.
Upaya itu membuahkan hasil pada menit ke-53.33 melalui tendangan bebas pemain nomor punggung 9, Ricko, sehingga Pasuruan United menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Gol tersebut membuat pertandingan semakin panas. Kedua tim terus menekan dan saling menciptakan peluang hingga waktu normal berakhir tanpa tambahan gol.
Skor imbang memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti.
Penendang pertama Persepam sukses menjalankan tugasnya. Sebaliknya, algojo pertama Pasuruan United gagal mencetak gol.
Adu penalti berlangsung menegangkan hingga akhirnya Persepam unggul 6-4 dan memastikan gelar juara Liga 4 musim ini.
Kemenangan tersebut disambut sorak sorai 5.937 suporter yang memadati stadion, menandai keberhasilan Persepam mengangkat trofi di hadapan publik sendiri.













