• Terkini
  • Trending
  • Semua

Keluarga Keraton Kasunanan Surakarta Nyekar ke Makam Leluhurnya di Pamekasan

5 bulan lalu

65 Koperasi Desa Merah Putih di Pamekasan Akan Diresmikan Agustus

19 jam lalu

Reaktivasi Pasar Sapi Batubintang Retribusi Digratiskan Selama Empat Pasaran

1 hari lalu

Haji Her Gas Pol Perjuangkan Kesejahteraan Petani Tembakau Pamekasan Tahun Ini

1 hari lalu

Khofifah Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Pamekasan

2 hari lalu
Guru Besar UIN Madura Tawarkan Kurikulum Cinta Tekan Perundungan di Pesantren

Guru Besar UIN Madura Soroti Fenomena Kritik yang Krisis Moral dan Pengetahuan

2 hari lalu
Gubernur Khofifah Borong Produk Unggulan Koperasi IKAFA di Pamekasan

Gubernur Khofifah Borong Produk Unggulan Koperasi IKAFA di Pamekasan

2 hari lalu

Menkop: Pedagang Sate hingga Konten Kreator Bisa Bentuk Koperasi

2 hari lalu

Menteri Koperasi Akan Jadikan KDKMP Pusat Penyaluran Program Pemerintah

3 hari lalu

Pamekasan Sukses Gelar Puncak Harkop Jatim Ke-79

3 hari lalu
Panitia Harkopnas Jatim Kekurangan Dana Haji Her Sumbang Rp 465 Juta

Panitia Harkopnas Jatim Kekurangan Dana Haji Her Sumbang Rp 465 Juta

3 hari lalu

Sarasehan Harkopnas di Pamekasan Soroti Masa Depan Koperasi

3 hari lalu

Warga Palengaan Tolak Pembangunan Indomaret

3 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Jumat, Juli 24, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Budaya

Keluarga Keraton Kasunanan Surakarta Nyekar ke Makam Leluhurnya di Pamekasan

Ziarah ke makam Raden Alsari menjadi penanda hubungan darah dua keraton

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
17 Februari 2026
in Budaya, Pilihan
11 0
0

Gusti Moeng, Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Karaton Surakarta Hadiningrat saat melakukan prosesi nyekar di makam Raden Alsari atau R.T.A. Tjokro Adiningrat I, Kolpajung Pamekasan, Senin (16/2/2026).

0
SHARES
114
VIEWS

PAMEKASAN,MADURANET – Hubungan antara Keraton Surakarta Hadiningrat dan Pamekasan ditegaskan kembali dalam agenda Muhibbah Budaya yang digelar Senin (16/2/2026).

Pertemuan itu menegaskan bahwa kedua wilayah masih memiliki pertalian darah dalam sejarah panjang kerajaan di Jawa dan Madura.

Kegiatan yang dimulai sejak pagi tersebut berlangsung di Pendopo Budaya Pamekasan dan disambut Wakil Bupati Pamekasan Sukriyanto bersama jajaran Forkopimda serta keluarga Keraton Pamekasan.

Dalam sambutannya, Sukriyanto menyampaikan bahwa secara historis Keraton Surakarta dan Pamekasan merupakan satu keluarga besar. Ia merujuk pada fakta sejarah yang menyebut permaisuri Pakubuwono(PB) IV, Kanjeng Raden Ayu Handoyo, merupakan menantu Bupati Pamekasan R Alsari atau disebut Adipati Tjokro Adiningrat I.

“Bisa dikatakan keluarga Keraton Surakarta masih berdarah Madura, karena istri Raden Ajeng Handoyo PB IV melahirkan raja-raja pada saat itu,” ujarnya.

Menurut dia, kunjungan Dewan Adat Keraton Surakarta ke Pamekasan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan simbol harmonisasi budaya dan penyambung kembali hubungan genealogis yang telah terjalin sejak ratusan tahun lalu.

Gusti Kanjeng Ratu Wandansari, lebih akrab dengan nama panggilan Gusti Moeng, sebagai Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Karaton Surakarta Hadiningrat turut menegaskan hal tersebut. Ia menyebut kunjungan itu sekaligus menjadi momentum nyekar ke makam leluhur mereka di Pamekasan.

“Kami berkesempatan nyekar terhadap makam eyang kami yang merupakan mertua dari PB IV,” katanya.

Ia mengungkapkan, berdasarkan penelusuran sejarah dan silsilah yang dipelajarinya, terdapat kisah Adipati Anom atau PB IV yang jatuh cinta kepada putri Raden Alsari. Jejak itu menjadi salah satu simpul penting hubungan Surakarta dan Madura.

”Untuk mencari silsilah tersebut saya sudah mencari ke Bangkalan dan Sumenep sejak 10 tahun lalu. Ternyata ketemunya disini,” ucapnya.

Baginya, menjaga hubungan kekerabatan tersebut juga berarti merawat budaya sebagai jati diri bangsa.

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan kirab budaya menuju makam Raden Alsari di Kolpajung, Pamekasan. Rombongan tiba langsung memanjatkan doa di kompleks makam Para Raja terdahulu Pamekasan.

Gusti Moeng menegaskan, Raden Alsari atau R.T.A. Tjokro Adiningrat I, dikenal sebagai Ghung Seppo, Bupati Pamekasan, sekaligus mertua Susuhunan Pakubuwono IV Surakarta.

”Dari garis inilah, hubungan darah antara Surakarta dan Pamekasan diharapkan terus tersambung,” pungkasnya.

Tags: Bupati PamekasanDisdikbud PamekasanDisporapar PamekasanKeraton SurakartaPamekasanPemkab PamekasanWakil Bupati Pamekasan
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version