PAMEKASAN, MADURANET – Jalan Raya Larangan Tokol, tepat di dekat gerbang selamat datang Kabupaten Pamekasan, berlubang parah dan membahayakan pengendara.
Di ruas jalan poros provinsi tersebut, terlihat dua lubang berukuran cukup besar, masing-masing dengan lebar sekitar setengah meter dan kedalaman hingga betis orang dewasa. Selain itu, terdapat empat hingga lima lubang kecil di sekitarnya.
Pantauan warga, lubang itu kerap memicu kecelakaan, terutama pada malam hingga pagi hari saat visibilitas rendah.
Ridho Nur Abdillah, warga Desa Gugul, Kecamatan Tlanakan, mengatakan kerusakan sudah memakan banyak korban dalam beberapa hari terakhir.
“Yang parah ada dua. Lebarnya kira-kira setengah meter. Saya coba masukkan kaki, sampai betis,” kata Ridho, Selasa (3/2/2026).
Ia bahkan berjaga di lokasi sejak malam hari untuk memperingatkan pengendara.
“Saya jaga dari habis Isya sampai jam 10 malam, ada lima korban. Habis subuh dua orang lagi. Pagi dan sore juga ada. Itu belum yang saya tidak lihat,” ujarnya.
Menurut Ridho, lubang diduga muncul akibat kebocoran pipa aliran PDAM di bawah badan jalan sehingga aspal ambles.
Hal serupa disampaikan Adi, warga Desa Branta. Ia memperkirakan jumlah korban sudah lebih dari 10 orang, baik pengendara roda dua maupun roda empat.
“Sudah semingguan. Awalnya kecil-kecil, lama-lama membesar. Kemarin sore ada mobil sama motor juga kena,” kata Adi.
Warga, lanjut dia, sudah melaporkan kondisi tersebut ke Polsek setempat. Petugas kepolisian telah datang mengecek dan mendokumentasikan lokasi. Pihak PDAM juga disebut sempat melakukan peninjauan.
Namun, Adi menilai penanganannya lambat, “kalau di bawahnya ada pipa bocor, harusnya cepat diperbaiki. Jangan sampai nunggu korban terus,” ujarnya.
Seorang ibu pemilik toko yang berada persis di depan lubang meminta agar segera dipasang rambu peringatan.
“Tolong dikasih papan awas ada lubang. Kemarin ada yang sampai parah jatuhnya,” kata ibu yang enggan disebut namanya.
Warga berharap pemerintah provinsi maupun instansi terkait segera memperbaiki kerusakan jalan tersebut agar tidak menambah daftar korban kecelakaan.













