• Terkini
  • Trending
  • Semua

Brebes Studi Banding ke Pamekasan, Program Pendidikan Jadi Rujukan Daerah

2 bulan lalu

MTS Kyai Mudrikah Kembang Kuning Reformulasi Kurikulum

13 jam lalu

Petani Garam Pamekasan Tahan Stok, Harga Diprediksi Naik Menjelang Akhir Musim

1 hari lalu

Bupati Pamekasan Minta 103 Pejabat Baru Tak Sekadar Ganti Posisi, tetapi Ubah Cara Kerja

2 hari lalu

Mutasi Gelombang III Bupati Pamekasan Lantik Lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

2 hari lalu

Daging Beras dan Cabai Jadi Penyumbang Utama Perubahan Harga di Kabupaten Pamekasan

2 hari lalu
Sangat Merugikan, Potongan Tembakau Petani oleh Bandol Mencapai 5 Kilo

Sangat Merugikan, Potongan Tembakau Petani oleh Bandol Mencapai 5 Kilo

3 hari lalu

Empat Dekade “Sarmalem” di Kabupaten Pamekasan

3 hari lalu

BLT DBHCHT untuk Buruh Tani Pamekasan Dapat Tambahan Lagi

3 hari lalu

Rian ABK KM Virgo Transport 8 asal Pamekasan Sudah Penuhi Kebutuhan Anaknya Sebelum Berlayar

4 hari lalu

Bupati Pamekasan Jadi Imam Shalat Jenazah Rian ABK KM Virgo Transport 8

4 hari lalu

Jenazah ABK KM Virgo Transport 8 Tiba di Pamekasan Langsung Disambut Bupati

5 hari lalu
Pemkab Pamekasan Ajukan Tambahan 23 Ribu Kiloliter Pertalite ke Pertamina

Pemkab Pamekasan Ajukan Tambahan 23 Ribu Kiloliter Pertalite ke Pertamina

5 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Senin, September 21, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Pendidikan

Brebes Studi Banding ke Pamekasan, Program Pendidikan Jadi Rujukan Daerah

Keberhasilan program pendidikan dan pertumbuhan ekonomi membawa Pamekasan menjadi tujuan studi banding Pemerintah Kabupaten Brebes.

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
4 Agustus 2026
in Pendidikan
11 0
0

Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, disambut Wakil Bupati (Wabub) Pamekasan, Sukriyanto, di Pendopo Agung Ronggosukowati, Selasa (4/8/2026).

0
SHARES
108
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Keberhasilan Kabupaten Pamekasan menjalankan, berbagai program pendidikan membuat Pemerintah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, memilih daerah tersebut sebagai lokasi studi banding.

Rombongan dipimpin langsung Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, yang disambut Wakil Bupati (Wabub) Pamekasan Sukriyanto di Pendopo Agung Ronggosukowati. Turut mendampingi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pamekasan Ahmad Basri Yulianto bersama jajaran pemerintah daerah, Selasa (4/8/2026).

Sukriyanto mengatakan, dipilihnya Pamekasan sebagai tujuan studi banding menjadi kehormatan, sekaligus kesempatan memperkuat kerja sama antardaerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

“Alhamdulillah Pamekasan dipercaya menjadi tujuan studi banding di bidang pendidikan dan kebudayaan. Semoga pertemuan ini menjadi awal kerja sama yang lebih luas, dan membawa manfaat bagi kedua daerah,” kata Sukriyanto.

Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Pamekasan terbuka untuk berbagi pengalaman, mengenai berbagai program pendidikan yang telah dijalankan, sekaligus mempelajari inovasi yang diterapkan Kabupaten Brebes.

Salah satu materi yang dipelajari rombongan, jelas Wabub, adalah keberhasilan Pamekasan menembus sejumlah program nasional, di antaranya Program Sahabat Sekolah Dasar dan Sekolah Model. Program tersebut dinilai mampu mendorong peningkatan mutu pendidikan dasar di daerah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pamekasan, Ahmad Basri Yulianto menjelaskan, penguatan pendidikan di Pamekasan berjalan seiring dengan pelestarian budaya lokal. Bahasa Madura telah diterapkan sebagai muatan lokal mulai jenjang PAUD, SD hingga SMP, disertai penguatan pendidikan karakter melalui uji kompetensi baca tulis Al Quran.

“Pelestarian budaya harus dimulai sejak usia dini melalui dunia pendidikan agar identitas daerah tetap terjaga,” ujar Basri.

Selain pendidikan, Pemkab Pamekasan juga tengah mendata manuskrip dan kitab kuno, di tujuh kecamatan untuk dihimpun di museum sebagai upaya menjaga warisan budaya. Pihaknya juga menyiapkan konsep kawasan kebudayaan multietnis, yang akan menampilkan keberagaman masyarakat Pamekasan, mulai kawasan Pecinan, Kampung Arab, komunitas Jawa hingga masyarakat Madura.

Tags: Bupati BrebesDisdikbud PamekasanKabupaten PamekasanPendidikan Pamekasan
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version