• Terkini
  • Trending
  • Semua
Aktivis PMII se-Madura Sikapi Isu Madura Darurat Radikalisme

Aktivis PMII se-Madura Sikapi Isu Madura Darurat Radikalisme

4 tahun lalu
Sekolah Rakyat Pamekasan Usung Pembelajaran Inklusif Berbasis STEAM

Sekolah Rakyat Pamekasan Kekosongan Guru Agama dan Kelebihan Tenaga Kebersihan

16 jam lalu

Dishub Pamekasan: Fungsi Stiker Parkir Berlangganan Bebas Parkir Bersyarat

16 jam lalu
61 Persen Pemilik Dapur MBG Belum Daftarkan Karyawan ke BPJS Ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan Sasar Pesantren Sebagai Peserta

21 jam lalu

Minta Keadilan Pengusaha Rokok Madura Dorong Pemberlakuan SKM Golongan III

22 jam lalu

Tiga Desa Diproyeksikan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Pamekasan

24 jam lalu

Pemkab Pamekasan Serap Aspirasi Pengusaha Tembakau soal Cukai SKM Golongan III

2 hari lalu

BPJS Ketenagakerjaan Ancam Laporkan Pengusaha Pamekasan ke Kejaksaan

3 hari lalu

BPJS Ketenagakerjaan Temui Bupati Pamekasan, Bahas Strategi Kejar Target Kepesertaan

3 hari lalu

Polisi Patroli SPBU di Pamekasan, Cegah Penimbunan BBM

4 hari lalu

Dekopinda Pamekasan Siap Dampingi KDKMP, Pembangunan Capai 95 Persen

4 hari lalu

Bupati Pamekasan Tekankan Sinkronisasi Pemerintahan di Hari Otonomi Daerah

4 hari lalu

Pererat Jarak Sosial BIP Santuni 2.000 Anak Disabilitas

5 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Jumat, Mei 1, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Hukum

Aktivis PMII se-Madura Sikapi Isu Madura Darurat Radikalisme

Rangkaian peristiwa pelecehan ulama di Madura seakan-akan membenarkan bahwa di Madura sudah darurat radikalisme

oleh Hasbi Amrullah
14 November 2021
in Hukum
31 1
0
Aktivis PMII se-Madura Sikapi Isu Madura Darurat Radikalisme
0
SHARES
317
VIEWS

BANGKALAN, MADURANET – Persekusi yang dialami salah satu pengurus NU di Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep beberapa waktu lalu, terus mendapat sorotan dari berbagai pihak. Kali ini, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) zona Madura dan Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) langsung membangun konsolidasi se-Madura.

Selain menyikapi persekusi di Kabupaten Sumenep, para aktivis tersebut juga membahas tulisan Ketua PCNU Pamekasan KH. Taufik Hasyim tentang “Madura Darurat Radikalisme”.

Dalam pembahasan tersebut, opini yang ditulis Kiai Taufik mengarah kepada kebenaran karena berdasarkan rangkaian peristiwa yang terjadi di Madura akhir-akhir ini. Apalagi beberapa hari yang lalu, Densus 88 Polri menangkap pria di Kabupaten Sumenep yang diduga jaringan teroris Jemaah Islamiyah (JI).

“Tulisan pengasuh Ponpes Sumber Anom Pamekasan itu mengarah kepada kebenaran faktual bukan wacana lagi,” kata Firmansyah Ali, Bendahara IKA PMII Jawa Timur, Ahad (14/11/2021).

Oleh sebab itu, menyikapi hal tersebut, para aktivis menyatakan sikap bahwa merasa prihatin dengan eskalasi penistaan dan persekusi terhadap ulama dan kader NU di Madura. Meminta segenap unsur masyarakat untuk menghentikan cara-cara kriminal dalam mengekspresikan perbedaan pendapat.

“Perbedaan itu fitrah namun jangan kemudian memecah belah, apalagi ekspresi perbedaan itu dilakukan dengan cara kekerasan dan intimidasi,” imbuh Firmansyah.

Para kader PMII Madura akan senantiasa siap siaga menjaga marwah NU dan ulama. Tidak alasan logis jika ada ulama dilecehkan kemudian kader PMII diam.

Kepada aparat penegak hukum, para aktivis agar memproses semua laporan yang berkata dengan kasus penistaan ulama. Sebab, ada sejumlah kasus di Madura terkait pencemaran ulama yang distop. Bahkan kasus tersebut tidak jelas bagaimana perkembangannya.

“Kalau kasus-kasus yang sensitif terhadap ulama, mengapa aparat penegak hukum tidak tegas? Sebetulnya mereka itu berpihak kepada siapa?,” ungkap pria yang juga koordinator umum Nahdliyin Madura Bergerak (Nabrak).

Tags: AparatNahdlatul Ulamapersekusiradikalisme
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Hasbi Amrullah

Hasbi Amrullah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version