PAMEKASAN, MADURANET – Jumlah penerima Bantuan Pangan (Banpang) di wilayah Madura meningkat signifikan pada alokasi Februari–Maret 2026 dibanding periode Oktober–November 2025.
Hal tersebut dipaparkan Pimpinan Bulog Kantor Cabang Madura Ahmad Rofii. Ia menjelaskan, total penerima bantuan di empat kabupaten mencapai 718.652 orang pada Februari–Maret 2026. Angka itu naik 301.190 penerima atau sekitar 72,15 persen dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat 417.462 penerima.
”Rinciannya, Kabupaten Bangkalan meningkat dari 94.224 menjadi 159.527 penerima, naik 65.303 atau 69,31 persen. Di Kabupaten Sampang naik dari 98.159 menjadi 205.406 penerima, bertambah 107.247 atau 109,26 persen,” ujar Rofii.
Di Kabupaten Pamekasan, lanjut dia, jumlah penerima bertambah dari 105.797 menjadi 152.923 (naik 47.126 atau 44,54 persen). Sementara Kabupaten Sumenep meningkat dari 119.282 menjadi 200.796 penerima (bertambah 81.514 atau 68,34 persen).
Pihaknya menginformasikan, penyaluran bantuan pangan 2026 akan segera dilaksanakan dan ditargetkan berlangsung pada Maret sebelum Hari Raya Idul Fitri.
“Rencananya bulan Maret ini sebelum Lebaran. Namun, waktu pelaksanaan masih menunggu penugasan resmi dari Badan Pangan Nasional (Bapanas),” ujar Rofii, Senin (2/3/2026).
Ia menjelaskan, penyaluran tahun 2026 untuk alokasi Februari–Maret akan dilakukan sekaligus untuk dua bulan.
”Setiap penerima akan memperoleh 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per alokasi. Dengan demikian, dalam satu kali penyaluran, penerima mendapatkan total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk dua bulan,” tuturnya.
Rofii menambahkan, jadwal teknis penyaluran akan dikoordinasikan kembali dengan Dinas Ketahanan Pangan di masing-masing kabupaten setelah penugasan resmi diterbitkan Bapanas.
Adapun persyaratan pengambilan bantuan, penerima wajib membawa KTP asli. Jika diwakilkan dalam satu kartu keluarga (KK), harus membawa KTP atau fotokopi KTP penerima yang diwakilkan, KTP pihak yang mewakili, serta KK.
”Untuk perwakilan beda KK, wajib membawa KTP atau fotokopi KTP penerima dan KTP pihak yang mewakili,” imbaunya.
Dengan peningkatan jumlah penerima tersebut, Bulog memastikan kesiapan stok dan distribusi agar bantuan dapat tersalurkan tepat waktu menjelang Lebaran.













