PAMEKASAN, MADURANET — Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah dan Tenaga Kerja (Diskop UKM dan Naker) Pamekasan merencanakan pelaksanaan job fair pada Juni 2026 mendatang.
Kepala Diskop UKM dan Naker Pamekasan Achmad Sjaifudin mengimbau perusahaan, termasuk perusahaan rokok di Pamekasan, untuk segera mendaftar sebagai peserta.
Imbauan itu disampaikan saat Silaturahmi Bupati Pamekasan dengan Pengusaha dalam rangka Kepedulian Sosial terhadap Masyarakat di Peringgitan Rumah Dinas Bupati, Kamis (22/1/2026).
Sjaifudin mengatakan, pihaknya menargetkan sekitar 30 hingga 50 perusahaan ikut ambil bagian dalam job fair tersebut.
Puluhan perusahaan itu, harap Sjaifufin, mampu membuka peluang kerja yang luas sekaligus menyerap sumber daya manusia (SDM) di Pamekasan.
“Pelaksanaan job fair tahun ini baru bisa kami lakukan setelah tahun 2025 lalu batal karena anggaran belum memadai, saat itu hanya sekitar Rp 50 juta,” kata Sjaifudin.
Ia menyebutkan, pada 2026 anggaran job fair meningkat menjadi sekitar Rp 100 juta dan dinilai cukup untuk pelaksanaan secara tatap muka.
“Dengan anggaran job fair tahun ini yang mengalami peningkatan, kami optimistis job fair bisa dilaksanakan secara langsung, atau tatap muka,” ujarnya.
Menurut Sjaifudin, job fair tatap muka penting agar perusahaan dapat bertemu langsung dengan para pencari kerja. Dengan begitu, lanjut dia, perusahaan bisa menilai kualitas, kompetensi, serta keseriusan pelamar sesuai kebutuhan.
Meski demikian, Diskop UKM dan Naker Pamekasan masih membahas teknis pelaksanaan, termasuk durasi dan lokasi kegiatan. Namun, ia menyebutkan idealnya job fair digelar minimal selama dua hari.
“Pelaksanaan secara tatap muka sudah pasti, hanya saja apakah nanti dilakukan di dalam gedung atau di luar gedung masih kami kaji di internal,” tambahnya.













