PAMEKASAN, MADURANET– Sebuah video berdurasi 1 menit 36 detik milik Haji Her viral di media sosial, setelah dirinya mengumumkan siap membeli tembakau milik petani dengan harga tinggi. Dalam video tersebut, ia meminta para petani tidak melepas hasil panennya jika ditawar dengan harga murah oleh tengkulak.
“Kalau tembakaunya ditawar murah, jangan dikasi. Jual ke saya nanti di tanggal 17 Agustus 2025,” ujar Haji Her.
Ia menegaskan akan langsung menyortir dan membayar tunai selama persediaan uangnya masih ada.
Haji Her mematok harga tembakau tegal atau sawah di kisaran Rp50.000–Rp65.000 per kilogram. Sementara untuk tembakau gunung, harganya berada di kisaran Rp50.000–Rp75.000 per kilogram.
“Kalau tembakau gunung kualitas super, harga bisa tembus Rp 80.000. Selama uang saya belum habis, saya akan beli semua tembakau petani,” tegasnya.
Namun, ia memberi catatan bahwa tembakau berkualitas rendah, misalnya rasa pahit atau tidak masuk grade, akan dibeli dengan harga di bawah Rp50.000 per kilogram.
Di akhir video, Haji Her mendoakan seluruh petani tembakau agar mendapatkan keuntungan besar di musim panen ini,
“mander pojureh kabbi (Bahasa Madura),“ pungkasnya.













