• Terkini
  • Trending
  • Semua

Warga di Pamekasan Setiap Hari Bingung Pertalite Akibat Pengiriman Lelet

2 minggu lalu

Alami Gangguan Jiwa Ibu Kandung Habisi Nyawa Anaknya

20 jam lalu

Bupati Pamekasan Mengajak Isi Kemerdekaan dengan Persatuan dalam Pembangunan

1 hari lalu
Setengah Merdeka

Setengah Merdeka

1 hari lalu

Inilah Daftar Harga Tembakau di Gudang Haji Her di Hari Pertama Buka

2 hari lalu
Teknologi di IBS PKMKK Berhasil Dorong Nalar Kritis Santri

Membuat Web Kebangsaan Jadi Cara Santri di Pamekasan Rayakan HUT ke-81 RI

2 hari lalu

Kukuhkan Paskibraka Pamekasan, Bupati Ingatkan Ancaman Lunturnya Nasionalisme

3 hari lalu

Bupati Pamekasan Kunjungi Warga Perbaiki Jalan Swadaya di Proppo

3 hari lalu
Pedagang Rela Antri  4 Hari Demi Jual Tembakau ke Bawang Mas

Pedagang Rela Antri  4 Hari Demi Jual Tembakau ke Bawang Mas

3 hari lalu

Warga Lawangan Daya Isap Sabu di Rumah Kosong

3 hari lalu

Berstatus Saksi Direktur CV Dzarrin Dipulangkan Usai Diperiksa Polres Pamekasan

4 hari lalu

Ketua DPRD dan Bupati Pamekasan Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo

4 hari lalu

Dua Kampung Nelayan Merah Putih di Pamekasan Mulai Dibangun

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Selasa, Agustus 18, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Ekonomi

Warga di Pamekasan Setiap Hari Bingung Pertalite Akibat Pengiriman Lelet

Kelangkaan Pertalite diduga dipicu keterlambatan distribusi dari Terminal BBM Tanjung Perak, Surabaya. Kondisi ini membuat biaya transportasi masyarakat meningkat.

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
3 Agustus 2026
in Ekonomi, Peristiwa
10 1
0

Sejumlah masyarakat beralih ke Pertamax dikarenakan lambatnya pengiriman Pertalite di Sejumlah SPBU.

0
SHARES
107
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mengalami kekosongan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite, Senin (3/8/2026). Akibatnya, pengendara roda dua maupun roda empat terpaksa kembali dan sebagian beralih ke Pertamax.

Pantauan di SPBU Pertamina 54.693.02 atau SPBU Asri di Jalan Trunojoyo, Pamekasan, sementara dispenser Pertalite tidak dapat melayani pembelian karena stok habis. Petugas SPBU, Zainal, mengatakan kekosongan bukan disebabkan berkurangnya kuota, melainkan keterlambatan distribusi dari Terminal BBM Tanjung Perak, Surabaya.

“Kuotanya tidak berkurang. Masalahnya hanya pengiriman yang sering terlambat,” kata Zainal.

Ia menjelaskan, sebelumnya pasokan Pertalite dikirim dari Terminal BBM Camplong, Kabupaten Sampang, sehingga distribusi lebih cepat karena jaraknya lebih dekat.

“Sekarang kiriman harus dari Perak, Surabaya. Tadi pagi memang ada kiriman, tetapi itu sebenarnya jadwal pengiriman hari Sabtu,” ujarnya.

Untuk alasan perubahan jalur distribusi tersebut, Zainal mengaku tidak tau menau hal yang terjadi. Menurutnya, saat masih distribusi dari Camplong Sampang, semuanya normal.

Kondisi itu dikeluhkan masyarakat. Yeni (37), warga Kelurahan Bugih, mengaku terpaksa membeli Pertamax setelah berkeliling ke sejumlah SPBU di kawasan Kota Pamekasan namun tidak menemukan Pertalite.

“Tidak adanya Pertalite ini sangat berat bagi kami karena menambah pengeluaran. Mau tidak mau saya isi Pertamax, masa motornya didorong,” ujarnya sambil tersenyum.

Menurut Yeni, sudah tiga hari terakhir dirinya kesulitan mendapatkan Pertalite.

“Tentu ini sangat berpengaruh bagi masyarakat menengah ke bawah. Kami berharap pemerintah segera mengatasi persoalan ini. Kalau bisa harga BBM juga kembali normal,” katanya.

Keluhan serupa disampaikan Hambali (50), warga Kecamatan Pademawu. Ia berharap distribusi Pertalite kembali lancar agar aktivitas ekonomi masyarakat tidak terganggu.

“Kami berharap pasokan kembali normal setiap hari supaya aktivitas masyarakat tidak tersendat. Kasihan masyarakat kecil, karena bahan bakar ini menjadi penunjang utama untuk mencari nafkah dan memenuhi kebutuhan sehari-hari,” tandas dia.

Tags: BBMEnergiKabupaten PamekasanKelangkaan BBMPemerintah kabupaten PamekasanPertalitePertamaxPertaminaSPBU
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version