SURABAYA, MADURANET – Sejumlah delegasi Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia PMII Pamekasan resmi dilantik dalam forum kepengurusan tingkat wilayah di Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII masa khidmat 2025-2027, Sabtu (14/2/2026).
Pelantikan berlangsung di Asrama Haji Surabaya dan dihadiri kader dari berbagai cabang se-Jawa Timur.
Adapun delegasi PC PMII Pamekasan yang dilantik yakni Homaidi, Mahalli Ardiyanto, Moh Nadir, Hendra, Ach Mulazim Kholil, Muhibb Mardhaqus, Ahmad Daifi Al Farrozi, Ali Topan, Abdurrahman Wahed, dan Abdurrahman.
Ketua PC PMII Pamekasan periode 2024–2025, Homaidi, mengatakan pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan momentum strategis untuk memperluas kontribusi kader bagi daerah.
“Semoga ini membawa nilai positif bagi Pamekasan ke depan,” ujar Homaidi.
Ia berharap kader yang mendapat amanah di tingkat wilayah mampu melahirkan pemikiran baru yang konstruktif demi kemajuan Pamekasan, baik dalam bidang sosial, pendidikan, maupun kebijakan publik.
“Harapannya, ada gagasan-gagasan segar yang lahir untuk kemajuan Pamekasan. Ini juga menjadi motivasi bagi seluruh kader PMII Pamekasan agar terus meningkatkan kapasitas diri,” katanya.
Menurut dia, kehadiran kader di struktur wilayah harus dimaknai sebagai ruang perjuangan yang lebih luas, bukan sekadar simbol representasi.
Homaidi menegaskan, kader PMII perlu tampil sebagai agen perubahan yang kritis terhadap persoalan daerah, termasuk isu kemiskinan, pendidikan, dan penguatan sumber daya manusia.
“Jangan sampai hanya bangga pada posisi. Yang lebih penting adalah bagaimana kader mampu memberi dampak nyata dan menjaga idealisme gerakan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, sinergi antara kader di tingkat cabang dan wilayah perlu diperkuat agar program organisasi selaras dengan kebutuhan masyarakat.
Ia menegaskan, pelantikan tersebut menjadi penanda bertambahnya peran kader PMII Pamekasan di level Jawa Timur, sekaligus tantangan untuk membuktikan kapasitas intelektual dan integritas gerakan di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.













