PAMEKASAN, MADURANET – Lubang parah di Jalan Raya Larangan Tokol, dekat gerbang selamat datang Kabupaten Pamekasan, mulai diperbaiki setelah diketahui dipicu kebocoran pipa air milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jaya.
Direktur PDAM Tirta Jaya Pamekasan Syamsul Arifin mengatakan, pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan masyarakat terkait aspal ambles di lokasi tersebut.
“Kami menerima laporan kemarin dan langsung kami tindak lanjuti,” kata Syamsul, Rabu (4/2/2026).
Ia membenarkan, kerusakan badan jalan disebabkan pipa PDAM yang bocor di bawah permukaan aspal. Kebocoran itu membuat tanah terkikis sehingga jalan berlubang.
“Di sana ada jalan berlubang yang disebabkan oleh bocornya pipa PDAM,” ujarnya.
Menurut dia, proses penanganan sempat membutuhkan waktu karena harus menyiapkan material dan perbaikan lapisan aspal.
Namun, perbaikan dilakukan pada Rabu pagi, mencakup pembenahan pipa sekaligus penambalan jalan.
“Kami tadi pagi langsung melakukan perbaikan terhadap pipa dan aspalnya,” kata Syamsul.
PDAM juga mengimbau warga segera melapor jika menemukan kebocoran jaringan air agar kerusakan tidak meluas dan membahayakan pengguna jalan.
“Kami berharap masyarakat segera melapor jika ada kerusakan pipa PDAM, supaya bisa cepat kami tangani,” ucapnya.
Sebelumnya, lubang di ruas tersebut dikeluhkan warga karena telah menyebabkan sejumlah pengendara terjatuh, terutama pada malam hari.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Pamekasan Trigunawan menambahkan, ruas Larangan Tokol berstatus jalan nasional sehingga kewenangan utamanya berada di pemerintah pusat.













