• Terkini
  • Trending
  • Semua
Minuman Beralkohol di Pamekasan Akan Dilegalkan

2 Tahun Baddrud-Raja’e, Pelayanan RSUD Smart Semakin Mengecewakan

6 tahun lalu

Dua SD di Pamekasan Raih Program Nasional Kemendikdasmen

4 jam lalu

AJP Gagas Pamekasan Cari Indentitas

20 jam lalu

Semua Fraksi DPRD Pamekasan Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025

22 jam lalu

Harapan Hidup Sutiyama dalam Anyaman Selembar Tikar

1 hari lalu

Sumur Bor Pertanian di Pamekasan Keluarkan Gas hingga Semburkan Api saat Disulut Korek

2 hari lalu

15.000 Masyarakat Tutup Rangkaian Harkopnas ke-79 Jatim di Pamekasan

2 hari lalu

Tersangka Kasus Investasi Bodong BRI Pamekasan Rp 7,8 Miliar Diciduk Polisi

2 hari lalu

Dekopinda Persiapkan Kedatangan Gubernur dan Wagub Jatim di Penutupan Harkopnas

3 hari lalu

Bupati Kholilurrahman dan Achmad Syafii Bernostalgia di HUT Ke-85 SMPN 1 Pamekasan

3 hari lalu

DKP Pamekasan Bentuk Ruang Baru Seniman dan Generasi Z Berkarya

4 hari lalu

Menteri Koperasi Dorong Pembangunan SPBUN di Pamekasan, Pemkab Siap Permudah Perizinan

4 hari lalu

Bazar Harkopnas Jatim di Pamekasan Jadi Ajang Promosi Identitas Gebang Salam. 

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Selasa, Juli 28, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa

2 Tahun Baddrud-Raja’e, Pelayanan RSUD Smart Semakin Mengecewakan

Penyakit pasien disepelekan dan pelayanannya sangat buruk di RSUD Smart Pamekasan

oleh Hasbi Amrullah
25 September 2020
in Peristiwa
45 1
0
Minuman Beralkohol di Pamekasan Akan Dilegalkan
0
SHARES
457
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Memasuki tahun ke-3 pemerintahan Baddrud Tamam-Raja’e, pelayanan kesehatan di RSUD Smart Pamekasan semakin mengecewakan. Buktinya, pasien yang hendak dirawat, tidak mendapatkan pelayanan dengan baik. Bahkan penyakit pasien disepelekan.

Kejadian ini dialami oleh Al Anwari, anggota DPRD Pamekasan. Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, datang ke rumah sakit pada Kamis (24/9/2020) hendak memeriksa anaknya yang sedang demam tinggi. Sudah 5 hari, demam anaknya tidak turun.

Saat tiba di rumah sakit, anak Al Anwari langsung diperiksa oleh petugas di ruang UGD. Namun ada kendala administrasi BPJS. Keanggotaan BPJS anak Al Anwari diketahui invalid. Al Anwari mencoba menghubungi Direktur RSUD Smarta Pamekasan untuk membantu mengurus kartu BPJS. Namun pihak rumah sakit, tidak bisa menyelesaikan masalah kartu BPJS anak Al Anawari.

Urusan BPJS kelas, setelah Al Anwari meminta bantuan kepada staf sekretariat DPRD Pamekasan.

Selama menunggu proses BPJS selesai, anak Al Anwari hanya diperiksa tensi darahnya dan diperiksa suhu tubuhnya. Setelah diperiksa, 1 jam lebih tidak ada tindakan lebih lanjut dari petugas rumah sakit.

Lamanya waktu menunggu itu, Al Anwari mulai kesal. Kekesalan itu semakin bertambah, ketika ada staf rumah sakit yang menyepelekan penyakit anaknya.

“Masak cuma penyakit seperti ini dibawa ke sini (rumah sakit),” ujar Al Anwari, seperti ditulis di akun facebooknya, Jumat (25/9/2020).

Kekesalannya memuncak ketika pelayanan rumah sakit semakin memburuk. Tanpa menunggu hasil tes darah yang sudah diambil sampelnya, Al Anwari pergi meninggalkan rumah sakit. Ia semakin kawatir kondisi anaknya, karena sudah lima malam tensi panasnya tidak turun.

Al Anwari kemudian memilih berobat ke salah satu dokter di Kabupaten Sumenep. Di Sumenep, anak Al Anwari divonis mengalami tipus campur demam.

“Kalau orang seperti saya diperlakukan seperti itu, bagaimana dengan petani dan orang miskin,” terang Al Anwari.

Kejadian seperti ini, ternyata banyak dialami oleh warga Pamekasan lainnya. Berbagai testimoni ditulis oleh sahabat-sahabat Al Anwari di kolom komentar akun facebooknya. Salah satunya Zuyyinah. Aktivis perempuan ini juga mengaku kecewa ketika hendak merawat anaknya di RSUD Smart. Karena tidak profesional, Zuyyinah kemudian memilih pindah ke rumah sakit swasta.

Menurut Zuyyinah, seharusnya Pemkab Pamekasan profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Apalagi yang akan dilayani adalah orang sakit dan keluarganya. Orang-orang yang tidak profesional, jangan tempatkan di pelayanan publik.

“Bupati dan wakilnya harus tegas menyikapi persoalan ini. Sudah tahun ketiga memimpin Pamekasan, jangan sampai pelayanan semakin memburuk. Saya merasakan sendiri bagaimana buruknya pelayanan di RSUD Smart Pamekasan,” kata Zuyyinah.

Al Anwari, dalam waktu dekat akan berembuk dengan komisi IV DPRD Pameaksan yang yang menjadi mitra RSUD Smart Pamekasan, untuk segera memanggil direktur rumah sakit.

Tags: Al Anwaribaddrud TamamBupati PamekasanDPRD PamekasanPamekasan HebatPKS
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Hasbi Amrullah

Hasbi Amrullah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version