• Terkini
  • Trending
  • Semua
Pandangan Rektor IAIN Madura Tentang Kemiskinan di Madura

Pandangan Rektor IAIN Madura Tentang Kemiskinan di Madura

6 tahun lalu
Gubernur Khofifah Borong Produk Unggulan Koperasi IKAFA di Pamekasan

Gubernur Khofifah Borong Produk Unggulan Koperasi IKAFA di Pamekasan

2 jam lalu

Menkop: Pedagang Sate hingga Konten Kreator Bisa Bentuk Koperasi

3 jam lalu

Menteri Koperasi Akan Jadikan KDKMP Pusat Penyaluran Program Pemerintah

17 jam lalu

Pamekasan Sukses Gelar Puncak Harkop Jatim Ke-79

20 jam lalu
Panitia Harkopnas Jatim Kekurangan Dana Haji Her Sumbang Rp 465 Juta

Panitia Harkopnas Jatim Kekurangan Dana Haji Her Sumbang Rp 465 Juta

23 jam lalu

Sarasehan Harkopnas di Pamekasan Soroti Masa Depan Koperasi

2 hari lalu

Warga Palengaan Tolak Pembangunan Indomaret

2 hari lalu

Pasar Murah ke-84 Digelar di Pamekasan, Khofifah Jual Sembako di Bawah Harga Pasar untuk Tekan Inflasi

2 hari lalu

Pemkab Pamekasan Rampungkan Penyusunan BPP Tembakau 2026, Biaya Produksi Dipastikan Naik

2 hari lalu
Ilustrasi Gemini Pinterest.

Kasus Pemerkosaan Anak di Pulau Raas Sumenep Mandeg Keluarga Korban Resah

5 hari lalu

Puluhan ASN, TNI, dan Petugas Pasar Bersihkan Pasar 17 Agustus Pamekasan

5 hari lalu

MBG Running Kembali Harga Sayur Meroket

5 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Rabu, Juli 22, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Pendidikan

Pandangan Rektor IAIN Madura Tentang Kemiskinan di Madura

Diperlukan sinergitas pemerintah dengan perguruan tinggi dalam meningkatkan indeks pembangunan manusia Madura

oleh Hasbi Amrullah
2 Maret 2020
in Pendidikan, Peristiwa
32 0
0
Pandangan Rektor IAIN Madura Tentang Kemiskinan di Madura

Rektor IAIN Madura Dr. Mohammad Kosim mengajak pemerintah agar bersinergi dalam meningkatkan IPM Madura.

77
SHARES
324
VIEWS

MADURANET – Empat kabupaten di Madura masih berada dalam ranking 10 besar daerah termiskin di Madura. Kabupaten Sampang berada di posisi teratas, disusul Kabupaten Sumenep di posisi kedua, di posisi ketiga ditempati Kabupaten Bangkalan dan di posisi ketujuh ditempati Kabupaten Pamekasan. Posisi kemiskinan tersebut, erat kaitannya dengan indeks pembangunan manusia (IPM) yang unsur-unsur terdiri dari pendidikan, kesehatan dan ekonomi.

Berdasarkan catatan BPS Jawa Timur tahun 2018, IPM kabupaten Sampang 61, Sumenep 65,25, Bangkalan 62,87 dan Pamekasan 65,41.

Dalam upaya peningkatan IPM ini, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam hal peningkatan SDM dan pemberdayaan masyarakat. Mulai tahun 2019 kemarin, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah menggandeng 16 perguruan tinggi untuk melakukan pendampingan daerah yang sangat rentan kemiskinannya.

Di antara 16 perguruan tinggi yang terlibat dalam kerjasama tersebut, yakni Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura.

Rektor IAIN Madura, Dr. Mohammad Kosim menuturkan, sejak tahun 2019 kemarin, mahasiswa IAIN Madura terlah turun ke lapangan bersama dengan 15 perguruan tinggi lainnya. Lokasinya di Kabupaten Sampang yang berada di sekitar kali kemuning, dimana masyarakat di daerah tersebut menjadi korban langganan banjir.

“Tahun ini, mahasiswa IAIN Madura, sudah dipercaya oleh Gubernur Jawa Timur untuk menjadi pendamping pemberdayaan masyarakat miskin di Pamekasan,” ujar Mohammad Kosim, saat ditemui di ruang kerjanya Senin (2/3/2020).

Kosim menambahkan, dana yang akan digunakan dalam kegiatan tersebut bersumber dari APBD Provinsi Jawa Timur dan APBN. Bentuk pemberdayaannya tinggal menunggu konfirmasi selanjutnya dari Pemprov Jawa Timur.

Kosim menambahkan, kemiskinan di Madura, khususnya di Pamekasan, harus menjadi keprihatinan semua pihak karena berkaitan dengan rendahnya tingkat pendidikan, ekonomi dan kesehatan.

“Kemiskinan mestinya jadi perhatian daerah. Jika dibiarkan, mustahil Madura bisa keluar dari ranking 10 besar daerah termiskin,” ungkap Kosim.

Mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ini menuturkan, seluruh pemerintah saat ini tentunya tidak diam dan sudah melakukan upaya-upaya. Namun, daerah-daerah lain juga melakukan hal yang sama. Bedanya, mereka lebih cepat melakukan pembangunan.

“Jika daerah lain lebih cepat, harusnya di Madura jangan lambat pembangunannya jika ingin berada di bawah standar kemiskinan nasional. Perlu semangat besar untuk melewati daerah lain,” tandanya.

Kosim berharap, pemerintah daerah bersinergi dengan lembaga-lembaga terkait untuk bisa menaikkan grade IPM di Madura, termasuk bersinergi dengan beberapa perguruan tinggi.

Tags: Bangkalangubernur Jawa TimurIAIN MaduraKemiskinanMaduraPamekasanPamekasan Hebatpemberdayaan masyarakatRektorSampangSumenep
Share77TweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Hasbi Amrullah

Hasbi Amrullah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version