• Terkini
  • Trending
  • Semua
Seniman Musik di Pamekasan Menuntut Kebebasan Berkreasi

Seniman Musik di Pamekasan Menuntut Kebebasan Berkreasi

6 tahun lalu
Jelang Kepulangan Jemaah Haji Pamekasan Ada yang Meninggal Dunia

Jelang Kepulangan Jemaah Haji Pamekasan Ada yang Meninggal Dunia

3 jam lalu
Harga Garam Naik 400 Ribu Tapi Petani Rugi

Petani Garam Minta HPP Garam Rp 1.700 Per Kilo

6 jam lalu

Bupati Sebut Pamekasan Economic Fest Jadi Model Kolaborasi Penggerak Ekonomi Masyarakat

10 jam lalu

Penyaluran Bantuan Pangan di Sumenep Capai 39,73 Persen, Bulog Kejar Sisa Target 200 Ribu Penerima

15 jam lalu

Pamekasan Raih Penghargaan dari BKN Terkait Digitalisasi Sistem Merit ASN

1 hari lalu

Bupati Pamekasan Akan Ajukan Perda Halal-Tourism

2 hari lalu

Pamekasan Targetkan Produksi Tembakau Berkualitas di Musim 2026

2 hari lalu

Bupati Pamekasan Dorong Pantai Jumiang Jadi Destinasi Wisata Halal dan Penggerak Ekonomi Masyarakat

2 hari lalu

Harga Beras dan Minyak Goreng di Pasar Kolpajung Ditemukan HET

3 hari lalu

Sebanyak 1.174 KK di Desa Ambat Tlanakan Terima Bantuan Pangan Bulog

3 hari lalu

Bupati Pamekasan Optimistis Persepam Melaju Mulus di Liga 4

4 hari lalu

Tundukkan Persipuncak Persepam Kokoh di Puncak Grup O Liga 4 Piala Presiden

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Rabu, Juni 10, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Hukum

Seniman Musik di Pamekasan Menuntut Kebebasan Berkreasi

Musisi dan seniman musik di Pamekasan merasa dibatasi kreativitasnya. Tampil di sebuah cafe dianggap kurang sopan dan melanggar aturan dan norma agama dan sosial. Mereka menuntut kebebasan.

oleh Hasbi Amrullah
17 Januari 2020
in Hukum, Peristiwa
13 2
0
Seniman Musik di Pamekasan Menuntut Kebebasan Berkreasi
0
SHARES
145
VIEWS

MADURANET – Puluhan seniman musik Kabupaten Pamekasan berunjuk rasa di depan kantor DPRD Pamekasan, Jawa Timur, Kamis (16/1/2020) pagi. Sebuah tenda mini lengkap dengan berbagai macam alat musik, dipersiapkan mereka untuk membuat panggung musik terbuka. Pasalnya, selama ini kreativitas mereka dibatasi dengan aturan-aturan yang dianggap tidak berpihak kepada seniman musik.

Para musisi perempuan kompak menggunakan kaos berwarna hitam. Mereka tampil dengan mengenakan hijab. Dengan bergantian, mereka bernyanyi berbagai genre musik, seperti rock, dangdut dan pop dan lagu tradisional Madura.

Selvie Talita, salah satu penyanyi panggung menyampaikan, sudah ada tiga kali jadwal manggung di Pamekasan yang digagalkan oleh Pemkab Pamekasan dan Polres Pamekasan. Alasannya karena tidak mendapat izin keramaian. Padahal, undangan manggung itu  sudah terjadwal sejak lama, tiba-tiba dibatalkan.

“Banyak jadwal konser musik yang digagalkan secara mendadak. Alasannya karena tidak ada ijin keramaian dan alasan yang tidak masuk akal lainnya,” ujar Selvie Talita.

Selvie mengaku risih ketika pentas musik selalu dikaitkan dengan kemaksiatan. Padahal, dirinya sudah mengikuti aturan tidak boleh berpakaian vulgar, menutup aurat dan tidak menampilkan goyangan yang dianggap erotis. Namun tetap saja pentas musik dilarang. Bahkan ada ancaman pembubaran dari Ormas yang mengaku perwakilan Islam dengan seragam putih-putih.

Indra Lesmana, perwakilan musisi cafe Pamekasan mengatakan, kreativitas anak-anak muda di Pamekasan perlahan dibunuh. Padahal anak-anak muda yang manggung di cafe-cafe tidak melanggar aturan, tidak tawuran, tidak minun-minuman beralkohol. Namun masih saja ada pelarangan karena dianggap melanggar aturan, norma susila dan sebagainya.

“Kami minta Bupati Pamekasan tegas dan melindungi kreativitas anak muda. Musik yang dilarang itu apanya? Kalau dianggap maksiat, biar kami yang bertanggung jawab di akhirat kepada tuhan kami,” ungkap Indra.

Indra juga meminta agar Perda nomor 2 tahun 2019 tentang penyelenggaraan hiburan dan rekreasi betul-betul disosialisasikan kepada masyarakat dan seniman musik di Pamekasan. Sebab, selama ini pemerintah secara otoriter memberangus kreativitas musisi dengan larangan-larangan yang tidak didasarkan kepada aturan, tetapi karena tekanan ormas-ormas yang sering teriak-teriak maksiat dan kafir.

Totok Hartono, Sekretaris Daerah Kabupaten Pamekasan yang mewakili Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saat menemui demonstran menjelaskan, selama ini jika pentas hiburan sudah memenuhi aturan dan persyaratan tidak pernah ditolak ijinnya. Oleh sebab itu, semua kegiatan hiburan tetap mengacu kepada Perda dan aturan lainnya yang berlaku di kepolisian.

“Kami tetap mendukung kreativitas musisi Pamekasan. Kami memastikan bahwa tidak ada intervensi dari pihak manapun,” terang Totok Hartono.

Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan, Moh. Sahur menjelaskan, segala kegiatan hiburan yang berkaitan dengan tontonan umum harus mengikuti Perda dan prosedur perijinan yang berlaku di kepolisian. Jika tidak puas dengan Perda nomor 2 tahun 2019, pihaknya siap menerima masyarakat untuk berdiskusi untuk menjelaskan detil Perda tersebut.

“Kira-kira di mana saja pasal yang dianggap debtable kami siap untuk berdiskusi. Tapi untuk saat ini, Perda yang ada ini harus diikuti,” terang Moh. Sahur.

Tags: anak mudakreativitasmusikMusisiPamekasanPamekasan Hebat
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Hasbi Amrullah

Hasbi Amrullah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version