• Terkini
  • Trending
  • Semua

Lomba Permainan Pesapean dan Enggrang Menambah Semarak Hari Pamekasan ke-495

7 bulan lalu

Bupati Pamekasan Optimistis Persepam Melaju Mulus di Liga 4

12 jam lalu

Tundukkan Persipuncak Persepam Kokoh di Puncak Grup O Liga 4 Piala Presiden

15 jam lalu

Korwil MBG Pamekasan Ingin Tuduhan Negatif Kepadanya Diproses Hukum Tuntas

16 jam lalu

Akademisi Soroti Rencana Pengembangan Proyek Lapangan Gas Paus Biru

18 jam lalu

Potensi Energi Melimpah, Madura Masih Dihadapkan pada Tantangan SDM dan Kesejahteraan

22 jam lalu

Pamekasan Tanam 370 Pohon di Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia 2026

2 hari lalu

Bea Cukai Sarankan Pengusaha Dalami Data terkait Tuntutan Tarif SKM III Khusus Madura

3 hari lalu

PT. POMI Paiton Dorong IBS PKMKK Kembangkan Ekonomi Sirkular Berbasis Kearifan Lokal

3 hari lalu

Tabrakan Dua Motor di Desa Trasak Pamekasan Tewaskan Dua Pemuda

3 hari lalu

Persepam Kunci Tiket 32 Besar Liga 4 Nasional Usai Tundukkan Persak Kebumen

3 hari lalu

Pengusaha Tembakau dan Rokok Madura Ingin Cukai SKM Golongan Tiga hanya di Madura Saja

4 hari lalu

Pemkab dan Pengusaha Rokok Pamekasan Rencana ke Jakarta Respon Pemberlakuan Cukai Kelas III

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Minggu, Juni 7, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Budaya

Lomba Permainan Pesapean dan Enggrang Menambah Semarak Hari Pamekasan ke-495

Enggrang dan Karapan Sapi Mini meriahkan hari jadi Pamekasan

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
1 November 2025
in Budaya
12 1
0

Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan memulai strat Karapan Sapi Mini di hari jadi Pamekasan ke 495.

0
SHARES
127
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET — Suasana Lapangan Nagara Bhakti tampak cerah meski awan mendung menggantung. Namun, semangat ratusan pelajar SMP/MTs yang memeriahkan lomba olahraga tradisional tak surut.

Para siswa berlarian, meniti enggrang, dan bersorak menyambut jalannya karapan sapi mini, bagian dari rangkaian Hari Jadi Pamekasan ke-495 yang digelar Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar), Sabtu (1/11/2025).

Bupati Pamekasan Kholilurrahman dan Wakil Bupati Sukrianto hadir menyaksikan jalannya perlombaan. Keduanya terlihat menikmati antusiasme peserta. Bupati tampak ikut menonton keseruan pelajar meniti bambu dan memacu sapi mini.

“Enggrang dan karapan sapi bukan sekadar permainan. Ini adalah jati diri Madura,” ujar Bupati di hadapan peserta saat sambutan.

Menurut dia, kegiatan itu bukan sekadar hiburan, melainkan upaya serius merawat kearifan lokal agar tetap hidup di tengah derasnya arus digitalisasi.

Enggrang, katanya, mengajarkan keseimbangan dan ketekunan, sementara karapan sapi menanamkan sportivitas dan keberanian.

“Generasi Z dan Alpha dekat dengan teknologi, tetapi juga memikul tanggung jawab menjaga akar budaya,” katanya.

Kepala Disporapar Pamekasan Fathorrachman, turut hadir mendampingi Bupati dan Wakil Bupati. Sejumlah guru olahraga dari berbagai SMP di Pamekasan tampak mendampingi siswa mereka.

Suasana hangat terasa saat beberapa siswa jatuh-bangun meniti enggrang di atas lintasan. Sorak-sorai pelajar lain dan tepukan tangan penonton membuat jalannya lomba kian meriah.

Guru olahraga SMPN 8 Pamekasan, Fani Reza Safrijal, menyebut kegiatan ini penting bagi perkembangan karakter pelajar.

“Banyak pelajar sekarang lebih fokus pada gim daring. Kecerdasan sosial dan gotong royong mulai berkurang,” katanya.

Ia berpendapat, agenda seperti ini perlu dilestarikan agar anak-anak berkembang secara positif, tidak tergantung terhadap gadget.

“Menang atau kalah hal biasa. Yang terpenting adalah nilai, persahabatan, dan pengalaman yang kalian dapatkan,” kata Fani.

Pihaknya berharap kegiatan serupa menjadi agenda tahunan agar pelestarian budaya berjalan berdampingan dengan pembangunan sumber daya manusia.

“Upaya menjaga warisan budaya bukan hanya soal nostalgia, tetapi juga membangun masa depan yang berakar kuat,” Pungkasnya.

Lomba olahraga tradisional ini diikuti oleh sekolah menengah pertama se-Kabupaten Pamekasan, termasuk diantaranya Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 29 Pamekasan.

Tags: Bupati KholilurrahmanDisporapar PamekasanHari Jadi Pamekasan ke-495SRMP 29 Pamekasan
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version