PAMEKASAN, MADURANET – Pemerintah Kabupaten Pamekasan resmi mengumumkan para pemenang Gebyar Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ), Musabaqah Qiraatul Kutub (MQK), dan Musabaqah Hifdzi Alfiyah Ibnu Malik (MHA) yang digelar pada 11-14 November 2025 sebagai bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-495 Pamekasan.
Pengumuman dan penyerahan hadiah dilaksanakan pada pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) VI MUI Pamekasan, Minggu (16/11/2025), di Mandhapa Aghung Ronggosukowati. Ajang kompetisi keagamaan ini mendapat antusias tinggi dari masyarakat, terutama dari kalangan pesantren.
Bupati Pamekasan Kholilurrahman menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan berharap kegiatan tersebut terus menjadi ruang pembinaan generasi muda dalam tradisi ilmu dan religiusitas.
“MHQ, MQK, dan MHA bukan sekadar lomba. Ini adalah upaya membentuk pribadi berakhlak dan berilmu, serta menjaga tradisi keilmuan yang diwariskan para ulama,” ujar Bupati.
Dalam acara tersebut, Bupati Pamekasan juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang secara lansung. Nama-nama pemenang antara lain:
Lomba MHQ 15 Juz, juara pertama atas nama A Ulwan Hafiz Zaini delegasi PP. Darul Ulum Banyuanyar dengan perolehan nilai 94. Muhammad Nubail Wafdan delegasi PP. Mambaul Ulum Bata-Bata menempati posisi kedua dengan perolehan nilai 80, dan Fawaid asal SMA Tahfidz Darul Ulum Banyuanyar di posisi ketiga dengan nilai 60,5.
Untuk ketegiri MHQ 30 Juz, Raihan Haqqian Maulana dari PP. Darul Ulum Banyuanyar menjadi pemenang pertama dengan nilai 86. Posisi kedua diraih oleh Ach. Mahbub Ali delegasi PP. Nurus Salam Saba Tambak dengan nilai 82. Sedangkan juara ketiga di raih oleh Tohe santri asal PP. Ad-Dirasat Al-Quraniyah dengan nilai 73.
Dalam lomba MQK Fathul Qorib, juara pertama di raih santri asal PP. Sumber Baru Al-Falah dengan nilai 88 atas nama Naylatur Rif’ah. Posisi kedua diraih oleh Mohammad Taufiqul Hakim delegasi LPI Al-Hamidy Banyuanyar dengan nilai 86. Juara ketiga Ach. Zainur Rohman asal Misdad UD dengan nilai 85.
Di ajang MQK Kifayatul Akhyar, juara pertama diraih oleh Moh. Tahir asal PP. Mambaul Ulum Bata-Bata dengan nilai 86. M. Nur Hidayatullah diposisi kedua asal PP. Miftahul Ulum Kebun Baru dengan nilai 84,5. Juara ketiga Moh. Ilzamuddin Taufik asal LPI Al-Hamidy Banyuanyar dengan nilai 82,5.
Sedangkan dalam lomba MHA Alfiyah Ibnu Malik, juara pertama atas nama Moh. Yazid Alfi Mubarok delegasi PP. Mambaul Ulum Bata-Bata dengan poin 95. Posisi kedua diraih Misbahul Munir Zubairi asal PP. Mambaul Ulum Bata-Bata dengan poin 94, dan Darul Hikmah asal PP. Miftahul Ulum Karang Manggis menempati posisi ketiga dengan poin 93.
Ajang kompetisi ini diikuti oleh sejumlah pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan dari berbagai kecamatan di Pamekasan. Tahun ini, pesantren Darul Ulum Banyuanyar dan Mambaul Ulum Bata-Bata tampil dominan dengan menempatkan wakilnya di posisi juara pada hampir semua kategori.
Bupati Kholil berharap, kegiatan bernuansa keilmuan tersebut dapat terus berkembang dan menjadi wadah mencetak generasi Qur’ani sekaligus melestarikan tradisi intelektual Islam di Madura.













