PAMEKASAN, MADURANET – Presiden Direktur PT Bawang Mas Grup, Haji Khairul Umam atau akrab disapa Haji Her, kembali meraih penghargaan. Beberapa hari sebelumnya, Haji Her meraih penghargaan dalam CNN Indonesia Awards 2025 untuk kategori Outstanding Contribustion to Transforming Lives Through Philanthropy and Grassroots Empoerment di Jakarta.
Dari Detik Jatim, Haji Her menerima Anugerah Figur Akselerator Kemajuan Kategori Penggerak Tembakau Lokal. Di tahun 2024, Haji Her juga meraih anugerah kategori akselerator kemajuan kategori dedikasi pengembangan komoditas tembakau dan cengkeh berkat berbagai sepak terjangnya dalam menyejahterakan petani tembakau.
Penghargaan yang dihelat pada Rabu (5/11/2025) di Grand Mercure Malang Mirama, Kota Malang, Jawa Timur ini, diterima oleh Direktur PT Bawang Mas Center (BMC) Abdullah, mewakili Haji Khairul Umam.
Penilaian Detik, kepemimpinan dan kiprah Haji Her melalui Paguyuban Pelopor Petani dan Pedagang Tembakau se-Madura (P4TM) dan perusahaan yang dinaunginya PT Bawang Mas Grup, telah berhasil menghadirkan sistem perdagangan tembakau yang lebih adil dan berkeadilan bagi para petani Madura.
Haji Her menerapkan model bisnis yang secara fundamental mengubah dinamika pasar lokal. Haji Her membeli tembakau langsung dari para petani dengan harga yang pantas. Tindakan ini adalah bentuk pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan, bukan sekadar aksi filantropi temporer.
Haji Her berhasil memotong peran tengkulak sehingga dapat memberikan keuntungan finansial langsung kepada petani dan mampu menciptakan sistem pasar yang lebih adil dan transparan. Gerakan ini telah memberikan kontribusi besar daripada sekadar donasi kepada petani dan masyarakat. Gerakan ini sekaligus menjadi solusi struktural yang secara langsung meningkatkan kesejahteraan jutaan petani di Madura dan keluarga mereka.
“Sangat bangga bisa dipercaya memperoleh penghargaan ini. Mudah-mudahan penghargaan ini menjadi bahan lebih baik dan untuk memajukan dan menggerakkan industri tembakau lokal dan kinerja petani tembakau di Madura ke depa,” ujar Abdullah.
Seleksi penerima dilakukan melalui tahapan khusus oleh dewan redaksi detikcom dan detikJatim, dengan memperhatikan kriteria inovasi, kreativitas, inspiratif, dampak bagi masyarakat, dan keaktifan di bidang masing-masing.













