PAMEKASAN, MADURANET – Program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan bernama Cangkru’an Tera’ Bulan mulai digelar. Kegiatan ini pertama kali dilaksanakan di Kelurahan Kangenan, Kecamatan Pamekasan, Rabu (14/5/2025) mala.
Program ini diisi dengan kegiatan dialog bersama antara Bupati dan Wakil Bupati, bersama dengan forum RT dan RW, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan seperti Ansor dan Karang Taruna.
Bupati Kholilurrahman dalam sambutannya menjelaskan, suasana keakraban antar pelayan masyarakat perlu diciptakan. Hal itu untuk melahirkan kenyamanan dalam bekerja dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, dalam melayani masyarakat, dibutuhkan rasa keikhlasan sehingga segala pekerjaan tidak akan terasa berat.
“Kalau mind set kita dalam membangun ini iklhas, maka tidak akan ada masalah yang berat. Semuanya akan terasa ringan,” ujarnya.
Pengasuh Pondok Pesantren Matsaratul Huda Panempan ini menambahkan, pekerjaan yang melekat kepada pelayan masyarakat jangan dianggap sebagai beban. Namun, pekerjaan tersebut hendaknya dianggap sebagai kewajiban dan tanggungjawab. Dengan demikian, pelayan masyarakat akan semangat untuk mewujudkan pembangunan yang maju.

“Apalah arti seorang Bupati dan Wabup jika hanya bekerja sendirian. Maka semua pejabat mulai dari tingkat paling atas dan paling bawah, harus bersama-sama bekerja untuk pembangunan Pamekasan,” imbuhnya.
Pembangunan di Pamekasan, ungkapnya, tahun ini sedang dalam keadaan berat karena efisiensi anggaran dan defisit yang besar. Dengan demikian, banyak program prioritas Bupati dan Wakil Bupati saat ini yang belum mendapatkan anggaran. Namun, dengan kondisi demikian, diharapkan semua pejabat tetap semangat dan tidak mengeluh.
“Jika kita dihadapan kepada persoalan rumit, banyak hambatan kemudian menemukan solusinya, maka kita akan tumbuh dewasa dan kuat dalam mengahadapi masalah-masalah lainnya,” ungkapnya.













