PAMEKASAN, MADURANET – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Kolpajung, Kabupaten Pamekasan, terpantau masih stabil dan sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Berdasarkan hasil monitoring Satgas Pangan bersama Bulog Kantor Cabang Madura Ahad (7/6/2026), harga beras premium berada pada kisaran Rp 14.500 hingga Rp 14.600 per kilogram. Sementara minyak goreng Minyakita dijual seharga Rp 15.700 per liter atau masih sesuai dengan HET yang berlaku.
Pemimpin Bulog Cabang Madura, Ahmad Rofi’i, mengatakan hasil pemantauan menunjukkan harga beras maupun minyak goreng di tingkat pedagang masih terkendali.
“Hari ini kami melihat langsung dinamika harga di tingkat hilir. Fokus utama kami memastikan masyarakat mendapatkan minyak dan beras, baik beras SPHP maupun premium, dengan harga yang wajar dan pasokan yang tidak terputus,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (8/6/2026).
Ia melanjutkan, harga beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dijual dengan harga Rp 60.000 hingga Rp 62.500 per sak, tergantung ukuran dan kondisi distribusi di tingkat pedagang.
“Kondisi tersebut menunjukkan belum adanya lonjakan harga yang signifikan pada komoditas pangan utama yang menjadi kebutuhan masyarakat sehari-hari, ucapnya.
Selain harga yang relatif stabil, papar Rofi’i, ketersediaan stok beras di pasar juga masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan konsumen.
Dalam pemantauan tersebut, petugas juga berdialog dengan sejumlah pedagang dan pembeli untuk mengetahui perkembangan harga sekaligus memastikan tidak ada kendala distribusi yang berpotensi memicu kenaikan harga.
Sejumlah pedagang mengaku pasokan beras masih lancar sehingga harga dapat dipertahankan pada level yang relatif stabil. Kondisi ini dinilai penting untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan pangan rumah tangga.
Sementara itu, Rofi’i jiga mengimbau masyarakat agar tetap berbelanja sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Pasalnya, ketersediaan stok beras dan minyak goreng di pasaran masih dalam kondisi aman sehingga tidak ada alasan untuk melakukan panic buying.
“Dengan harga yang masih berada dalam kisaran HET dan stok yang tersedia, pasar bahan pokok di Pamekasan hingga saat ini dinilai masih berada dalam kondisi terkendali,” pungkasnya.













