• Terkini
  • Trending
  • Semua

Ayah Bayi Pengidap Infeksi Paru Sudah Diingatkan Agar Segera Urus BPJS Kesehatan

3 bulan lalu

Pemkab Pamekasan Cari Investor Kembangkan Sejumlah Destinasi Wisata

3 jam lalu

Guru Honorer di Pamekasan Masih Dibayangi Ketidakpastian, Disdik Pastikan Pendataan Dapodik Sudah Tuntas

1 hari lalu

Gerakan Indonesia Asri di Pamekasan Diikuti Berbagai Instansi dan Pelajar

1 hari lalu
Jualan Sabu di Warung Warga Sampang Diciduk Satresnarkoba Pamekasan

Ayah di Pamekasan Serahkan Anaknya Kecanduan Narkoba ke Polisi

2 hari lalu

27 Orang di Sampang Terlibat Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak

2 hari lalu

Enam Tahun Kasus Dugaan Penipuan Eks Pegawai BRI Pamekasan Masih Buram

2 hari lalu
Jurnalis Pamekasan Patungan Beli Air Bersih dan Tandon untuk Warga Kekeringan

338 Dusun se-Kabupaten Pamekasan Tahun 2026 Terdampak Kekeringan

2 hari lalu

Satlantas Polres Pamekasan dan Jasa Raharja Bagikan Coklat dan Suvenir Pada Pengendara

3 hari lalu

Tim Kementerian PU Survei Lahan Calon Sekolah Rakyat di Pamekasan

4 hari lalu

Pilkades Serentak di Pamekasan Berpotensi Digelar Akhir 2027

4 hari lalu

Kasus Suspek Campak di Pamekasan Turun Drastis, Dinkes: Mayoritas Pasien Belum Diimunisasi

5 hari lalu

Santri IBS PKMKK Dibekali Pendidikan Antiperundungan

5 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Sabtu, Juli 11, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Gaya Kesehatan

Ayah Bayi Pengidap Infeksi Paru Sudah Diingatkan Agar Segera Urus BPJS Kesehatan

Tidak terdaftar bantuan, pemerintah sebut minimnya pengurusan administrasi jadi penyebab

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
4 April 2026
in Kesehatan
10 0
0

Ach. Ahmadi (25), warga Dusun Kolla, Desa Bangsereh, Kecamatan Pamekasan saat ditemui di RSU Mohammad Noer Pamekasan, Jumat (3/4/2026).

0
SHARES
104
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Warga Desa Bangsereh, Kecamatan Batumarmar, Pamekasan, Ach Ahmadi, tercatat dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) pada kategori desil 4. Namun, ia tidak terdaftar sebagai penerima bantuan sosial, baik sembako, Program Keluarga Harapan (PKH), maupun PBI-JK.

Kepala Desa Bangsereh, Suharyanto, mengatakan Ahmadi selama ini tidak pernah menerima bantuan karena tidak aktif mengurus administrasi, termasuk kepesertaan BPJS Kesehatan.

“Sejak istrinya hamil sudah dianjurkan untuk mengurus BPJS, tapi yang bersangkutan tidak mau repot dan memilih membayar sendiri,” ujar Suharyanto saat dihubungi, Sabtu (4/4/2026).

Menurut dia, perangkat desa dan bidan setempat telah beberapa kali memberikan arahan, namun tidak diindahkan. Ahmadi juga disebut tidak pernah datang ke balai desa untuk mengurus administrasi kependudukan maupun BPJS.

“Ia bilang sudah ada yang mengurus, katanya saudara dari Palengaan yang menangani,” kata dia.

Suharyanto menambahkan, kondisi tersebut berdampak pada persepsi masyarakat terhadap pelayanan desa dan tenaga kesehatan.

“Seolah-olah tidak diurus oleh desa dan bidan, padahal sudah diarahkan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Pamekasan, Saifudin, menegaskan kasus ini menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar segera mengaktifkan BPJS Kesehatan sebelum membutuhkan layanan rumah sakit.

Dalam kasus tersebut, jelas dia, sejak pasien masuk RSU Mohammad Noer pada 23 Maret 2026, keluarga telah diingatkan untuk segera mengurus aktivasi BPJS dan melengkapi berkas agar bisa mengakses program bantuan kesehatan dari pemerintah provinsi.

“Peringatan kembali disampaikan pada 25 Maret 2026. Namun, hingga saat ini proses aktivasi masih berjalan,” kata Saifudin.

Meski demikian, tambah dia, hasil koordinasi antara RSU Mohammad Noer, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Dinkes Pamekasan, Sekretaris Daerah, serta Dinas Sosial menghasilkan kesepakatan untuk membantu pembiayaan pasien.

”Biaya perawatan Ahmadi akan ditanggung melalui program Beakesmaskin dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” pungkasnya.

Diketahui, Ahmadi merupakan ayah dari Muhammad Arkhana Dzikrullah, bayi berusia belum genap dua bulan yang sebelumnya harus menghadapi biaya perawatan hingga Rp 33,7 juta setelah dirawat intensif di ruang ICU, akibat infeksi paru berat yang dideritanya.

Tags: BangserehBantuanBatumarmarBPJSDinkesDinsosDTsenPamekasanPemerintah kabupaten PamekasanPKH
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version