• Terkini
  • Trending
  • Semua

Ayah Bayi Pengidap Infeksi Paru Sudah Diingatkan Agar Segera Urus BPJS Kesehatan

4 minggu lalu
Sekolah Rakyat Pamekasan Usung Pembelajaran Inklusif Berbasis STEAM

Sekolah Rakyat Pamekasan Kekosongan Guru Agama dan Kelebihan Tenaga Kebersihan

7 jam lalu

Dishub Pamekasan: Fungsi Stiker Parkir Berlangganan Bebas Parkir Bersyarat

8 jam lalu
61 Persen Pemilik Dapur MBG Belum Daftarkan Karyawan ke BPJS Ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan Sasar Pesantren Sebagai Peserta

12 jam lalu

Minta Keadilan Pengusaha Rokok Madura Dorong Pemberlakuan SKM Golongan III

13 jam lalu

Tiga Desa Diproyeksikan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Pamekasan

15 jam lalu

Pemkab Pamekasan Serap Aspirasi Pengusaha Tembakau soal Cukai SKM Golongan III

1 hari lalu

BPJS Ketenagakerjaan Ancam Laporkan Pengusaha Pamekasan ke Kejaksaan

3 hari lalu

BPJS Ketenagakerjaan Temui Bupati Pamekasan, Bahas Strategi Kejar Target Kepesertaan

3 hari lalu

Polisi Patroli SPBU di Pamekasan, Cegah Penimbunan BBM

3 hari lalu

Dekopinda Pamekasan Siap Dampingi KDKMP, Pembangunan Capai 95 Persen

4 hari lalu

Bupati Pamekasan Tekankan Sinkronisasi Pemerintahan di Hari Otonomi Daerah

4 hari lalu

Pererat Jarak Sosial BIP Santuni 2.000 Anak Disabilitas

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Jumat, Mei 1, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Gaya Kesehatan

Ayah Bayi Pengidap Infeksi Paru Sudah Diingatkan Agar Segera Urus BPJS Kesehatan

Tidak terdaftar bantuan, pemerintah sebut minimnya pengurusan administrasi jadi penyebab

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
4 April 2026
in Kesehatan
10 0
0

Ach. Ahmadi (25), warga Dusun Kolla, Desa Bangsereh, Kecamatan Pamekasan saat ditemui di RSU Mohammad Noer Pamekasan, Jumat (3/4/2026).

0
SHARES
104
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Warga Desa Bangsereh, Kecamatan Batumarmar, Pamekasan, Ach Ahmadi, tercatat dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) pada kategori desil 4. Namun, ia tidak terdaftar sebagai penerima bantuan sosial, baik sembako, Program Keluarga Harapan (PKH), maupun PBI-JK.

Kepala Desa Bangsereh, Suharyanto, mengatakan Ahmadi selama ini tidak pernah menerima bantuan karena tidak aktif mengurus administrasi, termasuk kepesertaan BPJS Kesehatan.

“Sejak istrinya hamil sudah dianjurkan untuk mengurus BPJS, tapi yang bersangkutan tidak mau repot dan memilih membayar sendiri,” ujar Suharyanto saat dihubungi, Sabtu (4/4/2026).

Menurut dia, perangkat desa dan bidan setempat telah beberapa kali memberikan arahan, namun tidak diindahkan. Ahmadi juga disebut tidak pernah datang ke balai desa untuk mengurus administrasi kependudukan maupun BPJS.

“Ia bilang sudah ada yang mengurus, katanya saudara dari Palengaan yang menangani,” kata dia.

Suharyanto menambahkan, kondisi tersebut berdampak pada persepsi masyarakat terhadap pelayanan desa dan tenaga kesehatan.

“Seolah-olah tidak diurus oleh desa dan bidan, padahal sudah diarahkan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Pamekasan, Saifudin, menegaskan kasus ini menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar segera mengaktifkan BPJS Kesehatan sebelum membutuhkan layanan rumah sakit.

Dalam kasus tersebut, jelas dia, sejak pasien masuk RSU Mohammad Noer pada 23 Maret 2026, keluarga telah diingatkan untuk segera mengurus aktivasi BPJS dan melengkapi berkas agar bisa mengakses program bantuan kesehatan dari pemerintah provinsi.

“Peringatan kembali disampaikan pada 25 Maret 2026. Namun, hingga saat ini proses aktivasi masih berjalan,” kata Saifudin.

Meski demikian, tambah dia, hasil koordinasi antara RSU Mohammad Noer, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Dinkes Pamekasan, Sekretaris Daerah, serta Dinas Sosial menghasilkan kesepakatan untuk membantu pembiayaan pasien.

”Biaya perawatan Ahmadi akan ditanggung melalui program Beakesmaskin dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” pungkasnya.

Diketahui, Ahmadi merupakan ayah dari Muhammad Arkhana Dzikrullah, bayi berusia belum genap dua bulan yang sebelumnya harus menghadapi biaya perawatan hingga Rp 33,7 juta setelah dirawat intensif di ruang ICU, akibat infeksi paru berat yang dideritanya.

Tags: BangserehBantuanBatumarmarBPJSDinkesDinsosDTsenPamekasanPemerintah kabupaten PamekasanPKH
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version