• Terkini
  • Trending
  • Semua

Habiskan Dagangan Penjual Selongsong Ketupat dan Janur Sampai Menginap di Pasar

6 bulan lalu

Daging Beras dan Cabai Jadi Penyumbang Utama Perubahan Harga di Kabupaten Pamekasan

34 menit lalu
Sangat Merugikan, Potongan Tembakau Petani oleh Bandol Mencapai 5 Kilo

Sangat Merugikan, Potongan Tembakau Petani oleh Bandol Mencapai 5 Kilo

12 jam lalu

Empat Dekade “Sarmalem” di Kabupaten Pamekasan

1 hari lalu

BLT DBHCHT untuk Buruh Tani Pamekasan Dapat Tambahan Lagi

1 hari lalu

Rian ABK KM Virgo Transport 8 asal Pamekasan Sudah Penuhi Kebutuhan Anaknya Sebelum Berlayar

1 hari lalu

Bupati Pamekasan Jadi Imam Shalat Jenazah Rian ABK KM Virgo Transport 8

2 hari lalu

Jenazah ABK KM Virgo Transport 8 Tiba di Pamekasan Langsung Disambut Bupati

2 hari lalu
Pemkab Pamekasan Ajukan Tambahan 23 Ribu Kiloliter Pertalite ke Pertamina

Pemkab Pamekasan Ajukan Tambahan 23 Ribu Kiloliter Pertalite ke Pertamina

2 hari lalu

Pansus DPRD Pamekasan Enggan Bahas Raperda SOTK

3 hari lalu

Pamekasan Siapkan Rumah Singgah Pasien di Surabaya

3 hari lalu

Ogah Damai Seorang Adik di Lawangan Daya Kukuh Laporkan Kakaknya ke Polisi

4 hari lalu

Daya Fokus Baca Anak-anak Pamekasan Hanya 15-20 Menit

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Jumat, September 18, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Budaya

Habiskan Dagangan Penjual Selongsong Ketupat dan Janur Sampai Menginap di Pasar

Pedagang musiman dari Sumenep raup berkah, dagangan laris hingga satu pikap

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
26 Maret 2026
in Budaya
10 0
0

Pasar musiman anyaman ketupat di Jalan Teja ramai pembeli, Kamis (26/3/2026).

0
SHARES
104
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Menjelang lebaran ketupat, suasana di Jalan Raya Teja, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, tampak lebih ramai dari biasanya. Pasar musiman penjual selongsong ketupat mulai dipadati warga yang bersiap menyambut tradisi Lebaran Ketupat.

Lebaran Ketupat sendiri merupakan tradisi yang digelar tujuh hari setelah Idul Fitri, yang masih kuat dijalankan oleh masyarakat Madura.

Sejumlah pedagang musiman dari Kabupaten Sumenep memanfaatkan momentum tersebut untuk menjajakan selongsong ketupat dan lembaran janur. Mereka menawarkan berbagai jenis dengan harga bervariasi, mulai Rp 30.000 hingga Rp 35.000 per ikat.

Salah satu pedagang, Ahmad Musi, warga Karduluk, Kecamatan Pragaan, Sumenep, mengaku rutin berjualan setiap tahun di lokasi tersebut. Ia menjual ketupat hasil anyaman sendiri yang dibuat dari daun lontar dan janur kelapa muda.

“Ini memang momen Lebaran Ketupat, sudah tradisi orang Madura. Saya anyam sendiri dari daun lontar dan janur muda,” ujar Ahmad, Kamis (26/3/2026).

Pedagang lain, Masudi, juga datang dari Sumenep dan telah berjualan di kawasan Teja selama dua hari terakhir. Ia bahkan memilih menginap di Pamekasan agar bisa fokus berdagang tanpa harus bolak-balik.

Menurut dia, kualitas anyaman disesuaikan dengan daya beli masyarakat. Untuk pembeli menengah ke atas, ia menggunakan daun yang lebih segar, sementara untuk segmen lainnya menggunakan bahan yang sudah dipanen sebelumnya.

“Alhamdulillah sudah habis sekitar satu pickup. Saya berjualan sampai besok,” kata Masudi.

Tingginya minat masyarakat terlihat dari banyaknya pembeli yang datang sejak pagi. Salah satunya Rahma (48), warga Pamekasan, yang mengaku rutin membeli anyaman ketupat setiap tahun.

“Saya selalu beli di sini untuk persiapan Lebaran Ketupat. Kebetulan juga mau mudik ke Jawa, jadi sekalian bawa,” ujarnya.

Ia mengaku memilih membeli karena tidak bisa membuat anyaman sendiri.

Ramainya pasar musiman ini menjadi penanda kuatnya tradisi Lebaran Ketupat di Madura, sekaligus membawa berkah ekonomi bagi para pedagang musiman yang datang dari berbagai daerah.

Tags: ekonomiJalan TejaKetupatPamekasanPasar musimanTradisi
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version