PAMEKASAN, MADURANET – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,5 mengguncang wilayah tenggara Sumenep, Jawa Timur, pada Selasa (30/9/2025) malam pukul 23.49 WIB. Data BMKG menunjukkan pusat gempa berada di koordinat 7,25 LS–114,22 BT dengan kedalaman 11 kilometer. Gempa ini dinyatakan tidak berpotensi tsunami, namun getarannya dirasakan kuat hingga ke Pamekasan.
Di Pamekasan, suasana panik sempat terjadi di sebuah kafe di kawasan kota. Sebanyak 12 pengunjung Hooki Coffee terlihat berhamburan keluar setelah guncangan terasa cukup lama.
“Ayo keluar!” teriak salah satu pengunjung, Moh Robi, yang mengajak rekannya menjauhi bangunan.
Muhsin Alatas, pengunjung lain, mengaku gempa kali ini adalah yang paling lama ia rasakan.
“Saya sempat panik dan langsung mengajak teman-teman keluar. Rasanya bangunan bergoyang terus,” katanya.
Kepanikan juga dialami Laili Nur Qudrati, mahasiswi UIN Madura yang tinggal di Perumnas, Larangan Tokol, Tlanakan. Ia bergegas menyelamatkan diri dari kamar kosnya.
“Untung kamar saya di lantai satu, jadi langsung bisa lari keluar,” ujarnya.
BMKG dalam situs resminya mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.













