• Terkini
  • Trending
  • Semua

Investasi Semester Pertama Tahun 2025 di Pamekasan Mencapai 147 Miliar

1 tahun lalu

Haji Her Raih CNN Indonesia Awards 2026 atas Kontribusi bagi Petani Madura

1 hari lalu

PLN Minta Maaf atas Gangguan Listrik di Pamekasan, Sebut Penyebab Harus Dipastikan di Lokasi

1 hari lalu

Dua Guru MTs Kyai Mudrikah Pamekasan Raih Juara Kompetisi Inovasi Pembelajaran

2 hari lalu

Pamekasan Finalisasi Perencanaan Program LSDP, Siapkan Penanganan Sampah dari Hulu

2 hari lalu

Tegangan Listrik Tak Stabil, Warga Pamekasan Keluhkan AC hingga Kulkas Rusak

2 hari lalu

Polres Pamekasan Larang Pengisian BBM Subsidi Pakai Jerigen dengan Barcode Kendaraan

2 hari lalu

UHC Prioritas Pamekasan Sasar Warga Desil 1-7

3 hari lalu

Pamekasan Bentuk Tim Akselerasi PAD, Bidik Optimalisasi Pajak dan Retribusi

3 hari lalu

Pemkab Sisihkan APBD Demi Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Semua

4 hari lalu

Oréng Seppo Paḍâbuna, Oréng Ngodâ Panḍâbâna, Ketika Guru Kehilangan Kebijaksanaan dan Murid Kehilangan Kepercayaan Diri

4 hari lalu

Masyarakat Apresiasi Bupati Pamekasan, Malam Kemilau Madura Dinilai Hidupkan Budaya Lokal

4 hari lalu

Libatkan 84 Orang Binaan, Dinkes Pamekasan Gelar Festival Kesehatan Mental

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Minggu, November 8, 2026
29 °c
Pamekasan
30 ° Sen
29 ° Sel
29 ° Rab
30 ° Kam
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Ekonomi

Investasi Semester Pertama Tahun 2025 di Pamekasan Mencapai 147 Miliar

Didominasi usaha mikro, potensi tembakau masih terbatas

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
17 September 2025
in Ekonomi
17 0
0

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pamekasan, Taufikurrachman.

0
SHARES
171
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET — Realisasi investasi di Kabupaten Pamekasan pada semester pertama tahun 2025 mencapai Rp 147,37 miliar. Angka ini setara dengan 58,5 persen dari target tahunan Rp 251,62 miliar. Pemerintah daerah optimis capaian tersebut masih akan bertambah pada paruh kedua tahun ini.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pamekasan, Taufikurrachman, mengatakan capaian semester pertama belum bisa dijadikan tolok ukur karena target ditetapkan untuk satu tahun penuh.

“Mudah-mudahan nanti target setahun bisa terlampaui,” ujarnya, Rabu (17/9/2025).

Menurut Taufik, tren investasi di daerah tidak bisa dilepaskan dari kondisi perekonomian nasional. Bila ekonomi Indonesia tumbuh positif, maka geliat investasi juga akan terasa di daerah.

Untuk menjaga minat investor, Pemkab Pamekasan berupaya menciptakan iklim usaha yang aman dan nyaman.

“Salah satunya dengan mempermudah pelayanan perizinan berusaha,” katanya.

Terkait sektor usaha, sejauh ini investasi di Pamekasan masih didominasi usaha mikro (modal di bawah Rp 1 miliar) dan usaha kecil (modal Rp 1–5 miliar).

“Berdasarkan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI), bidang usaha yang paling diminati meliputi makanan dan minuman olahan, peternakan unggas, industri sigaret kretek tangan (SKT), serta perdagangan eceran, terutama kosmetik,“ jelas Taufik.

Pada 2023, realisasi investasi Pamekasan tercatat Rp 204,23 miliar. Setahun kemudian, realisasi melonjak menjadi Rp 425,12 miliar, jauh melampaui target Rp 246,69 miliar.

Terkait investasi sektor tembakau, Taufikurrachman menyebut produk turunan tembakau di Pamekasan masih terbatas.

“Selain untuk SKT dan SKM, belum ada produk turunan lain,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelaku usaha rokok di Pamekasan mayoritas berasal dari skala UMKM dan seluruhnya berizin.

“Kalau tidak berizin, mereka tidak bisa menebus cukai,” kata dia.

Menurut Taufikurrachman, investasi di sektor rokok tetap menghadapi tantangan karena produk ini dibatasi peredarannya dan dikenai tarif cukai tinggi.

“Ini yang harus kita cari potensinya, karena bagaimanapun produk rokok tetaplah produk yang diatur ketat,” pangkasnya.

Tags: DPMPTSPNilai InvestasiPamekasanTembakau
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Go to mobile version