MADURA, MADURANET – Sebuah video berdurasi 2 menit 24 detik yang menampilkan pemeriksaan terhadap truk bermuatan jajanan ringan viral di media sosial. Video berbahasa Madura itu diunggah oleh akun Putra Sulung Kasarunk pada Selasa (2/8/2025) dan langsung menyedot perhatian warganet.
Dalam video itu, terlihat beberapa pria berbaju hitam diduga petugas Bea Cukai, mendekati truk yang sedang berhenti di sebuah SPBU. Ia kemudian menanyakan kepada sopir.
“Ini ada rokoknya apa tidak?”
Sopir truk yang tidak disebutkan identitasnya dengan tegas menjawab sekaligus menantang.
“Silakan dicek, Pak. Kalau memang ada rokoknya langsung penggal kepala saya. Jangan cuma dihukum,” ujarnya lantang.
Tidak berhenti di situ, sopir juga membuat perjanjian terbuka dengan pria berbaju hitam tersebut. Ia menegaskan, jika tidak ditemukan rokok dalam muatan, maka petugas wajib memberikan uang Rp 500 ribu sebagai kompensasi biaya bongkar muatan.
Pernyataan itu disetujui. Sang sopir kemudian langsung memerintahkan keneknya untuk membuka tumpukan jajanan dari atas truk.
“Langsung naik, bongkar dari atas,” teriaknya kepada sang kenek.
Proses pemeriksaan berlangsung terbuka di halaman SPBU. Dalam beberapa menit, jajanan ringan yang semula tersusun di bak truk mulai berserakan. Warga sekitar terlihat menonton dari kejauhan.
Akhirnya, setelah muatan diperiksa, tidak ditemukan rokok seperti yang dituduhkan. Sesuai perjanjian, pihak yang diduga petugas Bea Cukai menyerahkan kompensasi Rp 500 ribu.
“Kalau tidak ditemukan rokok maka kasih uang 500 ribu untuk biaya bongkar muatan,” kata sopir.
Setelah berhasil mendapatkan uang, sopir tertawa bahagia. Ia lansung menuju kenek sambil menunjukkan uang 500 ribu.
“Alhamdulillah, ada uang beli beras sama susu untuk anak istri kernet saya,” ujar sopir sambil tersenyum ke arah kamera.
Video ini menuai beragam komentar dari warganet. Banyak yang menilai aksi sopir tersebut nekat sekaligus jenaka.













