BANGKALAN, MADURANET – Aksi Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bangkalan, Jawa Timur, Sjobirin Hasan, dicibir warganet karena naik rakit saat meninjau lokasi banjir, Kamis (16/1/2025). Aksi tersebut terekam kamera video yang diunggah oleh akun instagram @infomadura.
Dalam video tersebut, Sjobirin duduk layaknya raja dengan dikelilingi beberapa pria sebagai pembawa rakit babmu. Lokasi banjir tersebut, terjadi di Kecamatan Burneh.
Menanggapi video Sjobirin Hasan memberikan klarifikasi terkait video yang viral tersebut. Ia menegaskan bahwa momen menaiki rakit itu terjadi secara spontan dan tidak direncanakan sebelumnya.
Menurutnya, saat ia tiba di lokasi, warga yang bekerja bersama tim PDAM menyarankan untuk menggunakan rakit agar ia tidak basah kuyup. Situasi ini menjadi pilihan paling logis mengingat tingginya genangan air yang menyulitkan mobilitas.
“Ketika sampai di lokasi, kondisi memang sulit. Atas saran warga dan tim, saya menggunakan rakit untuk memastikan kondisi di rumah pompa. Ini adalah situasi darurat,” ujarnya.
Berbagai komentara miring ditulis oleh netizen. Di antara mereka ada yang menyebut aksi Sjobiri merupakan praktek feodalisme masa kini.
“Mungkin lagi simulasi naik keranda mayat” tulis akun @biran***
“Rato kana’, wkwk. Tak ende’ se bencca’a…wkwk” tulisa akun @terb***
“Aura feodalismenya sangat kuat. Saat feodalisme bertahan dalam kemasan masa kini, ia layaknya racun yang terus mengukuhkan hirarki kekuasaan tanp batas. Realitanya, ketimpangan sosial hari ini sering kali memunculkan pembenaran atas tindakan sewenang-wenang, termasuk contoh dalam video ini” tulis akun @habib****













