PAMEKASAN, MADURANET – Turnamen sepak bola Bupati Cup Pamekasan 2026, akan digelar pada, Rabu (30/9/2026), di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan. Turnamen tersebut disiapkan untuk menyeleksi pemain muda lokal, yang akan direkrut sebagai pemain Persepam dalam menghadapi Liga 4 PSSI musim 2026-2027 dan Porprov 2027.
Manajer Persepam Pamekasan, Abd Razak, mengatakan, Bupati Cup menjadi bagian dari persiapan tim, setelah pihaknya melakukan koordinasi dengan sejumlah klub di Pamekasan.
“Bupati Cup 2026 akan kick-off tanggal 30 September 2026. Diharapkan muncul bakat muda yang akan direkrut oleh Persepam dalam menghadapi Porprov dan juga Liga 4 Jatim,” kata Razak saat koordinasi persiapan Persepam di Pringgitan Dalam Pendopo Ronggosukowati, Senin (21/9/2026).
Menurut Razak, turnamen tersebut sekaligus menghidupkan kembali, kompetisi antarklub di Pamekasan. Dari 35 klub yang berada di bawah naungan Askab PSSI Pamekasan, saat ini hanya sekitar 10 klub yang masih aktif.
Turnamen ini dibagi ke dalam enam zona. Pemain terbaik dari masing-masing zona, akan tampil dalam Bupati Cup.
“Untuk menyalakan kembali semangat sepak bola lokal, maka pembinaan klub perlu digerakkan,” ujarnya.
Persepam sebelumnya berhasil menjadi juara Liga 4 Jawa Timur. Karena itu, tim menargetkan kembali mempertahankan gelar tersebut.
“Patut kami bangga karena Liga 4 kemarin kita menjuarai di tingkat Jawa Timur. Artinya, untuk putaran nanti, tujuan utama kami harus mempertahankan piala yang sudah kita raih dengan full pemain lokal,” kata Razak.
Ia berharap Bupati Cup dapat menjadi ruang bagi pemain Pamekasan, untuk menunjukkan kemampuan tanpa harus bergantung pada pemain dari luar daerah. Karena menurut Razak, banyak pemain lokal yang memiliki potensi, ketika Persepam menjalani pertandingan uji coba dengan klub-klub lokal.
“Dengan adanya Bupati Cup ini kami berkeyakinan untuk tidak menggunakan pemain luar. Kami yakin apabila turnamen ini diikuti semua, pemain yang ada di Pamekasan, insyaAllah daya tariknya lebih bagus dan semangatnya lebih tinggi untuk memperjuangkan Pamekasan,” ujarnya.
Bupati Pamekasan Kholilurrahman mendukung pelaksanaan kompetisi tersebut. Ia meminta, turnamen ini tidak hanya menjadi kompetisi biasa, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan pemain lokal.
“Saya ingin Persepam diisi pemain lokal, bukan rekrutan dari luar. Memang itu legal dan boleh, tidak ada larangan seperti itu. Akan tetapi seandainya pure dari daerah sendiri, itu akan lebih baik,” kata Kholilurrahman.
Menurut dia, pembinaan pemain membutuhkan dukungan berkelanjutan, termasuk dari sisi pendanaan. Makanya ia mendorong Persepam, guna menggandeng pengusaha sebagai bapak asuh. Dukungan tersebut, kata dia, dapat sekaligus menjadi ruang promosi bagi usaha yang terlibat.
“Untuk anggaran, saya berharap seandainya Persepam bisa mengangkat bapak asuh, dari para pengusaha,” ujarnya.
Ia juga meminta organisasi perangkat daerah (OPD) ikut membantu, dalam mempromosikan Bupati Cup dan mengajak masyarakat menyaksikan pertandingan. Khusus laga pembukaan pada 30 September, ia berharap stadion dipenuhi penonton.
“Kalau hari pertama itu sudah semarak, maka kabar hari kedua dan seterusnya akan mengacu kepada hari pertama. Tapi kalau hari pertama sudah sepi, maka berikutnya jangan berharap bisa semarak,” katanya.
Kholilurrahman menegaskan, dukungan OPD untuk meramaikan turnamen tidak boleh menggunakan APBD secara sembarangan.
“APBD bukan untuk itu. Jangan sampai menggunakan APBD,” ujarnya.
Bupati Cup dijadwalkan dibuka pada Rabu malam, 30 September 2026, pukul 19.00 WIB. Turnamen tersebut diharapkan, menjadi awal penguatan kembali kompetisi sekaligus pembinaan sepak bola lokal Pamekasan.













