• Terkini
  • Trending
  • Semua

DPRD Sebut Kuota Pertalite Pamekasan Dipangkas 6,8 Persen, Pemkab Bantah ada Pengurangan

1 jam lalu

Terungkap! Istri Kuli Bangunan asal Batumatmar Kabur dengan Seseorang

3 jam lalu

ICONIS ke-10 Angkat Jejak Syekh Yusuf Al-Makassari untuk Rawat Tradisi Keagamaan Madura

3 jam lalu

Tarik Ulur Legislatif Eksekutif Pamekasan soal Raperda Pemerintahan Desa

6 jam lalu

13 Orang Pamekasan Jadi Korban Investasi Emas Bodong dan Laba Uang Tunai

1 hari lalu

Pesantren Syekh Abdurrahman Rabah Pamekasan Borong 3 Juara Nasional Bahasa Mandarin

1 hari lalu

Tidak Etis Anggota F-PPP Tinggalkan Forum Tanpa Izin dalam Sidang Paripurna DPRD Pamekasan

2 hari lalu

Peresmian Kopdes Merah Putih di Pamekasan Masih Terkatung-katung

2 hari lalu

Bupati Pamekasan Bakal Hidupkan Kembali Nomor Pengaduan Masyarakat

2 hari lalu

AJP Salurkan Air Bersih, 11 Kecamatan di Pamekasan Jadi Sasaran

3 hari lalu

ASKAB PSAI Pamekasan Resmi Dilantik, Buka Ruang Prestasi Atlet Disabilitas

4 hari lalu

Bupati Pamekasan Apresiasi Gotong Royong Perbaikan Jalan Desa Mangar Sepanjang 3,5 Kilometer

4 hari lalu

12 Santri Padepokan Kiyai Mudrikah Jajal Baca Kitab Kuning dan Tajwid

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Rabu, September 9, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Ekonomi

DPRD Sebut Kuota Pertalite Pamekasan Dipangkas 6,8 Persen, Pemkab Bantah ada Pengurangan

Komisi II DPRD Pamekasan menyebut pemangkasan kuota berdasarkan data Pertamina, sementara Pemkab mengaku belum mendapat informasi adanya pengurangan kuota tahunan.

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
9 September 2026
in Ekonomi
10 0
0

Foto istimewa.

0
SHARES
100
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Komisi II DPRD Kabupaten Pamekasan menyebut, kuota Pertalite untuk daerah tersebut turun 6,8 persen dari kuota tahunan. Namun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan membantah adanya pengurangan kuota tersebut.

Anggota Komisi II DPRD Pamekasan Tabri S Munir mengatakan, informasi mengenai pemangkasan kuota itu diperoleh Komisi II berdasarkan data dari Pertamina yang diterima per-Juli 2026.

“Pengurangan kuota Pertalite di kabupaten dipangkas 6,8 persen di kuota tahunan,” kata Tabri, Rabu (9/9/2026).

Menurut dia, informasi tersebut menjadi salah satu alasan Komisi II DPRD Pamekasan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Sidak dilakukan karena Pertalite dinilai menjadi kebutuhan utama masyarakat. Ia khawatir pengurangan kuota berdampak terhadap ketersediaan BBM dan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kami Komisi II juga langsung melakukan sidak ke SPBU, karena masyarakat membutuhkan ini sebagai kebutuhan utama mereka,” ujarnya.

Tabri menyayangkan apabila persoalan kuota tersebut tidak segera ditangani. Menurut dia, keterbatasan pasokan Pertalite dapat memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat.

“Pihaknya menyayangkan juga apabila hal ini tidak segera diatasi. Terbukti efeknya besar terhadap perekonomian masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Tabri menjelaskan, kewenangan untuk mengusulkan perubahan atau penambahan kuota BBM berada di ranah eksekutif. DPRD tidak memiliki kewenangan untuk mengajukan penambahan kuota secara langsung.

“Untuk regulasi terkait pengurangan dan menambah kuota, itu di ranah eksekutif untuk mengajukan. Yang bersurat tentunya eksekutif, bukan kami,” ujar Tabri.

Namun, Kepala Bagian Perekonomian Setkab Pamekasan Sri Puji Harijani membantah adanya informasi pengurangan kuota Pertalite tersebut.

“Kalau pengurangan kuota kami belum dapat info dari manapun,” kata Puji.

Puji mengatakan, Pemkab Pamekasan juga telah melakukan sidak ke lapangan pada pekan sebelumnya. Dari hasil pengecekan tersebut, pihaknya tidak menemukan adanya pengurangan kuota Pertalite.

“Minggu lalu saat sidak ke lapangan, kami tidak menemukan ada pengurangan kuota,” ujarnya.

Dia mengaku tidak memiliki data terkait kuota Pertalite secara bulanan. Namun, untuk kuota tahunan, pihaknya memastikan tidak ada pengurangan.

“Untuk bulanan saya tidak punya datanya, kalau kuota satu tahun tidak ada pengurangan,” pungkasya.

Sementara itu Ahad Rahedi, Area Manager Communication Relation and CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp belum merespon.

Tags: BBMKomisi II DPRD PamekasanPengurangan kouta pertalitePertaminaSPBU
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version