PAMEKASAN, MADURANET – Sebuah mobil sedan merek Timor bernomor polisi M 1612 VC, hangus terbakar di Jalan Raya Sumenep, tepatnya di depan Pasar Keppo, Desa Polagan, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan, Jumat (26/6/2026) sekitar pukul 09.20 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Seluruh penumpang berhasil keluar dari kendaraan, beberapa saat sebelum api membesar dan melalap seluruh badan mobil.
Kapolres Pamekasan, melalui Kasi Humas Polres Pamekasan IPDA Yoni Evan Pratama mengatakan, aparat gabungan dari Piket Patroli, Unit Reskrim, dan SPKT Polsek Galis langsung menuju lokasi sesaat setelah menerima laporan masyarakat.
Menurut Evan, peristiwa bermula saat pemilik kendaraan bersama keluarganya tengah melakukan perjalanan dari rumah menuju Desa Capak dengan tujuan memancing. Namun di tengah perjalanan, pengemudi mendapati adanya tanda-tanda tidak normal dari bagian depan kendaraan.
“Saat tiba di depan Pasar Keppo, pengemudi melihat ada percikan api keluar dari bagian dasbor dan tempat pemutar kaset atau tape mobil. Menyadari adanya bahaya, pengemudi langsung menghentikan kendaraan dan meminta seluruh penumpang segera keluar,” kata Evan.
Tak lama setelah seluruh penumpang menyelamatkan diri, terang Evan, percikan api diduga menyambar jalur bahan bakar kendaraan sehingga kobaran api dengan cepat membesar. Mobil yang diproduksi di Indonesia tahun 1998 berwarna hijau metalik itu pun langsung dilalap api.
“Petugas pemadam kebakaran yang datang ke lokasi segera melakukan upaya pemadaman dibantu aparat kepolisian dan warga sekitar. Api dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 10.00 WIB,” kata dia.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, papar Evan, kerugian material akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai Rp 30 juta.
Pasca kejadian, aparat kepolisian dari Polsek Galis langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan sejumlah barang bukti, serta meminta keterangan dari beberapa saksi di sekitar lokasi. Polisi juga memastikan arus lalu lintas di jalur utama Pamekasan-Sumenep kembali berjalan normal setelah sempat mengalami perlambatan akibat insiden tersebut.













