PAMEKASAN, MADURANET – Setahun sejak dilantik pada 19 Maret 2025, Bupati Kholilurrahman bersama Wakil Bupati Sukriyanto mulai menunjukkan arah kinerja pembangunan dengan capaian sejumlah prestasi di tingkat regional hingga nasional.
Dalam laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) tahun anggaran 2025 yang disampaikan di hadapan DPRD Kabupaten Pamekadan, pada Selasa (31/3/2026) di Pendopo Ronggosukowati, Kholilurrahman menyebut penghargaan tersebut menjadi indikator awal kinerja pemerintahan yang mulai menunjukkan hasil.
Ia menjabarkan, sejumlah penghargaan diraih Pamekasan sepanjang 2025 antara lain, opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), yang menegaskan pengelolaan keuangan daerah berjalan akuntabel.
Tak hanya itu, Pamekasan juga meraih penghargaan Kabupaten/Kota Sehat (Swastisaba). Dirinya menilai, capaian ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.
“Di bidang inovasi, Pamekasan dinobatkan sebagai Kabupaten Sangat Inovatif dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2025,” tambahnya.
Menurut Kholilurrahman, penghargaan ini menjadi bukti bahwa birokrasi di daerahnya mulai adaptif terhadap perubahan.
“Ini menunjukkan bahwa tata kelola pemerintahan kita terus bergerak ke arah yang lebih inovatif,” kata dia.
Prestasi lainnya datang dari sektor pangan dan perlindungan konsumen. Pamekasan meraih juara II wilayah barat tingkat nasional dalam lomba Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas yang digelar Badan POM.
Tak berhenti di situ, daerah ini juga meraih terbaik pertama dalam program prioritas nasional Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas.
Di sektor perlindungan anak, Pamekasan berhasil meraih predikat Kabupaten Layak Anak kategori Madya.
“Capaian ini menandakan adanya peningkatan komitmen dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak,” ucapnya.
Sementara itu, di bidang kesehatan dan keluarga berencana, Pamekasan meraih penghargaan terbaik III pelayanan KB dalam rangka Hari Kartini dengan capaian pelayanan tertinggi.
Pada sektor peternakan, Pamekasan mencatat prestasi sebagai juara I cakupan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tingkat Provinsi Jawa Timur.
Terakhir, penghargaan juga diraih dalam pengukuran Indeks Harmoni Indonesia (IHAI) 2025 yang mencerminkan kondisi sosial masyarakat yang relatif kondusif.
Kholilurrahman menilai, sembilan penghargaan tersebut bukan sekadar simbol, melainkan cerminan dari kerja kolektif antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pamekasan, kami menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga berbagai prestasi ini dapat diraih,” ujarnya.
Ia menegaskan, capaian ini akan menjadi pijakan untuk memperkuat pembangunan ke depan.
“Prestasi ini bukan tujuan akhir, tetapi menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas dia.
